
Keesokan harinya akhirnya Anna di boyong kembali ke Dubay oleh suaminya , demi kenyamanan sang istri Abbio menggunakan jet pribadinya .
" Kenapa tidak pakai pesawat komersial saja sih Kak , lebih banyak temannya !! Lagian sayang duitnya ... "
" Aku beli pesawat demi kenyamanan perjalanan keluarga kita sayang , lagipula aku sering ada perjalanan mendadak dan jika pakai pesawat komersial bisa bisa kliennya kabur duluan kalau aku telat "
Tak lama kemudian mereka sudah landing , Anna sedang menyuapi puding yang tadi sempat ia buat sebelum berangkat .
" Kenapa harus repot repot bikin makanan sayang ! Jika kau ingin makan sesuatu kau tinggal panggil mereka saja " kata Abbio menunjuk dua orang wanita cantik.yang ada di belakang kabin .
" Aku yang jadi istrimu ... bukan mereka !! Atau kau lebih nyaman jika dilayani mereka ? Kalau begitu panggil mereka dan suruh mereka menyuapimu makan "
Setelah berkata seperti itu Anna beranjak dan berjalan menuju kamar pribadi yang tersedia di dalam.pesawat itu .
" Hei sayang !!! Kok marah sih ....bukan itu maksudku !! Aku hanya tidak ingin kau terlalu lelah ... "
" Jadi benar kan kau lebih suka di layani oleh mereka !!!! Awas aku mau tidur ... aku capek !! " sinis Anna ketika tangan suaminya mencoba meraih tubuhnya .
" Ya Tuhan ... sayaaaanngg !! "
Abbio mengikuti sang istri masuk ke ruangan pribadinya . Senyumnya mengembang ketika wanitanya merebahkan tubuhnya di ranjang .
" Kau sedang memancingku sayang !? "
" Ckk ini bukan laut !! Tak ada apapun yang bisa di pancing dari sini ... " kesal Anna menyembunyikan wajahnya dibalik bantal .
Abbio melepas sepatunya dan naik ke atas ranjang . Di balikkan tubuh sang istri agar menghadap padanya .
" Sayaaaanngg .... suapin lagi yuk !! Tadi katanya bikin ayam gaplek . Katanya khusus di buat untukku "
__ADS_1
" Sana minta bikinin makanan ke Embak Embak cantik itu saja !! "
" Kamu tambah cantik kalau lagi ngambek , jadi gemes banget sama kamu . Boleh yaa .... yaaa !! Pengennn ! "
" Kakak mau apa ??! " pekik Anna yang merasakan dua tangan kekar itu sudah menelusup masuk di lain penyangga atasnya .
" Kak ... emmmpphhhtt !! "
Tak menyia nyiakan waktu Abbio langsung menyambar bibir yang dari tadi sudah mengerucut itu . Dua tangannya pun sudah meremas lembut dua bukit yang masih dilapisi kain penyangganya .
" Di lepas ya ... "
" Apanya ??!? "
" Ya semuanya ! Susah pegangnya kalau masih pakai baju "
" Tapi ini kan di pesawat Kak ! Masa mau begituan di sini sih ... "
" Aaaaaa .... " pekik Anna ketika Abbio sudah berhasil melepas rok beserta kain segitiga yang ada di dalamnya . Dua kakinya pun sudah di buka lebar lebar .
" Sayaanngg ... "
" Kak ... jangan !!! Awww geliii ..."
Tubuh Anna serasa di bawa melayang ketika bibir dan lidah suaminya bermain dengan rakus di area bawahnya . Tubuhnya melengkung ke atas ketika ia merasakan hisapan hisapan kuat dari bibir yang selalu saja bisa membuatnya terbang ke awan itu .
" Kau selalu aja membuatku gila sayang "
Setelah puas bermain dibawah sana Abbio segera memposisikan dirinya untuk melanjutkan ke permainan intinya .
__ADS_1
" Kaakkk ... argghhhhh "
Anna meremas sprei dengan kedua tangannya keuika tubuh Abbio sudah bergerak semakin cepat dan semakin dalam . Suara ******* mereka terdengar bersahutan di iringi bunyi penyatuan di bawah sana .
Belum sampai pada puncaknya Abbio membalikkan tubuh mungil itu , diambilnya satu bsntsk untuk mengganjal bagian bawah perut istrinya . Anna pun hanya pasrah dengan posisi yang diinginkan sang dusmi karena ia merasa belum punya pengalaman banyak tentang penyatuan suami istri .
" Akkkhhhh Kak !! Pelaaannn .... "
Ada sensasi rasa berbeda dengan posisi membelakangi seperti ini , ada sedikit ngilu walaupun tertutupi rada nikmat yang tiada taranya . Terasa sangat sesak dan penuh ketika sang suami menggila dengan gerakan yang lebih cepat .
" Kaaakkkk ..... "
" Sama sama sayang !! "
Dan tubuh Abbio ambruk diatas ounggung sang istri setelah mereka menjerit bersamaan . Dengan nafas yang belum beraturan Abbio menciumi tengkuk istrinya yang terlihat berkeringat .
" Awas ihhh ... berat !! " rengek Anna ysng merasakan sang suami masih setia di atas punggungnya .
Abbio membalik tubuh sang istri dengan tetap berada di atasnya .
" Kakak mau apalagi !? "
" Belum gigit yang ini sayang .. " tunjuk pria itu pada dua bukit yang masih mengenakan penutupnya .
" Tapi kan udah selesai mainnya !!! "
" Siapa bilang ??? Ada sekitar empat jam lagi kita sampai , masih cukup untuk dua atau tiga kali lagi permainan ... Sekarang kau yang di atas "
" Tapi aku tidak bisa Kak !! "
__ADS_1
" lkuti saja nalurimu ... kau akan tahu seperti apa permainannya " lirih Abbio yang kemudian disibukkan oleh dua bukit yang menggantung tepat di depannya .
Dua manusia itu benar benar memanfaatkan seluruh waktunya untuk kebersamaan mereka dengan harapan suatu saat ada sebuah kehidupan diperut istrinya sebagai anugerah dari Sang Pencipta .