
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Mendengar pencerahan yang Made berikan Mukti makin menyesal. Karena cintanya pada Vio dia sampai tak menyadari hal itu. Mukti makin sàdar akan kesalahannya.
"Benar. Saat bertemu denganku di Kediri, Vio tahu aku adik mamas dan anak pak Abu. Mengapa dia terus ingin melanjutkan misinya tapi juga ingin menikah denganku?" Cetus Mukti dengan keras.
"Bahkan rencana menikah siri itu ide darinya dengan alasan agar aku yakin kalau dirinya tak akan berpaling dariku!"
"Jadi dia memang licik dan ingin menjebakku. Aku yakin dia akan lempar kesalahan padaku. Dia akan bilang ide korupsi itu ide dari aku karena aku ingin semua harta papa!"
"*Please help me* De, aku ingin kau temani aku. Agar bila aku ditendang, ada yang membawa bangkaiku keluar dari rumah itu," sampai sini Mukti baru sadar dia berada di pusaran yang dibuat Vio. Perempuan yang dia anggap sangat lugu.
"Itu masalah internal bro. Hadapilah! Aku tak bisa ikut campur. Aku akan mengantarmu dan menjemputmu lagi. Bukan tak mau membantumu. Hanya tak bisa ikut campur."
"Sehabis kau selesai dengan keluargamu, aku baru akan kembali ke Jogja. Malam ini aku sudah tidur di rumah ajik. Karena Pricilla sudah diusir ajik dari rumah itu," Made memberitahu Mukti untuk gentle menghadapi keluarganya.
\*\*\*
'*Mas, habis ini aku akan telepon. Jangan bicara. Dengarkan saja semua aa yang Mukti akan katakan*,' itu pesan dari Made tadi.
__ADS_1
Lalu Sonny pun menyiapkan ponsel Ambar untuk merekam semuanya saat telepon Sonny terhubung dengan telepon Made.
Sonny dan Ambar tak percaya mendengar semua percakapan Mukti dan Made yang memang langsung Sonny rekam saat Mukti menghubunginya.
Jadi tadi pembicaraan Mukti dan Made live mereka dengarkan.
Sonny mengganti nomor di telepon Ambar dengan nomor perdana baru lainnya. Lalu dia kirim rekaman tadi ke nomor Menur. Sesudah itu nomor itu langsung Sonny ganti kembali ke nomor Ambar yang diketahui Aksa.
Sonny yakin habis ini Airlangga akan tahu soal pernikahan Mukti.
"Jahat sekali ya Vio. Dia menjebak Mukti. Mukti terlalu bodoh masih mau membela orang seerti itu."
"Sesudah tahu seperti ini. Apa mama tetap ingin bercerai dengan papa?" Tanya Sonny.
"Selama ini mama sudah jadi yang kedua oleh papamu. Bukan oleh perempuan lain. Tapi oleh Mukti! Bahkan papamu tunduk pada permintaan Mukti agar pernikahanmu ditunda!"
"Rasanya toleransi Mama sudah habis," jawab Ambar datar. Tak ada sedih atau amarah.
__ADS_1
"Tapi Mamas ambil hikmahnya Ma. Kalau tak ada penundaan itu, Mas sudah menikah dengan seorang sampah licik yang mungkin lebih licik dari ibu kandung Mukti." Dalam kondisi seperti ini Sonny masih saja bisa mengambil sisi positif.
"Iya juga sih." Ambar membenarkan apa yang diucapkan putra sulungnya.
Jujur memang Ambar berpikir ulang untuk bercerai dengan Abu. Tapi dia tak akan mau begitu saja memaafkan lelaki itu. Dia akan menghukumnya dengan sangat keras.
\*\*\*
Saat pesan dari nomor tak dikenal masuk, Menur sudah terlelap. Mereka masih menginap di rumah Abu di Bali. Airlangga masih ingin tahu apa jalan yang akan Abu ambil berkaitan dengan kenyataan kali ini.
'*Jangan sampai pesan ini diketahui Mukti. Kalau dia tahu ada rekaman ini, tentu dia tak akan mau lagi bercerita ada sumber utama pembuat rekaman*.'
'*Ini hanya untuk membuka mata anda bagaimana kelicikan Vio dan butanya Mukti*!
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.