
Tanpa melepas gaun tidurnya Anna bergerak lincah diatas sang suami yang duduk di meja makan , dua tangan kekar itu menahan pinggul ramping itu agar lebih leluasa bermain .
" Kaakkk .... euugghhh "
Anna meremat kuat lengan suaminya dan Abbio tahu wanita di atasnya akan segera sampai pada puncak hasratnya .
" Sama sama sayaanngg ... "
Dengan dua tangannya Abbio membantu gerakan sang istri agar lebih cepat berpacu , diapun merasakan hal yang sama dengan belahan jiwanya . Hasratnya sudah akan sampai pada titik tertinggi .
" Aaaarrggghhh .... " pekik mereka bersamaan ketika rasa nikmat itu menggulung keduanya secara bersamaan .
Abbio menciumi pundak sang istri yang sudah terkulai di atasnya .
" Capek sayang ??! "
Anna tak menjawab karena tenaganya benar benar terkuras habis untuk permainan kedua yang sudah di selesaikannya . Dia hanya mengeratkan pelukannya pada pria pemilik jiwa dan raganya .
" Mau gaya lain ?? "
" Enggak mau "
" Katanya pengen eksplore area dapur . Tadi di atas meja makan sudah , diatas kursi makan sudah ... sepertinya di kitchen sink enak sayang "
" Sempitlah !! Aku saja nggak bakal muat nyemplung di kitchen sink , apalagi Kakak yang badannya kaya hulk !! Capek kalau begituan di dapur , pegel semua badannya ... nggak lagi lagi . Lebih enak di kasur ... empuk ! "
__ADS_1
" Jadi mau lanjut di kasur saja nihh !! " goda Abbio sambil tertawa .
" Nggak lucu ... " gerutu Anna .
Setelah membenarkan pakaian mereka yang sudah awut awutan , Abbio membopong tubuh istrinya naik ke atas untuk segera membersihkan diri .
Abbio tersenyum ketika melihat sang istri yang sudah terlebih dulu membersihkan diri sudah hanyut dalam alam mimpinya . Sepertinya sang istri benar benar lelah setelah permainan panas mereka di dapur .
Wajah polos itu ternyata menyimpan banyak kejutan , ada banyak ' kenakalan ' yang membuatnya semakin tergila gila padanya . Kebaikan dan kerendahan hati wanita itu juga membuatnya merasa nyaman berada disisinya .
Pria itu langsung menyambar ponselnya yang tiba tiba berbunyi , ia hanya takut suara ponselnya mengganggu istirahat istrinya . Perlahan ia keluar dari kamarnya saat membaca nama penelpon di layar ponselnya .
" Ya ada apa malam malam begini menelponku !? "
" Nona Gracia ditemukan sudah tak bernyawa dipinggir sungai Tuan ... " jawab orang di seberang sana .
" Sebelumnya dia sudah memberikan uang yang Tuan berikan pada salah satu saudaranya yang ada di kota ini . Saya sudah mengurus jasadnya yang ada di pihak yang berwajib . Saya sudah memberikan keterangan lengkap menyangkut keadaan Nona Gracia karena pada awalnya polisi merasa ada keanehan dengan fisiknya "
" Bawa dia untuk di makamkan bersebelahan dengan ibunya , dan aku tidak mau media mengekspose hal ini "
" Saya paham Tuan ... "
Berkali kali Abbio menghela nafasnya dalam dalam , ternyata Gracia tidak kuat menerima keadaannya . Hidup dengan terus menatap kesalahannya karena sekarang ia berwajah sama dengan ibunya .
" Kak !! "
__ADS_1
Abbio menoleh ke arah suara yang sangat ia kenali itu .
" Sejak kapan kau disini Za ?? "
" Cukup lama untuk mendengar kalian berteriak teriak tidak jelas di dapur tadi !! Kaya nggak ada tempat .... " gerutu Zahid yang kebetulan malam itu datang karena Safa ingin bertemu dengan Anna .
Mereka sempat mendengar bahwa Abbio dsn Anna sudah berbicara dengan Gracia , dan kakaknya memutuskan agar wanita itu pergi dari mansion . Tapi niat bertemu harus mereka urungkan karena dua orang itu ternyata punya ' kesibukan ' sendiri di dapur .
" Itu hasil kontaminasi istrimu ... "
" Racun yang membuatmu menginginkannya lagi dan lagi .... "
Dua kakak beradik itu kemudian duduk di ruang tengah , rasanya sudah sangat lama mereka tidak duduk berbincang di dalam mansion seperti ini .
" Apa benar Gracia bunuh diri ?! "
" Ya ... aku baru saja dapat kabarnya "
" Aku sudah telpon Daddy dan lbu tadi , Dex dan dokter itu sudah diserahkan di kepolisian internasional . Keluarga Brown menawarkan untuk menyelesaikan dengan caranya sendiri tapi lbu menolaknya . Menurutnya lebih baik jika para penjahat itu di tangani oleh kepolisian agar keluarga kita tidak terekspose media "
" Zaaaa ... "
Dua pria itu seketika menoleh ketika suara lembut itu terdengar di belakang mereka . Abbio langsung melengos melihat penampilan seksi adik iparnya . Saat ini Safa hanya mengenakan hot pant dan kaos oversizenya .
" Sudah Kak , gantian !! Sekarang waktunya aku yang menikmati surga dunia ... "
__ADS_1
" Ckk ... kau pikir hanya kau yang bisa !!!?? "