INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
UNBELIEVABLE


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Awalnya apa penasaran akan pertanyaan Mamas yaitu mengapa bu bidan menghubungi eyang Menur saat Witri akan melahirkan? Mengapa bukan papa yang 'katanya' pemilik benih dalam perut Witri."



"Ceritanya setelah menelusuri jauh kemasa lalu Witri, Papa 'bertemu' dengan NINGSIH sahabat  Witri sejak SMP."



"Ningsih bercerita kalau pada saat SMA Witri itu punya pacar. Karena beda agama dilarang oleh orang tua Witri."



"Ningsih bilang, saat itu mereka sering bertemu dengan tantenya Witri yang bernama Menur."



"Dari Witri, Ningsih bilang bahwa Menur sangat dekat dengan Witri."



"Menur yang melengkapi semua kebutuhan Witri. Uang jajan rutin juga bila akan piknik dan apa pun akan Menur penuhi bila lapor pada Menur."



"Menur sangat itu juga sangat mendukung hubungan Witri dengan pacarnya."



"Akhirnya dari Ningsih, Papa dapat nomor telepon mantan pacar Witri yang bernama Ferry."



"Ferry tanya niat papa apa cari dia. Papa jawab mau tanya tentang adik sepupunya yang bernama Witri."



"Ferry mengakui pernah kenal dekat. Dia bertanya Witri dimana. Artinya sampai papa dan Ferry pisah, Ferry enggak tahu kalau Witri sudah meninggal 25 tahun lalu." 



"Emang kita lagi mujur Ma. Ferry yang kerja di Bandung dan tinggal di Malang lagi ada meeting di Gianyar."



"Akhirnya papa mendatangi Ferry di hotelnya. Menurut Ferry, mereka pacaran saat Witri baru naik kelas dua dan Ferry kelas tiga SMA. Sayang orang tua Witri melarang karena Witri masih kecil dan juga mereka beda keyakinan."



"Tapi ada dukungan penuh dari tantenya Witri yang bernama Menur. Mereka di supply uang jajan dan uang bensin untuk pergi kemana pun."



"Tante Menur itu juga janji ke Ferry akan selalu menjadi pendukung utama hubungan dua sejoli itu.".

__ADS_1



"Suatu kali Ferry dijebak sehingga dia dan Witri tidur bersama. Sehabis itu pagi siang malam mereka selalu melakukannya. Karena eyang Menur membiayai Witri kost di rumah Ferry."



"Sampai tiba-tiba suatu siang eyang Menur datang dan tanya ke Witri BERHASIL?"



"Ferry ada dan pura-pura tidur Ma. Ferry dengar jawaban Witri : belum cek Tante, tapi sudah telat sih,"



"Tante atau eyang Menur lalu kasih plastik kecil ke Witri dan enggak lama Witri teriak "Yes!  Berhasil Tante, Berhasil."



"Oke besok eksekusinya. Begitu  kata eyang Menur."



"Siap Tante,"  lalu Menur pulang sambil memberi uang jajan pada Witri dalam jumlah sangat banyak."



"Ferry penasaran. Eksekusi apa yang dimaksud tante Menur dan Witri. Besoknya Ferry mengikuti Witri sejak pagi. Witri membuntuti papa sejak keluar kantor!"



"Ferry melihat Witri dan temannya datang ke kafe tempat papa sedang bertemu rekanan. Saat papa ngeliat Witri berpura-pura mabuk."




"Sesampai di kamar Witri papa kecapean, papa langsung minum air di gelas yang berada di meja. Air putih dalam gelas kembang-kembang yang ditutupi." 



"Saat itu Ferry lihat papa langsung tidur atau pingsan, atau apalah. Ferry tanya ke teman Witri. Nah Witri bilang papa itu kakak sepupunya, anak tante Menur. Sama Witri Ferry disuruh telepon tante Menur kalau enggak percaya."



"Ferry bilang papa keringetan berpeluh dan tersenyum puas seakan sedang berfantasi. Ferry liat celana papa basah karena ejakulasi."



"Witri minta Ferry membantunya membuka pakaian papa semua kecuali dalaman. Yang buka baju papa tu Ferry dan dua temannya. Sampai pagi papa enggak bangun. Witri main sama Ferry disebelahnya aja papa sama sekali tak terganggu."



"Jadi semua itu juga jebakannya eyang Menur Ma. Dia ngejahatin Mama sejak Mama nikah. Mungkin Imelda ngegagalin pernikahan papa juga skenario dia!"



"Sejak hari itu Witri pindah kost. Waktu Ferry tanya apa dia hamil anaknya, Witri bilang dia sudah diantar tante Menur menggugurkan kandungannya."



"Ferry bersedia jadi saksi kalau malam itu papa tak melakukan apa pun sama Witri karena papa tak sadar."

__ADS_1



"Ferry langsung enggak mau ketemu Witri waktu tau Witri ngebunuh anaknya."



"Jadi Ferry enggak tahu kalau ada Mukti. Dia juga enggak tahu kalau Witri sudah tiada."



"Aku nggak nyangka segitu jahatnya eyang Menur. Dia memang ingin menghancurkan rumah tangga papa sejak awal! Dan dia memupuk prajuritnya sejak Witri SMP!"



"Sekarang eyang Airlangga  diem-diem lagi test DNA tante Laksmi Ma," Sonny memberitahu semuanya pada Ambar.



"Om Ferry udah janji mau bersaksi Ma. Dia mau bantu papa. Ada dua temannya juga yang mau bantu papa." 



"Jadi tujuanku pulang  malam ini aku akan bicara dengan mama tentang keluarga kita Ma. Kita sudah dipecah belah sejak awal sama eyang Menur."



Ambar diam. Tak menyangka semua jadi boneka ibu mertuanya yang terlihat sangat lembut.



"Yang jahat itu, sutradara hamilnya Witri sampai penjebakan papa sebagai penanggung jawab kehamilan Witri adalah eyang Menur!"



 "Eyang tahu benih papa sulit tumbuh maka dia nyiapin agar Witri hamil lebih dulu. Ini bener-bener bi-adab."



"*Unbelievable*." Hanya itu yang Ambar bisa ucap.



"Sekarang semua kunci dipegang Mama. Mama mau diam aja seperti mama simpan hasil test DNA, atau mama ungkap semuanya," Sonny memancing Ambar. 


***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1677481453691.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNCOMPLETED STORY itu ya.

__ADS_1


__ADS_2