Hurt

Hurt
121


__ADS_3

" Kak Safaaa .... " dengan berlari kecil ia menyambut kedatangan wanita yang sudah ia anggap sebagai kakak perempuan baginya .


Paginya Abbio sengaja meminta Zahid untuk membawa serta Safa untuk menemani Anna di mansion , bukan karena apa apa Abbio hanya tak ingin istrinya merasa kesepian di rumah .


" Anna .... kapan kau pulang !? "


" Tadi malam Kak , kenapa Kakak tidak tinggal di sini saja bersamaku ?! "


" Pria pria kita mengira jika kita bersatu maka kemungkinan besar mereka akan terabaikan " jawab Safa sambil tersenyum pada suaminya .


" Aku mendengarmu sayang !! Dan kau benar jika kau dan Anna bertemu maka kau tidak akan ingat lagi padaku "


Anna dan Safa tertawa mendengar perkataan Zahid , pria itu menghampiri istrinya dan mengecup keningnya sekilas . Anna bisa melihat betapa besarnya rasa cinta Zahid pada sahabatnya .


" Sayang ... Aku ke atas sebentar menemui Kak Abbio "


Setelah suaminya pergi ke atas Safa menarik lengan Anna menuju ke ruang tengah .


" Bagaimana Ann !? " tanya Safa dengan sangat antusias .


" Apanya Kak ?? " tanya Anna yang memang tidak mengetahui arah pembicaraan wanita di sampingnya .

__ADS_1


" First night ... malam pertamamu !! "


" Kaakkk !!! Kok nanya soal itu sih ... malu tau !!! " sahut Anna dengan raut wajah yang memerah .


" Pasti di pesawat juga sampai mau turun baru mau berhenti , ya kan !!?? Dasar kakak ipar dan adiknya sama sama mesum !! "


" Kak Safa berarti juga mengalami hal yang sama ? "


" Kita menikahi pria dari keluarga yang sama Ann ! "


" Kalian pakai pengaman ? "


" Kami melakukan di kamar bukan di kabin pesawat jadi tidak ada sabuk pengaman di sana . Memang bisa ya begituan pakai sabuk pengaman ?? "


' Bukan sabuk pengaman Ann !! Tapi idemu boleh juga , menggunakan sabuk untuk mengikatnya sepertinya akan menyenangkan !! Kau pintar memang , kau pantas jadi kakak iparku Ann "


Saking asyiknya mengobrol mereka tidak sadar jika ada seseorang sedang melihat ke arah mereka . Dia membawa nampan berisi dua gelas teh dengan satu toples kue kering di atasnya .


" Selamat pagi nyonya , maaf jika saya sendiri yang harus mengantar ini pada nyonya "


Dan suara itu membuat Anna sedikit kaget karena ia hafal betul suara siapa yang ia dengar saat ini . Safa pun ikut menatap wanita yang sedang menata gelas dan kue di depannya . Dia tak mengenal wanita parubaya itu tapi entah kenapa perasaannya buruk ketika melihatnya .

__ADS_1


" Dwayne ....." batin Anna .


" Bukankah kakakku sudah melarangmu untuk menginjak mansion utama Dwayne ? Atau kau ingin mencoba melihat dan merasakan kemarahannya !? Dia bukan seorang pemaaf jadi aku sarankan agar kau benar benar mengikuti aturannya "


" Tuan muda Zahid " lirih Dwayne dfngsn muka tertunduk .


Zahid menghampiri dua wanita Al Shamma yang masih dikejutkan dengan kehadiran mantan kepala pelayan di mansion mereka ini .


" Maaf tadi maid yang seharusnya mengantar teh tiba tiba perutnya sakit . Saya pikir tidak ada salahnya jika saya yang mengantar . Sungguh bukan maksud saya untuk mengejutkan Nyonya berdua "


" Aku tidak apa apa Kak , aku hanya sedikit terkejut karena kukira Dwayne masih di Perancis " kata Anna yang sebenarnya juga tidak.tahu penyebab dipindahnya kepala pelayan yang sudah bertahun tahun tinggal di mansion ini .


" Ya sudah , sebaiknya jangan ulangi kesalahanmu Dwayne , jangan berani masuk lagi ke mansion utama tanpa seijin kakakku ! Kau sendiri yang sudah berjanji padanya "


" Baik , jika begitu saya pamit kembali.ke belakang ... "


Safa melihat ada sesuatu yang disembunyikan sang suami tentang keberadaan mantan kepala pelayan itu . Tapi wanita itu mencoba menyimpan pertanyaan pertanyaan di hatinya karena berpikir mungkin Anna tidak seharusnya mengetahui tentang itu .


" Sayang aku dan Kak Abbio.ke perusahaan dulu , seharian ini kalian boleh bersenang senang bersama "


" Apanya yang bersenang senang Za , kami.harus mengurus kuliah kami lagi . Sepertinya kami berdua memegang rekor mahasiswa paling reseh sekampus . Kadang pindah negara , kadang datang ke kampus ! "

__ADS_1


Anna dan Safa tertawa bersamaan karena yang di katakan Safa adalah benar . Pendidikan mereka sedikit terhambat karena masalah cinta yang terjadi di antara mereka .


__ADS_2