
" Apa yang kau perbuat gadis nakal , ibu marah marah ketika aku baru datang . Dia bilang ikan kesayangannya mati lima gara gara kau lempar ke kolam lain " kata Hiro yang baru saja pulang dari kantor .
Mayleen yang sedang bermain game di atas ranjang langsung berlari ke arah sang suami dan melompat ke atasnya dengan dua tangan yang sudah bergelayut manja di leher suaminya . Gadis itu seperti seekor koala yang sedang bergelayut di sebuah pohon .
" Kau merindukanku !?? " lirih pria itu sambil menciumi pucuk kepala istrinya . Dua tangannya refleks berada di bawah untuk menahan berat badan gadisnya .
" lbu melarangku menyentuh apapun di rumah ini . Aku merasa seperti virus yang harus di basmi .... " gerutu Mayleen yang langsung membuat suaminya terbahak .
Setelah ' bermain ' dengan ikan ikan di kolam ibunya , siangnya ia ' bermain ' di dapur yang mengakibatkan microwafe meledak dan sebuah wajan gosong . Kata para pelayan Mayleen hanya ingin membuat makan siang untuk ibu mertuanya .
" Kita jadi makan malam di luar kan ?? Kau tadi sudah berjanji padaku "
" Tapi cium dulu ... "
" Tidak mau !! "
" Berarti kita makan malam di rumah !! "
CUPP .... CUUPPP
__ADS_1
Gadis itu langsung mencium kedua pipi suaminya dan setelah itu menyembunyikan wajahnya di dada suaminya .
" ltu hanya sebuah kecupan ... aku memintamu untuk menciumku "
" Dasar modus !! Apapun yang memakai bibir itu namanya ciuman ... kalau pakai tangan namanya tamparan ... kalau pakai kaki namanya tendangan "
Dengan masih membawa ' koala 'nya Hiro berjalan ke arah tepi ranjang . Direbahkannya tubuh itu hingga saat ini dia tepat berada di atasnya .
" Apa kau tahu ?? Seharian ini kau sudah sangat menyiksaku sayang ... "
" Ikan ibu yang mati kenapa jadi kau yang tersiksa !? "
" Cihhh .. Lebay !! Kau pikir aku akan tersentuh dengan puisimu itu ?! Kau bau ... cepat mandi !! lni sudah hampir jam makan malam , aku tak mau kau mengingkari janjimu " ujar May yang sebenarnya mencari dalih karena tubuh di atasnya membuatnya panas dingin . Aroma tubuh suaminya mampu membuatnya betah untuk berlama lama ada di bawahnya .
Hiro tersenyum dan mengecup cukup lama bibir candunya , setelah itu di depan Mayleen ia dengan santainya melucuti satu demi satu kain yang menempel di tubuhnya hingga hanya ada satu kain yang menutupi area bawahnya .
Dengan senyum smirk ia berjalan mendekat ke arah istrinya .
" Kau mau apa pria mesum !! " teriak Mayleen spontan memejamkan matanya .
__ADS_1
" Mandikan aku ... itu tugas barumu Nyonya "
" Tidak mau !! Awas jika kau berani mendekat , kau pikir aku tidak berani melawanmu !!!? " pekik Mayleen sambil memasang kuda kuda , dua tangan sudah menyilang di depan dadanya .
Hening .....
Dan kemudian Mayleen bisa mendengar suara gemericik air dari kamar mandi , ternyata sang suami hanya sekedar menggodanya . Gadis itu kemudian berganti pakaian karena sebentar lagi sudah waktunya jam makan malam .
" Kau .... "
Matanya seperti terpaku ketika melihat gadisnya yang mengenakan dress panjang warna hitam dengan seuntai kalung mutiara di lehernya . Terlihat sopan dan sangat elegan di matanya .
" Apa aku cantik ?? "
" Tadi siang kau pergi ke butik !? "
" Mana aku tahu butik yang ada di sini !. Siang tadi aku bilang pada ibu jika malam ini kau mengajakku makan malam . Ibu sempat menawariku untuk pergi ke butik langganannya tapi aku tidak mau karena aku sudah berjanji padamu untuk tetap tinggal di rumah . Akhirnya ibu mengajakku untuk pergi ke kamarnya , dia memberikan aku gaun dan kalung ini . Kata ibu ini gaun dan kalung yang dipakai saat dulu ibu kencan pertama dengan ayahmu . Cantik kan ??! "
" Sangat ... kau sangat cantik "
__ADS_1