Hurt

Hurt
59


__ADS_3

Seperti biasa Zahid selalu meluangkan waktu bermain dengan anak anak pinggiran untuk melupakan semua penatnya . Di sebuah kawasan apartemen sederhana milik sang Daddy yang di sebelahnya terdapat lapangan luas tempat ia bertemu dengan gadis kecilnya .


" Kak Zahid !!! "


Anak anak yang sudah hafal dengannya segera berlari mendekatinya , mereka terlihat bahagia ketika Zahid membawakan banyak sekali coklat kali ini .


Dahinya mengernyit ketika melihat beberapa anak yang tidak mendekat padanya , sepertinya mereka anak baru di tempat itu .


" Apa mereka baru di pemukiman ini !? " tanya Zahid pada anak yang ada disampingnya .


" Bukan , Kak Dean yang tadi pagi membawa mereka untuk bermain disini . Katanya baru seminggu mereka datang ke panti asuhan "


" Panti asuhan ? Tidak ada panti asuhan di sekitar sini bukan !? "


" Memang tidak , Tapi salah satu penghuni pemukiman ini ada yang bekerja di panti asuhan . Dia bibi dari Kak Dean namanya Nyonya Claire , kasihan dia sedang sakit ! Makanya mereka di bawa kesini untuk bermain agar tidak sedih dan terus mengingat bahwa pengasuh mereka sedang sakit "


" Ooo begitu ya "


Perlahan Zahid mendekati anak anak panti itu dengan membawa beberapa coklat ditangannya .


" Hai anak anak ! Kakak punya coklat untuk kalian ... kenapa tidak ikut bermain dengan mereka ? Bermain akan membuat hati kalian senang " kata Zahid dengan memberikan satu persatu coklat pada anak anak dengan raut sedih itu .


" Terimakasih untuk coklatnya Kak , tapi kami tidak bisa bergembira diatas penderitaan ibu kami ! "


" Ibu ?? "


" Ibu asuh kami , dia sedang sakit keras "


" Kita doakan sama sama semoga ibu kalian cepat sembuh . lbu kalian adalah orang baik dan kakak yakin dia juga akan dikelilingi orang orang yang baik untuk membantu kesembuhannya "


" Ya , lbu kami sudah di bawa berobat kemarin malam "


" Memangnya ibu kalian sakit apa !? "


" Jantung .... "


DEGGHHH ... DEGGHHH


" Dimana !!!!?? "

__ADS_1


" Apanya Kak ? "


" Pengobatan ibu kalian "


" Kalau tidak salah di Cina , kami tidak tahu . Akhir akhir ini banyak dari kakak kami yang sudah tidak tinggal di panti datang untuk membantu "


Penyakit jantung .... Cina


Entah kenapa tapi Zahid merasa hal itu berhubungan erat dengan masalah yang ia hadapi sekarang . Tiba tiba ia mendengar suara seorang pemuda memanggil anak anak panti di depannya .


" Anak anak !!!!! Kita pulang sekarang ... "


" Ya Kak tunggu !!! "


Sebelum pergi anak anak itu mengucapkan terimakasih pada Zahid karena telah memberikan coklat coklat itu .


Sementara itu Zahid tertegun memandang ke arah pemuda bernama Dean itu . Walau dari jauh ia bisa melihat dengan jelas wajah pria muda itu . Dan ia ingat pemuda itu adalah salah satu dari lima pemuda yang berbicara pada Safa di pinggir jalan tempo hari .


" Bukankah dia .... "


Zahid sontak berlari mengejar pemuda dan anak anak itu , tapi terlambat ... mereka sudah masuk ke dalam sebuah van dan melaju cepat meninggalkan tempat itu . Sungguh tak ia sangka dia mendapatkan informasi di tempat tak terduga seperti ini .


" Zack !!! " teriak Zahid pada seorang anak lelaki yang paling besar di lapangan tadi .


" Tentu saja , Kak Dean sering membawaku kesana "


" Antar Kakak ke tempat itu sekarang !! "


" Baik .... "


*


" Jangan terlalu memforsir tenagamu Bos ! Seperti orang putus cinta saja , kau sendiri yang membatalkan pernikahan itu "


" Berisik !!! Pekerjaanku tak ada hubungannya dengan semua yang kau bicarakan ! Dia sudah mati untukku !! " sahut Abbio kesal .


Beberapa hari tidak melihat mata bening gadisnya membuat hidupnya seperti jungkir balik . Hidupnya kacau balau walau ia berusaha keras untuk memungkiri bahwa ia teramat sangat merindukan seorang Anna . Gadis sederhana yang mampu mengikat hatinya .


TOKK ...TOOKKK

__ADS_1


Terlihat Mira sang sekretaris ada di ambang pintu .


" Ada tamu yang ingin mengunjungi anda Tuan Abbio , mereka perwakilan dari panti jompo "


" Aku tidak ada janji dengan mereka "


" Resepsionis di bawah juga sudah mencegah mereka , tapi mereka berkeras menemui Tuan karena ada hal yang penting ingin disampaikan "


" Ckk ... Bry kau saja yang menemui mereka , aku sibuk !! "


" Temui saja Bos siapa tahu memang ada hal penting yang ingin mereka sampaikan ! Kita juga harus menjaga citra perusahaan , tak etis jika kau menolak menemui mereka . Dulu tuan besar sangat menjaga hubungan baik dengan orang orang seperti mereka . Tuan besar sangat memperhatikan kaum bawah "


" Kau pikir aku tidak !!? Perusahaan masih mengucurkan dana untuk panti panti sosial "


" Tapi kau tidak pernah terjun langsung ke dalamnya . Dulu tuan besar malah sering datang langsung pada mereka . Itu sebabnya Al Shamma sangat di hormati semua kalangan tanpa terkecuali "


" Hissshhh ... ya sudah bawa mereka kemari "


" Baik Tuan "


Tak lama setelah itu terlihat dua orang pria dan wanita dengan sangat sopan menemuinya .


" Tuan Al Shamma ... "


Abbio berdiri dengan senyum dan menyalami mereka .


" Silahkan duduk Nyonya dan Tuan "


" Terimakasih , kami tidak menyangka bisa bertemu dengan anda . Sebelumnya kami minta maaf jika memaksa untuk bertemu dengan anda "


" Tidak apa apa , kalau boleh tahu ada kepentingan apa hingga tuan dan nyonya ingin menemui saya !? "


" Kami selaku perwakilan panti jompo hanya ingin mengucapkan banyak terima kasih . Bantuan dari Tuan sudah sangat membantu kami . Kami bisa membeli tanah dan bangunan yang kami sewa sekarang berkat bantuan dan kebaikan hati dari keluarga Al Shamma sebesar 1 M "


" 1 M ... Bry kau pernah mendanai mereka ? "


" Tidak , baru kali ini aku bertemu mereka "


" Bukan tuan itu yang datang pada kami , waktu itu kami juga terkejut karena tengah malam ada dua orang gadis yang datang ke tempat kami datang untuk memberikan bantuan itu atas nama anda "

__ADS_1


DEGGHHHH ..


Abbio baru ingat bahwa yang yang ia lemparkan pada Anna dalam koper itu sebanyak.1M .


__ADS_2