
" Kita bicara di kamarmu saja , mereka pasti sedang menyiapkannya sekarang !! "
" Maaf soal yang tadi , tamparan itu ... "
" Aku tahu "
Hiro dan gadis bernama Mayleen itu akhirnya melangkah menuju kamar yang disiapkan untuk gadis itu . Mereka berpapasan dengan Rita yang telah menggandeng seorang gadis yang Hiro tahu sebagai tahanan sementara ibunya .
Rita berhenti untuk menyapa dua muda yang akan segera menikah besok .
" Bibi bawa dia karena suaminya pasti sudah sangat merindukannya ! Satu pesan Bibi Nak , pernikahan adalah sebuah ikatan suci jadi Bibi minta tolong untuk tidak mengotorinya dengan niat yang tidak baik . Semoga niatan baik kalian menikah akan mengantar kalian pada kebahagiaan sejati kalian "
Mayleen tersenyum dan mengangguk ketika Rita mengelus bahunya dengan lembut . Begitupun dengan Hiro , pria itu tersenyum dan menunduk hormat ketika wanita nomor satu di keluarga Adipraja itu menasehatinya .
Mayleen sempat melirik dan melihat betapa cantiknya wanita yang berada di sebelah Rita , pantas saja jika Nyonya besar Yoshida menginginkan wanita itu menjadi menantunya .
Hiro dan Mayleen melanjutkan langkahnya ketika Rita dan Rose sudah pergi melangkah meninggalkan mereka . Sampai di kamar Hiro meminta semua pelayan untuk menyingkir terlebih dahulu , dia ingin lebih leluasa untuk berbicara dengan gadis yang menjadi calon istrinya .
" Duduklah ... "
__ADS_1
" Terima kasih "
Hiro terlihat masih sangat canggung , entah kenapa semua pertanyaan yang sudah tersusun rapi.di otaknya tadi seketika menghilang ketika melihat mata bening berwarna hitam itu .
" Siapa kau ?? "
" Bukankah tadi sudah saya katakan jika nama saya adalah Mayleen Lee . Saya mahasiswa semester akhir universitas kedokteran . Saya magang di klinik pengobatan milik Kak Vallery "
" Apa yang di katakan Vallery atau suaminya tentang tugas ini ?! "
" Kak Deniel hanya bilang jika aku harus membantumu menggagalkan pernikahanmu dengan gadis itu . Dia bilang kau tidak menyukai perempuan "
" Maksudnya ?? "
" Brengsek kau Den !! " umpat Hiro dalam hatinya , bisa bisanya mantan gigolo.gila itu mengarang cerita seperti ini .
" Keluarga mereka sangat menyayangiku , mereka yang selalu mendukungku hingga aku bisa sekolah di fakultas kedokteran . Aku akan melakukan semua untuk membalas budi mereka terutama Kak Deniel dan Kak Val . Kedua orang tuaku terlalu terobsesi untuk membesarkan bisnis mereka , dan aku sempat di paksa untuk kuliah di universitas bisnis di Beijing "
" Kenapa kau menyetujui rencana pernikahan ini !? Kau tidak mengenalku ? Bagaimana jika aku adalah orang jahat "
__ADS_1
" Kak Deniel sudah memberi tahuku tentang kemungkinan pernikahan kontrak ini . Aku yakin kau adalah orang yang sangat baik . Aku tidak keberatan jika ini menjadi jalan satu satunya agar bisa bisa menolongmu . Aku bisa menyelesaikan sisa pendidikanku lewat jalur online . Kak Val juga sudah menghubungi temannya yang ada di kota ini agar aku bisa tetap magang di salah satu kliniknya . Kita jalani saja satu tahun ini , tenang saja karena aku tidak akan menjadi bebanmu . Aku tidak akan mengganggu hubunganmu dengan pria yang kau cintai , kita akan menjadi teman dan Nyonya Yoshida pasti akan lebih tenang jika posisimu tetap kuat di klan ini "
Berkali kali Hiro menghembusksn nafasnya dalam dalam , walau ide ini gila tapi hanya ini jalan yang terbaik . Dia tak pernah bermimpi jika ada seorang gadis yang akan mengiranya sebagai pria penyuka sesama jenis . Tapi menyangkal pun tidak pernah akan mengubah apapun . Mau tidak mau mereka tetap saja harus menikah besok .
*
" Kau yakin jika suamimu masih berada di hotel ? "
" Saya yakin Nyonya , dia tidak akan pernah meninggalkan saya "
Rita mengantar Rose sampai ke hotelnya , tapi di sana penjaga hotel mengatakan bahwa Bryan sedang tidak ada di kamarnya . Rose yakin sang suami mungkin sedang berada di sekitar tempat itu untuk sekedar mencari makan .
" Aku antar jika kau ingin mencarinya ... "
" Tidak usah Nyonya , saya tidak mau merepotkan Nyonya lagi "
" Akan lebih repot jika kau diculik seseorang lagi ... "
Mereka akhirnya berjalan di market street food yang berada tak jauh dari hotel , tentu saja dengan pengawalan ketat dari para bodyguard Adipraja .
__ADS_1
Dan langkah mereka terhenti ketika melihat orang yang ingin mereka temui sedang berdiri selurusan dengan mereka . Seorang wanita berpakaian seksi sedang memeluknya dari belakang .
" Schat .... "