
Luka gores senjata di kakinya sudah ditangani oleh dokter keluarga karena Mayleen berkeras tidak mau di bawa ke rumah sakit .
" Masih sakit ?? "
Mayleen hanya menggelengkan kepalanya tanpa bersuara karena sekarang dia sedang di suapi suaminya makan . Seperti seorang pesakitan bahkan gadis itu tidak boleh turun dari ranjang untuk sekedar menggerakkan kakinya .
" Minum ... " cicit gadis itu pada suaminya .
Hiro benar benar melayani istrinya dengan baik , dia berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga istrinya . Hiro tak akan pernah lagi membiarkan Mayleen berada dalam situasi seperti tadi .
Dia seperti akan kehilangan nyawa ketika melihat gadisnya terluka , Dan tanpa ia sadari dalam waktu sesingkat ini Mayleen bisa membuatnya jatuh sejatuh jatuhnya dalam pesona gadis itu . Hiro telah jatuh hati pada istrinya .
Dia jatuh cinta pada sosok periang yang sebenarnya menyimpan banyak luka di hatinya , pada sosok manja yang sebenarnya mempunyai kekuatan yang tak terduga dan pada sosok wanita dengan hati penuh kasih yang tak pernah bisa membenci walau sudah disakiti .
" Kenapa kau tidak berteriak minta tolong tadi ?? Ada banyak pengawal yang akan menolongmu "
" Dan mengacaukan acaranya ?? Lagipula mereka tidak akan berani melawan tujuh pengawal pribadimu itu "
" Ckk ... akan kubunuh mereka semua !! Mereka harusnya menjagamu , bukan menyakitimu ... Awwsshh "
__ADS_1
Hiro meringis kesakitan ketika tangan mungil itu mencubit dengan sangat keras lengan bertattonya .
" Awas jika kau berani menyakiti mereka !! Aku tahu mereka terpaksa melakukan semua ini . Wajar jika Tuan Nakamoto membenciku ... tidak akan ada yang bisa terima jika kekasihnya menikahi gadis lain . Kau saja yang tidak peka !! "
" Ckk .. Nakamoto hanya pengawalku , kenapa kau harus selalu mengatakan hal seperti ini !!? Kau istriku dan akan selalu seperti itu . Aku tidak seperti yang kakak sepupumu katakan "
" Memang dia mengatakan apa !? " goda Mayleen tertawa . Dia adalah wanita dewasa sekaligus calon dokter , dengan mudah dia dapat membedakan mana yang benar benar pria ataupun mana yang pria ' jadi jadian ' .
" Kau ... "
" Dan jangan pernah membenci ibu apapun alasannya . Bertaruh nyawa mereka melahirkan kita , sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati dan menyayangi mereka . lbuku tak pernah membelaku saat ayahku memarahiku , tapi dia akan membelikan aku es krim atau setelahnya . Aku tahu dia tidak mau aku terluka , ibu sangat mencintaiku tanpa dia harus mengatakan apapun padaku "
" Dia tak pernah bicara padaku , dia akan memukulku jika aku sudah membuat kesalahan . Aku selalu mendengar dia berkata kenapa harus aku yang ada di rahim ibuku , karena aku rahim ibuku di angkat . Karena aku ayah harus kehilangan impiannya untuk memilliki anak laki laki . Dia tak pernah rnenyukaiku ... tapi aku merindukannya . Kau tahu ? Setiap malam ayahku akan diam diam mencium keningku saat aku tertidur , ibu benar ... ayah sangat menyayangiku . Ayah mencintaiku dengan caranya sendiri " kata Mayleen dengan wajah yang dia sembunyikan diatas lututnya .
Hiro naik ke ranjang untuk merengkuh tubuh istrinya ke dalam pelukannya .
" Kau menangis ?? "
" Dia tidak suka jika aku menjadi gadis yang cengeng "
__ADS_1
" Tapi sekarang kau sudah menjadi istriku , aku ijinkan kau menangis jika kau memang ingin menangis "
" Tapi aku tidak mau menangis ... kau pasti akan menertawakan aku . lya kan ? " sahut Mayleen sambil beranjak dari ranjangnya .
" Tetap di tempatmu May !! Kau masih sakit "
" Tapi aku sangat gerah , aku ingin mandi . Lagipula tadi dokter sudah membebat lukaku dengan perban anti air jadi aku bisa mandi berapa kalipun aku mau . Aku juga calon dokter jika kau lupa !! "
Walau begitu Hiro tetap saja tidak tega melihat langkah istrinya yang tertatih menuju kamar mandi . Akhirnya dia beranjak dan membopong istrinya , tak ia pedulikan sang istri yang berteriak karena kaget .
Sampai di kamar mandi Hiro menurunkan istrinya , dia kemudian menyiapkan air hangat dan aroma terapi di bathup . Hiro ingin sang istri relax setelah melalui malam yang cukup berat ini .
Setelah semua siap ia membuka satu persatu bajunya hingga dahi Mayleen mengernyit .
" Hei ... aku yang ingin mandi kenapa jadi kau yang buka baju ?? " kata Mayleen yang memejamkan mata ketika melihat pemandangan indah yang membuat hatinya bergetar hebat . Otot otot di depannya terlalu sempurna !
" Aku hanya ingin membantu membersihkan tubuhmu .. " jawab Hiro enteng .
" Apa !!!! "
__ADS_1