
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Farhan dan Fahri tentunya sangat senang mereka itu perjalanan pertama mereka naik kereta karena selama ini mereka kemana-mana naik pesawat atau naik mobil. Mereka sejak semalam tak henti membicarakan rencana perjalanan ini. Farhan sudah mengisi batere ponselnya agar tidak ada kendala membuat foto-foto perjalanan mereka.
Aksa tentu juga sangat senang ketika saat salat Subuh berjamaah diberitahu Adelia akan memenuhi janjinya mengajak dia ke pabrik coklat Monggo.
Semua senang melihat Fahri dan Farhan bahagia menaiki kereta.
"Senang ya Dek?" tanya Laksmi pada putra bungsunya itu.
"Iya Ma," ucap Fahri dengan rona bahagia.
"Naik kereta ke mana Dek?" kata Mukti.
"Kita ke Jogja," Farhan menjawab mewakili adiknya.
"Ya kita ke Jogja, nanti kita lihat pabrik coklat Monggo ya," kata Adelia.
"Impiannya Mas Aksa," kata Adelia lagi.
"Nanti kalian bisa bikin coklat sesuai dengan kreatifitas kita sendiri ya," kata Adelia lagi.
"Beneran?" Farhan tak percaya mereka akan mencoba membuat permen coklat sendiri.
"Beneran, kalian bisa bikin coklat ," jelas Sonny.
Semuanya tentu senang. Mereka benar-benar menikmati perjalanan. Eyang Angga juga senang karena cucu-cucunya saling perhatian walau pun mereka sudah tahu kalau yang kecil dua ini bukan sepupu kandung mereka.
"Terus nanti dari stasiun naik apa Mas," tanya Ambar. Dia berpikir dengan pasukan segitu banyak tentu sulit naik taksi.
"Tenang aja panitia udah menyiapkan hal yang terbaik," canda Adelia.
__ADS_1
"Serius?" tanya Vonny.
"Iyalah, panitianya hebat kok. Rencana dadakan kalau ibu negara udah minta langsung berangkat," kata Sonny.
"Maksudmu?" Airlangga sedikit tak mengerti.
"Komandan itu ngomong habis kami makan malam di alun-alun Eyang. Mas besok kita ke coklat monggo yuk. Aku mau bawa Aksa ke pabrik coklat, dan kita naik kereta aku karena ingin ajak Fahri dan Farhan naik kereta."
"Begitu tadi malam bilang Eyang, minta siapin mobil jadi saat eyang turun dari kereta kita sudah tak perlu repot, begitu perintah ibu negara tadi malam."
"Hei itu ibu negaraku," kata Mukti.
"Kalau ibu negarmu, kenapa dia bicaranya ke aku?" Balas Sonny.
"Karena Mas kan ajudanku," kata Mukti. Mereka berdua terus bercanda.
\*\*\*
Setiba di Stasiun Tugu mereka sudah ditunggu ELF pariwisata sehingga semua cukup dalam satu kendaraan.
Laksmi senang anak-anaknya ikut piknik dengan kakak-kakaknya.
"Kalian sudah makan semua kan?" tanya Adelia pada tiga adik kecilnya.
"Sudah Kak." Sekarang Fahri pun ikut lengket ke Adelia bukan hanya Aksa.
"Kakak sudah beliin kalian coklat dari Jakarta tapi nanti kita tetap beli coklat kok selain coklat yang kalian bikin sendiri."
"Aku dapat?" tanya Fahri.
"Dapet, Kakak udah beliin kamu coklat dari Jakarta." Adelia mengacak-ngacak puncak kepala Fahri.
__ADS_1
"Asyiiiiik. Kakak emang kakaknya aku kan?" kata Fahri dengan polosnya.
"Bukan itu kakak aku," goda Aksa.
"Mamaaaaa, mas Aksa mau punyain kakak aku," Fahri mengadukan Aksa pada Laksmi.
"Eh nggak usah rebutan. Itu Kakaknya Mas Sonny," ujar Sonny, lalu Sonny memeluk bahu Adelia. Sonny menggoda Farhan dan Fahri karena Aksa nggak mempan dengan godaan seperti itu.
"Ye kalahkan kalian," kata Aksa.
"Enggak apa apa, yang penting bukan punya Mas Aksa," kata Farhan.
Semua akhirnya ketawa lagi.
Laksmi senang anak-anaknya tidak ada yang sedih dengan ketidak hadiran Dwi. Anak-anak sangat dekat dengan papanya.
Akhirnya mereka tiba di Stasiun Tugu mereka langsung naik bus mini pariwisata.
"Pak kita pelan-pelan ya. Seperti aku bilang tadi malam, kita ke coklat monggo dulu agar semua puas. Sudah buka kan pabriknya?"
"Sudah, udah buka kok jam 08.00 mereka udah buka."
"Oke kita ke coklat monggo dulu lalu makan siang di gudeg Wijilan," kata Sonny.
"Siap Mas," maka driver langsung melajukan mobilnya ke destinasi pertama yaitu pabrik coklat Monggo.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul ENGAGED TO HIS SON MARRIAGE TO HIS DADDY ya.

__ADS_1