
" B*ngsat !!! Harusnya aku bunuh sekalian waktu itu .... " teriak Abbio sambil memukuli tembok kamar hotelnya . Tembok itu sudah penuh dengan bercak merah akibat darah yang mengalir dari tangannya .
Dari cerita wanita tadi ia yakin bahwa Gracialah yang mengirimi foto foto yang membuat hatinya panas dan membatalkan pernikahannya . Hanya wanita itu yang mempunyai dendam padanya .
Dia tak bisa bayangkan betapa sakitnya hati Anna waktu itu . Dengan kejam ia menuduh gadis itu mengincar dirinya hanya untuk uang , hanya untuk hidup berkecukupan tanpa mau bekerja keras .
Padahal jelas jelas gadis itu memberikan uang yang sudah ia berikan untuk membantu panti sosial , gadis itu sama sekali tidak tergoda atau tertarik untuk menggunakannya .
Menyesal pun percuma , yang harus ia lakukan adalah menemukan Anna dan meminta maaf padanya . Mungkin akan sangat terlambat untuknya tapi ia akan tetap berusaha menemukan gadis itu .
Andaikan ia mempercayai gadisnya mungkin saat ini mereka sudah sangat berbahagia . Mungkin mereka sudah ada di lndonesia untuk mengadakan pesta pernikahan mereka , berkumpul dengan seluruh keluarganya di sana .
Bumi Attala Adipraja ....
Tiba tiba ia mengingat nama pria itu , nama seorang pria yang dari dulu dia anggap sebagai pesaingnya . Seorang pria yang dulu sempat sangat ia benci karena Daddynya selalu memintanya untuk mencontoh semua keberhasilan putra pertama Adipraja itu .
Abbio langsung mengambil ponselnya dan menelpon salah satu pilar Adipraja itu . Beberapakali ia menelpon tapi Bumi tidak mengangkatnya , tapi demi gadisnya ia akan mengubur rasa gengsinya .
" Halo .... " Abbio bernafas lega ketika singa kutub itu akhirnya mau menerima telpon darinya .
" Halo , apa kau sedang kesurupan hingga pagi pagi begini menelponku !!? " jawab sulung Adipraja dari seberang sana .
" Ckk ... aku serius B ! Apa kau menyembunyikan calon istriku ?? "
__ADS_1
" Ya Tuhan ... apa kau waras !!? Aku masih sayang pada nyawaku !! Kau pikir Aira akan membiarkanku selingkuh dengan calon istrimu ?? Dasar gila !!!! Bisa bisa dia menggorok leherku !! Dengarkan aku ... aku selalu dan sangat ... sangat ... sangat mencintai anak dan istriku . Tak ku sangka Daddy punya anak gila sepertimu "
KLEKK
Setelah berbicara seperti itu Bumi.langsung menutup panggilan darinya . Dan Abbio langsung melemparkan ponselnya karena sangat kesal dengan jawaban yang ia dengar .
Jika bukan Bumi siapa lagi yang ingin melihatnya menderita ? Apakah Daddynya ?! Tidak ... sekejam kejamnya sang Daddy tapi pria itu selalu gentle dalam bertindak . Gaffar tidak pernah main belakang seperti menjebak atau menculik seseorang .
Abbio meremat rambutnya , entah kenapa jika masalah yang menyangkut Anna pasti otaknya menjadi buntu . Dia bahkan tidak berpikir secara rasional .
" Anna sayang ... maaf " lirihnya dengan merebahkan tubuhnya ke lantai kamarnya .
Abbio Al Shamma
Dengan angkuhnya dia membeli kegadisan Safa hanya untuk memuaskan nafsunya . Hanya karena kecemburuan yang tidak beralasan ketika ia melihat wanita yang diam diam ia sukai sedang bersama pria pria lain .
Dua bulan ini dia hanya seperti mayat hidup , raganya beraktifitas seperti biasanya . Tapi jiwanya seperti mati , Zahid tak punya semangat untuk meneruskan hidupnya lagi .
Sekuat apapun dia berusaha , ia tetap tak bisa menemukan sedikit celah untuk mencari gadisnya .
Matanya mengernyit ketika mendengar ponselnya tiba tiba berdering , diraihnya ponsel yang memang ia letakkan di sampingnya itu .
__ADS_1
" Ya Kak .... "
" Kau benar .... "
" Apanya ?? "
" Tentang Anna . Dia tidak seperti yang aku pikir , aku bersalah kepadanya ! "
" Haisshhh .. kenapa harus butuh dua bulan untuk membuatmu sadar ? Sudah sangat terlambat ... Anna pasti sudah pergi jauh . Jika Violetta tahu pasti dia akan mengamuk !! Lebih parahnya setelah itu Daddy pasti akan datang dan membunuh kita berdua !! "
" Aku butuh support , kau malah tambah mengacaukan semuanya Za !! "
" Daddy benar , kita harus banyak belajar dari klan Adipraja . Masalah begini saja dua bulan kita tidak bisa mengatasinya .... "
" Tutup mulutmu Za ... Kau menyebalkan !!! O iya minta Bryan untuk menyelidiki Tuan Hiro . Aku baru ingat waktu kepulangannya ke Jepang bersamaan dengan hilangnya Anna dan gadismu itu "
" Sudah aku selidiki dari dulu , tapi Tuan Hiro clear ... tak ada tanda tanda ataupun bukti jika dia menyembunyikan Anna ataupun Safa "
" Aku rasa kau benar .... kita berdua memang benar benar bodoh "
" Hanya kau ... bukan aku "
" Ckk !!! "
__ADS_1
Zahid Al Shamma