
Oliver tersenyum ketika wanita di depannya tidak mau sekalipun mau beradu pandang dengannya . Dia tahu pasti Astika masih malu dengan peristiwa yang sudah terjadi antara mereka berdua .
Saat ini mereka sedang duduk di sofa yang ada di kamar hotel milik Astika . Wanita itu berpikir akan makan waktu jika mereka harus bicara di restoran yang ada di lantai bawah hotel karena sebentar lagi dia harus bersiap siap untuk hadir di acara pernikahan Reyhan .
" Apa maumu !!?? "
" Kamu ... "
" Aku sedang tidak bercanda Oliver !! Cepatlah bicara apa maumu karena aku ada acara setelah ini "
" Aku tidak bercanda ! Aku mau kita menikah karena aku harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah aku lakukan padamu "
Astika memijit keningnya , dia benar benar di buat jengah dengan sikap pria muda di depannya , seharusnya pria itu senang karena dia tak menuntut apapun . Semua yang terjadi adalah murni kesalahannya , masuk ke kamar seorang laki laki dengan keadaan mabuk berat dan parahnya ia menggoda pria itu untuk menyentuhnya .
" Semalam aku melakukannya tanpa pengaman ! Maaf ... tapi itu kejadian yang spontan . Lagipula aku tidak pernah sekalipun menyimpan benda itu . Kau bisa saja hamil setelah ini .... "
" Kau harusnya senang karena aku membebaskan dirimu dari tanggung jawab itu . Jika hamil maka janin di rahimku akan menjadi milikku "
" Tapi dia juga bayiku !!! Aku juga ikut bersusah payah untuknya ... "
Astika melemparkan tisu yang sedari tadi ia genggam ke arah pria yang sudah berkata frontal itu .
" Hei kenapa melemparku ??! Aku benar kan ? Aku juga ikut andil dalam proses pembuatannya !! " kata Oliver sambil tertawa kecil , ia hanya ingin suasana antara dia dan wanita di depannya menjadi sedikit cair .
__ADS_1
Di matanya Astika selalu terlihat sangat kaku , wanita itu terlalu tertutup dan ia maklum mungkin Astika bersikap seperti itu berkaitan dengan masa lalunya .
" Tak ada yang harus di bicarakan lagi kan ? Intinya aku tidak minta pertanggung jawaban . Aku yang salah . Sekarang pergilah karena aku harus pergi sebentar lagi "
" Ok jika kau memang ada kepentingan lain , tapi urusan kita belum selesai ! Kau masih membawa hatiku honey "
" Terserah ... "
Oliver beranjak dari duduknya tapi Astika mengerutkan dahinya ketika pria itu malah berjalan ke arahnya . Dan ...
CUPPPPP ...
Pria yang lebih muda darinya itu mengecup mesra dahinya . Tak cukup itu , pria itu kembali merengkuh pinggang Astika hingga tak ada jarak di antara keduanya .
" Aku hanya memeluk anakku ... "
" Tapi aku tidak hamil !! Jangan mengada ada , tak bisakah kau membiarkan aku hidup tenang !!? "
Oliver duduk berjongkok dan mengelus lembut perut wanita yang masih berdiri di depannya .
" Entah ... tapi aku yakin ada anakku di dalam sini . Dan aku tidak akan membiarkannya bersedih ketika merasakan papa atau mamanya hidup terpisah . Cukup aku yang merasakan hidup dibuang karena tidak di inginkan . Anakku akan merasakan hidup di cintai oleh kedua orang tuanya "
" Apa kau tidak punya ayah dan ibu "
__ADS_1
" Ckk kau pikir aku lahir dari batu ? Mereka membuangku dan sejak kecil aku hidup di panti asuhan "
Astika menunduk dan menyentuh ujung rambut pria yang masih berjongkok di depannya .
" Apa itu menyakitkan untukmu ?! "
" Tidak ... karena Tuhan telah memberiku seorang ibu yang sangat baik dan saudara saudara yang sangat menyayangiku . Mereka yang sudah mendukungku hingga aku menjadi seperti ini . Di panti asuhan kami memang hidup dengan banyak keterbatasan tapi kami saling menyayangi "
Oliver bangkit dan meraih kedua tangan Astika .
" Ya sudah , kau bilang jika kau akan ada acara setelah ini . Aku tidak akan mengganggu pribadimu tapi tolong jangan berusaha lari lagi . Karena urusanmu dan urusanku belum sepenuhnya selesai "
Setelah keluar kamar Oliver membalikkan badannya kembali seakan masih ada sesuatu yang belum ia katakan .
" Hei ... "
" Apalagi ???? "
" Jangan merindukan aku .... "
" Basi !!! "
~ Emak mau minta maaf kalau kemarin dan hari ini cuma bisa up dua bab . Kebetulan Kakak dan keponakan keponakan dari Jogja ada yang nginep di rumah emak ! Sudah tiga tahun enggak bertemu walau masih bertukar kabar lewat medsos . Niatnya sih mau tahun baruan bareng tapi karena ada sesuatu mereka malah pulang sekarang . Btw smg emak besok sudah bisa kembali seperti semula , bisa 3x sehari up nya 🤭🤭😁😁😁~
__ADS_1