
" Sudah kau selidiki pesawat pribadi milik tuan Hiro waktu itu Bry ?? Aku sudah cek tidak ada landing pesawat pribadi atau komersial di jam yang seharusnya pesawat itu tiba di Jepang " kata Zahid yang siang itu duduk di kantor CEO bersama kakak dan tangan kanan Al Shamma .
" Ckk ... susah sekali mendapat info tentang penerbangan mafia Jepang itu "
" Maksudmu kau tidak mendapatkan informasinya ?? "
" Aku tidak akan di posisi ini jika tidak mendapatkannya " kelakar Bryan sambil tertawa .
" Cihh ... kelamaan !!! "
" Siapa bilang ?? Aku langsung menyelidiki Tuan Hiro ketika mendengar dua gadis kalian hilang "
BUGGHHHH ....
Abbio memukul lengan Bryan cukup keras , pria itu sudah mendapat info tapi selama ini dia bungkam walau melihat dia dan adiknya kelimpungan dan kesetanan mencari gadis gadis mereka .
" Awwgghh ... kenapa memukulku !? Memang di mana salahku !? "
" Otak udang ! Sahabat tidak ada akhlak ... apa matamu buta jika kami setengah mati mencari info tentang wanita kami ??!!?? "
Bryan terkekeh mendengan dua pria yang merupakan putra dari tuan besarnya sedang marah marah .
" Aku tidak bisa mengatakan apapun jika tanpa ijin seseorang , dan kalian pasti tahu siapa dia "
" Ya Tuhan .... apa dia juga menemuimu kemarin !? " tanya Zahid .
" Ya ... sebelum beliau menemui kalian tadi malam . Sekitar dua bulan yang lalu tuan besar menelponku , dia berharap aku tidak ikut campur dengan urusan kalian mengenai gadis gadis itu "
__ADS_1
Dua putra Al Shamma hanya bisa memijit keningnya , pantas saja orang orangnya seperti orang orang bodoh selama ini . Bahkan informan handal mereka tidak bisa mendapat kabar apapun tentang dua gadis itu .
" Tuan besar bermaksud baik , selama ini kalian hanya fokus untuk memperkuat bisnis kalian . Kalian lupa jika menjadi ' besar ' tidak hanya tentang bisnis . Tapi bagaimana juga tentang bagaimana mencari solusi terbaik untuk sebuah masalah , menjalin hubungan baik dengan orang orang kita . Orang orang kita masih sangat setia dan mendengar perintah tuan besar walau beliau sudah mengumumkan bahwa kalian adalah penggantinya . Kalian tahu kenapa ? Karena tuan besar sangat menghargai dan menjalin hubungan baik dengan kami para bawahannya "
Abbio mendengus kasar , tapi ia akui semua perkataan Bryan sangat benar . Selama ini dia hanya terobsesi untuk memajukan bisnisnya . Dia menggunakan orang orangnya jika hanya membutuhkan mereka , hubungan mereka hanya sebatas atasan dan bawahan .
" Tuan besar adalah mafia terkejam di eranya , tapi beliau adalah pria yang sangat setia kawan . Beliau memperlakukan kami sebagai keluarga , bukan sebatas bawahan ! "
" Jadi di mana gadis gadis kami !?? "
" Aku tidak tahu .... "
" Bry please .... "
" Aku tahu informasi tentang pesawat tuan Hiro tapi tidak dengan gadis kalian . Mereka dilindungi oleh orang orang kuat "
" Orang orang ?? "
" Bagaimana bisa mereka bisa berhubungan dengan orang orang kuat !? " tanya Zahid yang langsung mendapat lemparan pulpen dari kakaknya .
" Kau lupa siapa yang menitipkan Anna pada kita ?! "
" Apa mungkin Wicaksono membantu Vio menyembunyikan Anna !? Ok jika mereka menyembunyikan Anna ! Tapi Safa ?? Mereka tidak mengenalnya " kilah Zahid karena merasa gadisnya tidak ada hubungan dengan pelarian Anna .
" Satu bocoran yang akan kukatakan . Kalian harus mendengarnya .... "
" Diam kau pengkhianat !!! "
__ADS_1
Bryan terbahak mendengar ancaman Abbio kepadanya , wajar jika dua pria disisinya sangat marah padanya .
" Safa bukan gadis biasa seperti yang kalian pikir . Dua putri kandung seorang pengusaha besar . Salah satu rekan bisnis kita ... Tuan George Kahl "
" Miliader asal lnggris itu ? "
" Yup ... Safa lahir dari satu kesalahan , kurasa aku tidak perlu menceritakan detilnya ! Ibunya adalah agen rahasia yang terbunuh di saat dia sedang bertugas . Pengasuhnya menitipkan dia di panti asuhan sesuai dengan permintaan terakhir ibunya . Walau George tahu Safa adalah putrinya tapi ia tetap merahasiakan identitasnya . George takut istri sahnya akan melakukan hal yang bisa mencelakai putrinya . Lagipula dua teman Safa dari panti asuhan ternyata adalah adalah agen rahasia , dan tentu saja mereka akan melakukan semua untuk melindungi gadis itu . Atau mungkin saja salah satu dari mereka ada hati dengan gadismu itu ... "
Zahid tercenung , hatinya sakit jika mengingat tentang gadisnya . Dia selalu saja di hantui dengan kesalahan kesalahan yang sudah id perbuat .
" Apa Tuan George masih ada di Dubay ?? "
" Dua bulan yang lalu setelah urusan dengan perusahaan selesai ia pergi ... "
" Pulang ke lngggris ?! "
" Tidak .... "
" Kemana ??! "
" Aku hanya berjanji memberikan satu informasi ... "
Abbio meradang dan menarik kerah kemeja tangan kanannya itu . Tapi sepertinya tidak ada ketakutan di mata pria bernama Bryan itu .
" Katakan atau kukirim kau kerumah sakit sekarang juga !!! "
" Silahkan .... tapi aku tidak akan pernah mengingkari janjiku pada tuan besar !! "
__ADS_1
" Brengsek kau Bry !!! "
" HA ... HA ... HA ... derita kalian itu sih "