Hurt

Hurt
78


__ADS_3

Oliver memperhatikan wanita yang saat ini duduk di sampingnya , dia adalah wanita yang mencibirnya saat ada di ruang tunggu bandara tadi . Wanita itu terlihat sekali pendiam , dari rautnya pria muda itu bisa menebak jika wanita itu sedang banyak pikiran .


" Apa suamimu selingkuh nyonya ?! Kenapa kau selalu terlihat sedih !? "


Wanita itu sama sekali tidak merespon pertanyaannya , kali ini dia sibuk melihat majalah bisnis . Dari penampilannya Oliver yakin wanita disampingnya adalah seorang pengusaha .


" Kadang pria butuh refreshing , berbicara ataupun chat dengan wanita lain adalah hal yang wajar . Tapi mereka tidak akan melibatkan hati "


" Aku bercinta dengan pria lain dan dia menalakku ....puas ?!!! "


Oliver terdiam , tidak mungkin wanita seelegan bisa berbuat seperti itu . Tidak ada tanda tanda bahwa wanita disampingnya adalah wanita murahan .


" Itu kenyataan !! Wajahmu yang tidak percaya dengan apa yang aku katakan membuatku sangat muak "


" Wohooo .. ternyata kau wanita istimewa ! Aku Oliver " kata Oliver dengan menyodorkan satu tangannya untuk berjabat tangan tapi sesuai yang ia duga wanita disampingnya tidak menanggapinya .


" Aku berasal dari Dubay dan sekarang aku akan ada sedikit pekerjaan di Aussy . Kau juga ada pekerjaan di sana !? Ya ... ya ... tidak usah di jawab jika kau sedang tidak ingin berbicara . Aku tahu kau ingin terlihat misterius di depanku , kau ingin aku tertarik padamu kan !? "


" Apa ?? "


" Kau sempurna nyonya tapi aku lebih muda darimu , jangan katakan bahwa kau memang menyukai pria yang lebih muda sepertiku "


" Tutup mulutmu ! Kau pikir semua wanita akan tertarik padamu ? Pria muda tampan sepertimu hanya bisa omong kosong "


Oliver tertawa mendengar perkataan wanita itu , setidaknya wanita cantik itu mau menanggapi kata katanya .


" Terima kasih sudah menyebutku tampan , aku tersanjung mendengar pujian dari wanita secantik dirimu . Apa kita bisa mengobrol santai tanpa marah marah Nyonya ? Maaf jika aku kadang terlalu banyak omong . Perjalanan kita masih beberapa jam dan sangat tidak nyaman jika kita hanya berdiam diri terus menerus . Boleh aku tahu namamu !? "


" Astika ... "

__ADS_1


" Nama yang cantik . Kau tinggal di Aussy !? "


" Tidak , hanya ada sedikit kepentingan di sana "


" Sepertinya kita akan sering bertemu karena aku juga ada sedikit kepentingan di sana "


" Semoga kita tidak bertemu lagi !! " kata Astika sambil meminum jus buahnya .


" Tidak , entah kenapa aku merasa kita akan bertemu lagi Nyonya "


*


Sementara itu di roof top perusahaan Adipraja terlihat Zahid dan Edward sudah berdiri menunggu kedatangan Adam .


" Kau yakin ingin bertarung dengannya !? "


" Dia harus di beri pelajaran karena sudah memperlakukan kami dengan tidak hormat . Kami tidak pernah sekalipun menganggunya , tidak seharusnya dia melukai kakakku "


" Kau siap saudaraku ?? "


" Ya .. tentu saja " sahut Zahid melepas jaket kulit yang dikenakannya , begitupun Adam menggulung kemeja putihnya sebatas siku .


" Bos !! "


Adam hanya menganggukkan kepala ketika sekretarisnya terlihat sangat khawatir .


BUGGHHHH ...


Satu pukulan keras bersarang di rahang tangan kanan Adipraja itu , tapi tak cukup untuk membuatnya bergeming . Pria itupun hanya diam ketika sebuah tendangan bersarang di perutnya . Satu tendangan yang mampu membuat satu kakinya mundur ke belakang .

__ADS_1


" Lumayan ... tapi teknikmu kurang matang , kau masih harus belajar !! "


" Omong kosong .... Aaaarrggghhh !!! " Zahid berteriak kesakitan ketika Adam menangkap tangannya yang akan kembali memukul dan membantingnya dengan keras dilantai roof top gedung .


" Seranganmu terlalu mudah di baca "


Sepertinya Zahid mulai terpancing emosinya , serangannya mulai membabi buta dan tak terarah dan tentu saja Adam dengan mudah bisa menanggulanginya . Sampai akhirnya putra bungsu Al Shamma itu terlihat kewalahan .


BUGGGHHHH ...


" Ini satu pukulan karena kau telah membuat ibu darah tinggi memikirkan kalian "


BUGGHHHHH ...


" Ini karena kau sudah merendahkan wanita , makhluk yang seharusnya kau jaga dan kau cintai !! "


" Cukup Bos !!! "


Edward menarik tubuh bosnya yang mulai kehilangan kendalinya , Zahid sudah bersimbah darah karena pukulan pukulan mematikannya .


" Pria kurang ajar sepertinya harus di beri pelajaran !! Membayar wanita hanya untuk kesenangan ... berharap diperlakukan terhormat hahh ???!!!!! Bajingan sepertimu bahkan tidak pantas untuk di sebut sebagai laki laki !! "


" Ya Tuhan ... kakaknya kau tembak ! Dan adiknya kau bikin bersimbah darah begini "


Dan tak lama berselang beberapa orang berbaju putih datang menghampiri dengan membawa tandu . Sepertinya mereka adalah tenaga medis .


" Tunggu , kau tadi meminta waktu hanya untuk memanggil mereka terlebih dulu !? Kau memang gila !! "


" Aku hanya melakukan kewajibanku sebagai bagian dari keluarga " kata Adam yang kemudian membuka bajunya yang penuh dengan darah .

__ADS_1


" Baru kali ini aku merasa beruntung karena aku bukan saudaramu bos , kau mengerikan "


__ADS_2