Hurt

Hurt
B Chapt 4


__ADS_3

Pagi ini Astika berencana untuk kembali ke Bali karena sejujurnya ia lebih suka berada di yayasan . Dari awal ia memang suka berada ditengah tengah orang orang kalangan bawah .


Selain punya sekolah asrama untuk kaum elite , Astika juga membangun sekolah untuk kaum bawah yang ia bangun di pelosok agar mereka lebih mudah menjangkaunya .


Sebuah kebahagiaan tersendiri baginya ketika bisa melihat senyum anak anak tak mampu yang akhirnya bisa mengenyam pendidikan . Dan dia beruntung karena banyak orang yang mendukungnya terutama Daddynya .


Setiap pagi untuk menjaga kebugaran tubuhnya biasanya ia joging atau olah raga ringan lainnya . Tapi entah pagi ini dia merasa gerah jadi dia memutuskan untuk berenang di kolam yang ada di depan bungalow nya .


BYYUURRR ...


Dinginnya air mampu menyegarkan tubuhnya kembali , pagi ini kebetulan hanya dia yang ada di kolam renang yang cukup luas itu . Mungkin karena masih terlalu pagi mungkin penghuni lain masih lelap atau asyik di kamarnya sendiri sendiri .


BYYUURRR ....


Astika mendengar ada satu orang lagi yang turun ke kolam ke kolam tapi ia tak peduli , sudah menjadi hal biasa jika dia berenang dengan orang asing . Malah kadang bisa menjadi keuntungan baginya karena setelah berkenalan dan saling bercerita mereka tertarik dengan dunia amal yang sedang dia geluti .


Sebagai pengusaha ia harus pandai untuk melobi agar semakin banyak donatur yang mendukung niat baiknya .


" Awww ... "


Astika menjerit kecil ketika saat berenang kepalanya seperti menabrak sesuatu yang keras . Ketika ia melihat ternyata pria menyebalkan itu sedang berdiri tepat di depannya .

__ADS_1


" Maaf ... kau tak apa apa honey !? "


" Tidak usah sok khawatir ! Kolam ini begitu luas dan kau sengaja berdiri di tempatmu hanya untuk menyakitiku . Trik yang cukup cerdas tuan Oliver !! "


Oliver meraih pinggang wanita yang berdiri didepannya itu . Pria itu sangat gemas melihat wanita yang selalu jutek dan marah marah padanya . Semakin wanita itu marah dia semakin merasakan cinta yang besar di baliknya .


" Apa yang kau lakukan !!!?? Lepaasss ... "


Bukannya melepas Oliver malah mengeratkan rengkuhannya hingga tubuh keduanya tak berjarak lagi . Bulu kuduk Astika merinding ketika kulit perutnya bersentuhan langsung dengan perut Oliver yang terlihat sangat liat dan keras . Pantas saja kepalanya sedikit sakit saat menabrak perut itu tadi .


Astika menggeleng gelengkan kepalanya ketika otak kotornya malah sedang membayangkan apa yang berada di bawah roti sobek milik Oliver . Jika perutnya saja sekeras itu mungkin benda yang ada di bawahnya akan lebih keras .


" Akkhh ... " sekali lagi wanita itu menjerit kecil karena baru saja Oliver menyentil lembut keningnya .


" Kalian para pria tidak ada bedanya !! Jangan salahkan baju renangku , masih banyak turis wanita yang mengenakan baju yang jauh lebih seksi dari ini "


" Kami lebih suka wanita berkulit seksi sepertimu honey , setiap gestur tubuhmu membuat pikiran kami melayang "


Saat ini Astika mengenakan baju renang one piece berwarna kuning terang yang sangat kontras dengan kulitnya yang berwarna sawo matang .


" Cium aku ... "

__ADS_1


" Apa !!?? "


" Jika dia tahu kau sudah mempunyai seorang pria maka dia tidak akan mengganggumu lagi honey . Dia cukup pintar untuk tidak mencari masalah denganku "


" Kau gila !! "


Dengan satu dorongan keras Astika melepaskan dirinya , wanita itu kemudian berenang ke arah pinggir untuk menyudahi renangnya pagi ini . Setelah mengenakan jubah untuk menutupi dan sekedar menghangatkan tubuhnya Astika berjalan ke arah depan .


Dia bermaksud pergi ke restoran kecil yang disediakan khusus untuk para penghuni yang menginap di kawasan itu . Tanpa dia ketahui pria yang sedari awal sudah memperhatikannya sudah mengikuti langkahnya .


" Hai , kau mau ke depan !? Bolehkah jika kita berjalan bersama kesana ?! "


" Terserah ... " jawab Astika yang tidak mau ambil pusing .


Tapi betapa terkejutnya dia ketika pria itu tiba tiba menyeret lengannya untuk masuk ke sebuah bungalow yang dia lewati .


" Jangan sok jual mahal sayang , sepertinya akan menyenangkan jika kita berkenalan di kamarku . Dan jangan coba beteriak karena aku bisa saja membuatmu berakhir disini "


Seluruh tubuh Astika bergetar hebat karena ketakutan , traumanya pada kejadian yang lalu berputar putar di otaknya . Dulu Reyhan pernah melakukan kekerasan padanya karena mantan suaminya mendapat banyak tekanan setelah menikahinya .


" Jangan ...." lirih Astika memejamkan matanya , dan ...

__ADS_1


BUGGHHHH ...


__ADS_2