Hurt

Hurt
B Chapt 40


__ADS_3

Hiro meradang dan merangsek maju bagai orang kesetanan . Dengan tangan kosong di hajatnya tiga orang tersisa yang di hadapi istrinya . Dan anehnya tiga orang dengan badan besar itu tidak ada yang melawan sedikitpun ketika ia turun tangan .


" LAWANNN BANGSAATT !!! Apa kalian hanya bisa bertarung dengan seorang wanita hahhhh !! " teriak Hiro ketika tak ada seorangpun dari mereka yang mau melawannya .


BUGGHHH ...


Dengan sangat keras di tendangnya seorang pria berperawakan besar yang duduk bersimpuh di depannya . Pria itu jatuh tersungkur tapi dengan susah payah kembali duduk bersimpuh di depan Hiro .


Empat orang yang sudah sadar pun juga ikut bersimpuh bersama tiga orang lain di depan Hiro . Orang orang yang ikut dalam perjamuan tampak mulai berdatangan . Para tetua dan Nanami tampak ada di barisan depan .


" Buka topeng kalian atau aku penggal kepala kalian di hadapan mereka !! Aku ingin melihat wajah pengecut kalian !! "


Hiro mengepalkan tangannya ketika dugaannya benar , mereka semua adalah orang orang yang sangat dia percayai . Tujuh orang itu adalah pengawal pengawal pribadinya .


" Kalian .... "


" Maaf Tuan , kami tidak bermaksud menyakiti Nyonya Muda "


DEEGGHHH ...


Hiro bahkan hampir saja melupakan keadaan istrinya , ketika menoleh ke belakang dia melihat Mayleen sedang duduk dengan kepala terkulai di atas lututnya . Sangat terlihat jika gadisnya sudah sangat lelah .


" May ... sayang !! "


Perlahan ia melangkah mendekat dan duduk berjongkok dengan membelai kepala gadisnya . Di kecupnya pucuk kepala istrinya dengan sangat lembut , tak dia pedulikan tatapan Nanami ataupun tatapan dari para tetua yang sedang melihat ke arahnya .


" Hai ... kau tak apa apa ?? Kita ke rumah sakit sekarang ! " bisik lembut Hiro dengan dua tangan yang akan merengkuh tubuh istrinya .

__ADS_1


" Tidak ... aku tidak mau ke rumah sakit , aku tidak apa apa ! "


" Tapi lukamu masih mengeluarkan darah May , jangan bandel "


" Tapi aku benar benar tidak.apa apa !! Jangan marahi mereka lagi , jangan apa apakan mereka lagi ! " lirih May menunjuk tujuh orang yang tubuhnya penuh luka akibat amukan suaminya .


" Tadi kami hanya sedikit olah raga malam sebelum menyantap makan malam . Ya kan Tuan Nakamoto !? "


Kepala pengawal yang sekaligus menjadi pengawal pribadi Hiro itu hanya mencoba tersenyum dan menundukkan kepalanya . Bahkan Nyonya Mudanya tidak menaruh benci sedikitpun pada mereka bertujuh .


" Maafkan kami Nyonya ... "


" Dia berubah menjadi wanita lembut jika ada di depan kita !! "


" Buuu !!!! " pekik Hiro yang terpancing emosinya ketika mendengar suara bernada sinis dari ibunya . Pria itu tahu wanita yang telah melahirkannya itulah yang menjadi dalang semua ini .


" Jaga sikap ?? Dan ketika istriku sedang di bantai ketujuh b*jingan ini kalian sedang duduk santai menikmati pertunjukannya ... ltu yang kalian sebut dengan jaga sikap !!? Wanita yang terluka ini adalah istriku yang artinya jika melawannya berarti kalian semua sudah melawanku ! "


" Kau sudah lihat bukan betapa liciknya ibumu ?? Dia melakukan segala cara untuk tetap berkuasa . Dia singkirkan semua orang yang dirasa akan merugikan kedudukannya . Mungkin kakakku meninggal karena merasa tertekan dengan keberadaannya "


PLAKKK ...


Sebuah tamparan keras mendarat di wajah pria yang mereka kenal sebagai adik ipar dari nyonya besar Yoshida ..


" Jangan pernah sebut suamiku dengan mulut kotormu !! " hardik Nanami dengan pandangan penuh kebencian pada adik suaminya itu .


" Aku masih mau mengundangmu ke sini hanya karena masih ada nama Yoshida di belakang namamu . Jangan sekali kali mempengaruhi putraku "

__ADS_1


" Dia punya mata !! Dia bisa melihat betapa jahatnya dirimu yang membiarkan menantumu sendiri menjadi bahan tontonan orang banyak . Sepertinya aku harus pergi dari tempat ini , tontonan seperti ini sangat memuakkan bagiku . Kalian tak lebih dari badut lucu bagiku "


Setelah pria itu pergi , Hiro mendekat ke arah ibunya .


" Sekali saja aku ingin bertanya pada lbu ... apa maksud lbu dengan menjadikan istriku menjadi sebuah tontonan untuk mereka ?? "


" Apa kau tidak percaya pada lbumu ?? "


" Itu bukan jawaban pertanyaanku .... "


" Apa kau akan percaya pada ibumu jika aku menceritakan kebenarannya !???? "


" JAWAB !!! Begitu sulitkah menjawab pertanyaanku !!!? " teriak Hiro penuh kemarahan yang membuat semua orang di tempat itu terlonjak kaget .


" Heiii sudah yaa ... jangan marah lagi . Kau jelek kalau marah marah "


Hiro tersadar ketika merasakan dua tangan melingkar erat di perutnya . Suara lembut istrinya mampu meredakan emosi yang sudah berada di puncak kepalanya .


" Ibu tidak pernah bermaksud buruk padaku , sebanyak apapun dia perlihatkan kebenciannya padaku semakin mataku terbuka jika dia mulai menyayangiku " ucap Mayleen dengan mata mengintip sang mertua dari balik punggung suaminya .


" Sayang ... "


" Kau adalah kehormatanku tapi surgamu ada di telapak kaki lbu , tak akan penah aku ijinkan kau melawan surgamu ! Banyak hal yang ia simpan sendiri , apa yang kita lihat tidak seperti yang kita pikirkan "


Nanami membuang mukanya ketika sang menantu malah membelanya di depan putranya .


" Gadis nakal ... " lirih wanita parubaya itu .

__ADS_1


__ADS_2