INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
LUPA, FORGET ATAU LALI?


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Naik motor aja Mas," pinta  Adelia.



"Mas ada motor kan di sini."



"Mas ada motor tapi ini malam. Dingin buat kamu nggak baik," dengan tegas Sonny menolak permintaan Adelia.



"Sekarang pakai jaketmu."



"Nanti aja lah kalau pas turun mobil," Adelia membawa jaket tapi sudah memakai pashmina.



"Awas ya turun dari mobil nggak pakai jaket," ancam Sonny.



"Iya cerewet," jawab Adelia dengan kesal.



"Mau lihat apa?"



"Tengah malam acaranya yang bagus apa?"



"Banyak sih tari kecak juga ada yang sampai malam tapi kan kita udah pernah nonton tari  kecak buat apa nonton lagi ?" 



"Kita cari makan malam aja deh Mas yang enak tengah malam," jawab Adelia cepat.



"Kamu tuh lupa, *forget*  atau *lali*?" protes Sonny.


__ADS_1


"Kenapa emangnya?" tanya Adelia tanpa sadar.



"Aku kan barusan makan masa diajak makan lagi?" protes Sonny.



"Eh, aku lupa. Ya udah snack aja Mas minum temenin aku makan cari yang bebakaran biar enak tengah malam," pinta Adelia.



"Ya udah," Sonny pun mengarahkan mobilnya ke pantai yang banyak makanan tengah malam.



Belum tengah malam sih baru jam 10.00 maksudnya kan nanti sampai tengah malam.



Saat mereka baru turun dari mobil tak sengaja Adelia kembali melihat Jeffry. Tapi kali ini bertiga. Jeffry dengan kekasihnya dan seorang lelaki lain.



"Mas kalau *urgent*, aku boleh bersandiwara?" Adelia ingin minta bantuan Sonny.



"Maksudmu?" tanya Sonny bingung.




"Aduh Adelia nggak usah digubris. Lupakan dia." Sonny memberi saran untuk Adelia.



"Aku juga udah lupain cuman kemarin dia bikin keqi jadi aku sewot," Adelia masih keqi.



"Aku ngerti kayak gitu tapi nggak usah bales kalau kamu bales berarti kamu sama ama dia. Bukan aku nggak mau nolong."



"Kamu peluk aku, cium aku, juga aku nggak nolak. Dan aku enggak rugi.  Tapi kan nggak perlu seperti itu. Untung kamu minta tolong aku. Kalau ama lelaki lain, kamu bisa dimanfaatin! *Don't ever do that to another guy again*."



Adelia baru sadar dia terlalu terbawa emosi. '*Bener kata mas Sonny, lelaki lain pasti akan cari kesempatan. Atau kalau mas Sonny suka aku dia pasti akan sengaja biar bisa meluk bahkan nyium aku. Ya ampun stupid banget sih*!'


\*\*\*


__ADS_1


Sonny memesan dua cangkir cappucino untuk mereka ditambah sosis bakar satu porsi. Satu porsi isinya dua ya sosis jumbo. 



"Mau nyobain Mas?" Adelia menawarkan sosis bakar miliknya.



"Nggak ah," tolak Sonny.



"Cobain dikit aja,"  paksa Adelia. Adelia menyorongkan garpu dengan sepotong kecil sosis bakar miliknya.



Saat itulah tanpa sengaja Jeffry melihat Adelia sedang menyuapi seorang lelaki.



Nah lo.



'*Oh rupanya lelaki kecil kemarin itu adik lelaki ini. Wajah mereka mirip*,' batin Jeffry dengan mata pedih melihat kemesraan itu.



"Enakan Mas?"



"*Not bad*, tapi cukup. Enggak mau lagi," jawab Sonny sambil menggeleng tak mau disuapi lagi. Adelia tertawa karena penolakan Sonny.



Tawa lepas Adelia terlihat oleh Jeffry. '*Tak ada tempat lagi untukku kembali kah*?' tanya Jeffry dalam hatinya.


\*\*\*


***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING ya.



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1676397232407.jpg)


__ADS_1


Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING itu ya.


__ADS_2