Hurt

Hurt
B Chapt 12


__ADS_3

Seperti biasa Astika selalu berangkat pagi pagi menuju yayasannya . Tapi pagi ini sebelum pergi ke yayasannya ia berencana untuk pergi ke mansion Adipraja terlebih dahulu . Dia ingin membicarakan sesuatu dengan sahabat sekaligus nyonya muda di keluarga ternama itu .


Diva sudah terlihat menyambutnya di halaman depan . Ibu muda itu sedang menemani putrinya berlarian di halaman depan mansion yang terdapat beberapa kelinci di hamparan rumputnya .


" Hai Asti ... lama sekali kau tidak mengunjungi aku di sini !! " kata Diva menyambut pelukan dari sahabatnya .


" Jika aku tidak datang kemari itu artinya aku sibuk , aku janda yang harus menghidupi diriku sendiri sekarang !! " sahut Astika dengan tersenyum lebar .


" Ckk .. banyak.pria di luar sana yang pasti tergila gila padamu . Kau cantik , langsing dan kaya !! Kau sempurna .... "


" Auntiiii ....."


" Hai princess Ava !! Jika aunty lihat semakin hari pipimu semakin seperti bakpao saja .. " kata Astika menciumi pipi gembul Ava yang sedang tertawa kegelian .


Diva memanggil seorang pengasuh untuk menemani Ava bermain karena balita gembul itu masih mau bermain bersama kelinci kelincinya .


" Tumben semalam kau menelponku ingin bertemu dan berbicara . Biasanya juga langsung nongol " kata Diva , mereka duduk di teras depan mansion agar tetap bisa mengawasi Ava .

__ADS_1


" Suamimu sudah ke kantor ??! "


" Sudah ... memang kenapa !? "


" Gilang "


Diva hanya menghela nafas panjang , jika bisa ia ingin mengubur dalam dalam nama itu di hidupnya . Tapi tidak bisa karena bagaimanapun pria itu adalah ayah kandung dari putra pertamanya , walau secara hukum Gema Aksa sudah sah menjadi putra Adam Adipraja .


Hal itu pula yang menjadi salah satu faktor dia dan Adam memutuskan Gema sekolah asrama di luar negeri . Selain agar putranya lebih mandiri , wanita itu juga ingin menjaga jarak dengan mantan suaminya .


Adam tidak pernah melarang Gema untuk menemui ayah kandungnya , tapi larangan keras untuk seorang Gilang bertemu dengan mantan istrinya . Sudah beberapakali terjadi ketika Diva menjemput Gema pasti Gilang seakan sengaja muncul di depannya .


" Semalam dia menelponku , dia merindukanmu ... dia hanya ingin melihatmu ! Sejak Gema sekolah di luar negeri dia sama sekali tidak berkesempatan bertemu denganmu "


" Dasar gila !! Egoisnya tak berkurang sedikitpun "


" Kemarin sore aku bertemu dia di kafenya . Dia sudah berubah total , tidak ada lagi Gilang yang congkak dan sombong . Dia bahkan menangis saat mengingat kesalahannya pada Gema "

__ADS_1


" Semua pria seperti itu As , dulu dengan sombongnya ia tak mengakui darah dagingnya sendiri tanpa mencari fakta terlebih dahulu . Dia lebih percaya mulut Diana dari pada hati nuraninya . Dan ketika Gema sudah mendapat keluarga yang benar benar tulus mencintainya tanpa memandang darah yang mengalir ditubuhnya ... dia hanya bisa menyesal !! Kau juga tahu bagaimana aku banting tulang menghidupi Gema , dia menganggap kami tidak pernah ada . Sakitnya masih terasa As !! "


" Ya aku tahu , kini pun dia sudah mendapat hukuman setimpal . Penyesalan akan menghantuinya hingga seumur hidupnya "


" Jangan bahas dia lagi jika kau tidak ingin melihatku darah tinggi , bagaimana dengan pria muda yang pernah one night stand bersamamu itu ?? Masih belum muncul juga ?? "


" Dia muncul kemarin saat aku di Lombok ..."


Diva terlihat sangat antusias , dia mendukung seribu persen jika ada pria yang mencintai sahabatnya dengan tulus . Diva hanya tak mau Astika selalu tersiksa dengan rasa bersalahnya pada Reyhan .


" Apa kalian bercinta lagi ?? "


" Apaan sih Div !! Yang one night stand itu karena engga sengaja , gara gara mabok "


" Nih ya menurutku seorang pria yang rela jauh jauh mencari wanitanya sampai di lubang semut itu menunjukkan jika dia serius . Jangan disia siakan pria macam itu ! Susah nyarinya tau !!! "


" Tapi aku belum siap menjalin hubungan baru ! "

__ADS_1


" Reyhan sudah move on darimu , siap tidak siap sekarang giliranmu . Jatuh cinta itu indah As ! Buka hatimu untuk pria itu dan bersiaplah untuk menampung limpahan cintanya . Buka lembaran baru , bukankah sudah berkali kali kau bilang menginginkan anak perempuan yang lucu seperti Ava ? Menikahlah ... bangun rumah tangga ... dan bercintalah sesering mungkin !! "


Astika hanya terbahak mendengar nasehat dari sahabatnya itu . Nyonya Adipraja yang terlihat anggun itu ternyata sangat absurd jika sedang menasehati .


__ADS_2