Hurt

Hurt
137


__ADS_3

Dan diruang tengah para wanita juga sedang berbincang . Mereka menonton sebuah film dengan berbagai kue yang terhidang di meja . Dan Anna sedang memangku sebuah toples berisi kue kering yang isinya hanya tinggal seperempat toplesnya , tentu saja karena nyonya muda Al Shamma itu sudah memindahkan ke perutnya .


" Ada yang aneh denganku Kak ?? Kenapa kau dan Rose terus memperhatikan aku !? "


" Kalau tidak salah saat makan malam tadi kau sudah menghabiskan dua mangkuk sup , dua porsi steak daging , satu mangkok besar puding rainbow dan belum kue kue yang tadi kau makan . Dan sekarang kau bisa lihat toples yang kau pangku sudah hampir habis isinya . Kurasa ada yang salah dengan perutmu Ann " kata Safa yang sedang mengupas sebuah apel berwarna hijau . Akhir akhir ini memang dia lebih suka makan buah , terutama bush dengan rada asam .


" Biasanya kan aku juga sangat suka makan , ya kan Rose ? Dulu saat malam kami sering membuat mie instan dengan telur walau kami sudah makan malam " timpal Anna yang menilai nafsu makannya masih dalam batas kewajaran .


" Jika di lihat lihat bukan hanya Nyonya Anna yang aneh disini , tapi andapun juga Nyonya Safa ! Anda tidak suka bau bawang , apa biasanya memang begitu ??! " tanya Rose .


" Tidak , aku tidak pernah bermasalah dengan bawang sebelumnya . Hanya saja dari kemarin aku memang sedikit tidak menyukainya " jawab Safa yang geleng geleng kepala karena baru saja Anna mengambil beberapa iris apel yang telah dikupasnya .


" Dulu ada maid di sini yang mengalami hal yang sama seperti nyonya nyonya setelah menikah . Dan satu bulan setelahnya dia dinyatakan hamil oleh seorang dokter "


" Apa maksudmu kami berdua sedang hamil !? "


" Bukan hal yang tidak mungkin kan !? "


Safa tampak berpikir , mungkin dugaan Rose ada benarnya karena setiap malam dia dan suaminya selalu memadu cinta . Dan mereka tak pernah sekalipun menggunakan pengaman .


" Ann apa kau berpikiran sama denganku ?? "

__ADS_1


" Ya Kak ?!! Ehmmm sepertinya kita memang harus ke dapur ... "


" Maksudmu ?? " tanya Safa yang mulai gemas dengan tingkah sahabatnya yang dari tadi tidak berhenti mengunyah .


" Setelah aku pikir pikir tidak apa apa jika puding kelincinya kita makan saja . Sayang jika dibuang , lagipula kan hanya bentuknya saja yang menyerupai hewan imut itu "


Rose spontan tertawa mendengar jawaban itu , sedang Safa hanya menggeleng gelengkan kepalanya .


" Ckk bukan itu Ann , dengarkan ini baik baik ! Rose berpikir jika kita berdua sedang hamil "


" Oooooo hamil ya .... APA KAK !! HAMlL ??? "


*


Dengan menggunakan jasa seorang kurir Safa membeli test pack yang akan mereka gunakan esok harinya .


" Kak ... "


" Hemmm ... kau belum tidur sayang ?? "


" Apa Kak Abbio merasakan ada hal yang aneh yang terjadi padaku akhir akhir ini ?? "

__ADS_1


" Tidak ... semua masih wajar di mataku , hanya saja kau bertambah menggemaskan " jawab Abbio sambil terkekeh .


Anna tambah mengeratkan pelukannya , ia sangat berharap bahwa besok hasil tesnya adalah positif . Dia ingin seorang bayi segera hadir di antara mereka . Kehadiran seorang anak akan mengikat kuat hubungan mereka .


" Akhir akhir ini nafsu makanku luar biasa , apa tidak apa apa jika suatu saat aku menjadi gendut ?! "


" Aku tidak pernah mempermasalahkan seperti apa bentuk tubuhmu sayang , tapi sebaiknya jaga pola makanmu . Karena pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan kita . Apa kau nyaman jika tubuhmu menjadi besar ? Aktivitasmu pasti akan sangat terganggu , kau akan menjadi mudah lelah dan mungkin kesehatanmu juga akan terganggu "


" Apa itu artinya aku tidak boleh menjadi gendut ?? "


Abbio tak menjawabnya , dia hanya mengeratkan rengkuhannya pada sang istri yang tidur berbantal lengan kekarnya . Tak berselang lama Abbio sudah mendengar nafas teratur wanita dalam rengkuhannya . Di kecupnya pelan dahi sang istri yang sudah berada di alam mimipinya .


Tak ia pungkiri beberapa hari terakhir ini dia merasakan perubahan pada diri Anna . Wanita cantik yang sudah menjadi istrinya itu menjadi sangat manja , berhasrat tinggi dan sangat suka makan . Tapi bukannya terganggu , rasa cintanya malah tumbuh beribu kali lipat ketika melihat itu semua .


" Kak ... "


" Kok bangun sih , tidur ya sayang ini sudah sangat larut "


" Tapi aku belum mendengar pernyataan cintamu ! Apapun yang terjadi jangan pernah meninggalkan aku ... "


" Aku mencintaimu sayang ... aku sangat mencintaimu ! Sampai kapanpun aku akan berada di sisimu "

__ADS_1


" Janji ?? "


" Sayaaaanngg .... tidurlah atau aku buat kau menjerit di bawahku "


__ADS_2