Hurt

Hurt
33


__ADS_3

Abbio mendengus kasar' ketika para penjaga gerbang mengatakan bahwa ada seorang wanita yang berkeras untuk menemuinya . Dan dari cctv ia tahu bahwa wanita itu adalah Sheera , wanita yang sudah tidak ingin ia temui .


Wanita itu akan mengancam bunuh diri jika para penjaga tidak memperbolehkan dia masuk . Sebenarnya sudah berkali kali ada kejadian seperti ini , tapi kali ini sepertinya Sheera membawa pewarta untuk menemaninya .


Orang orangnya sudah mengamankan pewarta itu , tapi Abbio tetap tidak mau ambil resiko jika suatu saat kabar ini akan meledak ke permukaan . Abbio tak mau nama besar Al Shamma rusak hanya karena ulah mantan artis picisan itu .


Akhirnya Abbio bersedia berbicara dengan Sheera dengan tetap membawa pewarta itu ikut serta . Karena dia pikir tak ada rahasia diantara dirinya dan Sheera .


" Hai sayang ... lama tidak bertemu " sapa Sheera pada sulung Al Shamma yang sedang duduk diruang tamu tanpa mau melihat ke arahnya .


" Maaf jika aku harus menggunakan cara ini sayang , dua tahun aku menahan ini semua seorang diri . Tidak seharusnya kau meninggalkan aku dalam keadaanku yang terpuruk . Bukankah kita saling mencintai !?? "


Sheera diam ketika dia melihat Abbio tidak merespon satu katapun darinya . Air matanya jatuh dipipinya , wanita itu mulai tersedu berharap Abbio tersentuh dengan tangisannya .


" Aku mengandung dan melahirkan anak kita seorang diri , tanpa dukungan siapapun . Anak kita laki laki , aku memberinya nama Damian ! Bukankah dulu kau berharap ingin mempunyai anak laki laki untuk penerus Al Shamma !!? Tuhan mengabulkan doamu .... "


" Sudah !?? "

__ADS_1


" Aku akui aku bersalah pernah berselingkuh , tapi sungguh hanya kaulah pria yang ada di hatiku . Aku benar benar mencintaimu sayang !! Tak adakah maaf untukku demi anak kita ?? "


" Sudah !!!? "


" Apa maksudmu sayang !? Kau tidak sedang membatasi bicaraku kan ? "


" Tidak ... aku tidak akan menyela bicaramu . Jika kau sudah selesai maka giliranku berbicara . Hanya itu "


" Hanya itu yang ingin aku katakan , aku hanya minta satu kesempatan demi anak kita "


" Jika begitu giliranku sekarang , jangan mencoba untuk menyelaku ! "


" Aku akui aku pernah menjalin hubungan denganmu . Sepertinya aku masih naif dan bodoh saat itu hingga percaya dengan wanita ular sepertimu . Aku pernah menyentuhmu , tapi aku bukan orang yang pertama untukmu . Dengan liciknya kau buat aku seolah olah yang telah mengambil kesucianmu . Dan untuk bayI bernama Damian itu kita bisa membuktikan itu lewat tes DNA . Aku akan bertanggung jawab penuh atas dirinya jika dia benar benar putraku . Apa itu terdengar adil ?? "


" Kenapa harus selalu pria yang di untungkan !!! Dia anakmu !!! "


" Sudah aku ingatkan untuk tidak menyelaku tapi kau melanggarnya . Dave tolong tunjukkan pada mereka .... "

__ADS_1


Seorang pengawal bertubuh tegap membawa sebuah laptop ke meja dan diarahkan pada jurnalis dan Sheera yang kebetulan duduk bersisian .


Dave memutar cctv dimana menunjukkan banyak sekali pria yang terhubung dengan dunia hiburan telah menikmati tubuh mantan artis itu . Dan itu terjadi sebelum Sheera memounyai hubungan dengan Abbio .


Dan yang terakhir adalah video yang membuat muka Sheera pucat pasi . Adalah pengakuan seorang produser yang berusia tidak muda lagi , yang mengakui bahwa anak dalam kandungan Sheera adalah anak kandungnya .


Produser itu tidak bisa bertanggung jawab pada Damian karena hal itu akan mencoreng nama baik keluarga besarnya . Dan untuk menjaga reputasinya akhirnya Sheera menjatuhkan pilihan pada Abbio agar bertanggung jawab .


" Sudah jelaskan apa maksudku ? Aku menghindarimu bukan karena aku pengecut . Kau tahu bagaimana sifatku waktu itu , aku tidak mau melukaimu atau bayi dalam kandunganmu karena bagaimanapun aku juga terlahir dari rahim seorang wanita . Walau aku akui sangat mudah bagiku untuk melenyapkanmu !! Jadi jangan buat aku berubah pikiran . Sekarang aku minta pergi dari sini ... "


Setelah berkata seperti itu Abbio segera meninggalkan ruang tamu . Sedang Sheera masih saja belum bergerak dari tempatnya . Dia pikir usahanya kali ini akan membuahkan hasil .


Dulu Abbio tak pernah tega jika melihatnya menangis , walau terkenal sebagai klan mafia pria itu sangat menyayanginya . Apalagi setelah ia menipunya bahwa ia sudah menyerahkan kesuciannya pada putra mafia itu . Dengan hanya menggunakan pewarna merah yang dituangkan di sprei ia bisa mengelabui sang pewaris Al Shamma .


Sementara itu Abbio melihat Rose sedang membereskan dapurnya . Tidak seperti biasanya maid itu sangat gugup melihatnya . Abbio tahu ada sesuatu yang membuat gadis itu gelisah .


" Apa dia kesini tadi !? "

__ADS_1


Dan dia menghela nafas ketika gadis itu mengangguk pelan . Dia mengakui kesalahannya di masa lalu , waktu itu dia tak berpikir akan menjadi seperti ini .


Daddynya benar , apapun yang terjadi seharusnya seorang pria tidak melakukan hubungan terlarang sebelum adanya pernikahan . Seorang pria harus bisa menghargai pasangannya jika ia benar benar mencintainya . Dan Abbio berjanji akan menjaga hatinya untuk sebuah nama yang sudah terukir di hatinya .


__ADS_2