
Nanami terpaku melihat wanita yang masih tersenyum ramah padanya , dia sangat mengenali wajah teduh itu . Kurang lebih dua puluh tahun yang lalu wajah itu pernah menenangkan dan menguatkan dirinya ketika kepergian suaminya .
Wanita itu yang memberi semangat padanya untuk menjadi lebih kuat untuk kedua anaknya . Dan karena peran suami wanita itu pula para tetua klan masih mendukungnya sampai sekarang .
" Apa wajahku setua itu hingga kau tak bisa mengenaliku lagi Nanami ?? Maksudku Nyonya Yoshida ??! "
" Ya Tuhan ... Rita "
Nanami langsung menghambur untuk memeluk wanita di depannya . Senyum sekaligus air mata menghiasi wajah cantik mereka .
" Sudah lama sekali ... " lirih Nanami tanpa melepaskan pelukannya pada seseorang yang pernah dia anggap sebagai teman itu .
" Ya .. dua puluh tahun ini aku dengar kau menjadi wanita yang sangat hebat . Tuan Akimura Yoshida pasti sangat bangga padamu ! Kau mampu menjadikan Akihiro menjadi pria yang hebat , kau mampu memimpin klan ini hingga menjadi sebesar dan sekuat sekarang "
" Silahkan duduk , maaf jika aku sudah tidak sopan dengan tidak menyambutmu "
" Aku yang bersalah karena tidak mengabari terlebih dahulu . Cucu pertama kami anak dari Reynand ingin berlibur menikmati musim dingin . Bumi dan istrinya sedang sangat sibuk jadi kamilah yang menemaninya datang kesini . Janu dan kakeknya sedang ada di Gunung Fuji sekarang "
" Maaf aku tidak bisa datang saat putra sulungmu meninggal , kudengar dia .... "
" Sudah , aku mohon jangan dibahas lagi soal ini . Kami sudah ikhlas ... " sahut Rita dengan menghembuskan nafasnya dalam dalam . Bahkan sampai sekarang rasa sakit karena kehilangan putra pertamanya tidak berkurang sedikitpun .
Mereka kemudian duduk berhadapan , beberapa pelayan datang menyajikan teh hijau khas Jepang disebuah pot kecil . Setelah semua sudah di sajikan di meja kemudian Nanami menuangkan teh itu ke dalam cangkir yang ada di depan Rita .
__ADS_1
" Akihiro sudah menikah ?? Aku dengar anak perempuanmu sudah menikah dan mempunyai seorang putri yang sangat cantik ! "
" ltu yang menjadi masalahku sekarang , selama ini dia terlalu sibuk untuk mengurus dan menjaga kerajaan bisnis kami . Tak sekalipun dia dekat dengan seorang wanita . Dan aku punya wanita yang pantas untuk mendampinginya "
" Kau yakin wanita itu pantas mendapatkan putramu ?? " tanya Rita tak mau menghakimi .
" Dia wanita pemberani , dia juga sudah pernah menyelamatkan putraku "
" Kau mengenal secara personal wanita maupun keluarganya ? "
Nanami menggelengkan kepalanya pelan , dia memang tidak mengenal wanita yang beberapa hari tinggal di rumahnya ini . Tapi dia sudah yakin wanita itu pantas untuk putranya sejak pertama kali melihatnya .
" Satu saranku , jika kau tidak mengenalnya maka jangan kau paksakan Akihiro untuk menikahinya . Wanita itu sudah bersuami ... "
" Jika begitu dia bisa bercerai , dia akan di ratukan di rumah ini ! Dia akan hidup berkelimpahan jika bersanding dengan putraku "
Sejak kecil mereka di jodohkan , dan akhirnya penyatuan dua keluarga besar itu mampu memperkuat klan Yoshida .
" Hiro ... kemari Nak " kata Nanami yang melihat putranya berjalan ke arah mereka . Hiro mungkin pulang karena ada berkas penting yang tertinggal , pikir Nanami .
" Apa pria tampan ini adalah si kecil Akihiro ?? Kau sudah sebesar ini Nak ! Kau pasti tidak mengingatku lagi ... "
Hiro terlihat melihat sekilas wajah Rita tapi sejurus kemudian dia menundukkan kepalanya dengan hormat .
__ADS_1
" Maaf bibi , tapi saya tidak ingat siapa anda "
" Dia adalah istri dari sahabat ayahmu , dia Rita Adipraja ... "
" Adipraja ?? "
" Mungkin kau sudah mengenal dan tahu tentang putra putraku "
" Mereka orang orang hebat Nyonya ... Maaf saya belum sempat menengok Nyonya dan Tuan Adipraja selama ini " sahut Hiro .
" Panggil bibi seperti dulu kau memanggilku , tidak apa apa kau pasti sangat disibukkan dengan angka angka dan neraca bisnismu ! Kau juga pasti sungkan karena kita belum saling mengenal . Dulu aku suka sekali menggigit pipimu karena pipimu seperti bakpau "
Mereka tertawa bersama , dan tawa itu seketika mereda ketika seorang pelayan datang ke arah mereka .
" Ada apa ? "
" Di depan ada tamu , seorang wanita yang mengaku mengenal Tuan Akihiro "
Nanami saling memandang dengan putranya , sepertinya ada sebuah pertanyaan yang ia simpan di hatinya .
" Suruh dia masuk ... " perintah Hiro pada pelayan itu .
Tak lama kemudian tampak seorang wanita cantik datang dengan langkah sedikit tergesa . Dan ...
__ADS_1
PLLAAAKKK ... PLLAAAKKK
" B*jingan kau !!!! "