INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
JEMBATAN PENGHUBUNG


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Adelia jadi ingat om Abu sahabat papanya. Sekarang keduanya sama-sama berantakan hubungan dengan istrinya karena keduanya sama-sama tak jujur.



Bukan tak jujur karena main perempuan. Tapi keduanya tak jujur karena masalah anak. 



Anak itu pembawa rizky, tapi bisa jadi penyebab kehancuran bila sejak awal salah penanganan.



Adelia ingat saat makan siang om Abu dan papanya di rumah mereka. Disana om Abu menyampaikan undangan agar papa dan mamanya berlibur sekeluarga di Bali.



“Eh, Abu jadi datang hari Sabtu? Dengan istrinya enggak. Mama kangen sama Ambarwati Soetiono,” Vonny memang mengenal Abu dan istrinya dengan baik.



“Sepertinya enggak. Dia sendiri. Nanti dia kesini diantar anak sulungnya yang sering berada di Jakarta walau usahanya lebih banyak di Bandung dan Jogja. Sekarang anaknya masih di Jogja,” Sjahrir menyampaikan info yaang Abu berikan.



“Baik. Jadi hanya dua orang saja ya tamunya. Estimasi tiga orang tamu lah ya. Biar masaknya enggak kekurangan atau kelebihan,” jawab Vonny.


\*\*\*



Assalamu’alaykum,” Adelia memberi salam ketika memasuki rumahnya. Dia langsung menuju teras belakang. 



“Wa’alaykum salam sayank. Sudah pulang,” jawab Vonny.



“*Suda* Ma.” jawab Adel sambil menghampiri papanya.



“Del, ternyata dunia sempit. Yang kemarin mama bilang kalau Sonny mirip anak teman papa, ternyata benar. Mereka juga kaget kalau ternyata kerjasama renovasi itu dikerjakan perusahaan teman sendiri,” Vonny membimbing Adelia ke arah Sjahrir dan Abu.



“*Hallo nona manis. Hei su basar e*?” sapa Abu yang memang pernah lama di Batu Merah Ambon.



“Ha ha ha ha Om *bisa lai. Masa mo kacili tarus*?” jawab Adelia sambil memberi salim pada papanya juga pada Abu. 


__ADS_1


Saat itu Adel baru sadar siapa yang tadi mamanya bicarakan. Dia tadi tak fokus ketika mamanya bicara menyebut nama Sonny.



“*Nyong, kenalkan Om pung nona*,” Sjahrir berkata pada Sonny untuk berkenalan dengan Adelia.



“Sudah kenal Om. Bahkan sejak di Bali kemarin,” jawab Sonny tanpa merasa bersalah.



JLEB ….



“*Lho, ale zenk carita Nona*?” Vonny kaget mendengar kedua anak muda ini sudah kenal sejak di Bali. Vonny ingat saat dirumah sakit mereka berdua seperti dua orang yang belum pernah bertemu.



“Waktu itu Adelia ini mau sewa mobil, tapi armada saya habis Tante. Akhirnya saya tawarkan pakai mobil sport adik saya dengan sewa tetap harga pasaran yang tertera di table list.”



“Tapi entah mengapa Nona marah dan langsung check out dari villa karena merasa saya tipu,” Sonny sengaja membuka semuanya agar ada penengah. 



Sonny tahu bila hanya berdua,  biar mulutnya sampai berbusa minta maaf, Adelia tak akan pernah membuka hati untuk kesalah pahaman yang telah terjadi antara mereka kala itu.




“Om sampai telepon papamu saat kamu tetiba check out lho,” Abu menimpali kehebohan cerita mereka.



“*Suda-suda, katong makang dolo. Poro su baterek ni*,” ajak Vonny. Vonny bilang : sudah ah. Kita makan dulu. Perutnya sudah berteriak karena kelaparan. 



Tentu saja Adelia keqi Sonny membuka semua permasalahan antara dirinya dan Sonny di Bali. Dia menatap Sonny dengan kesal.



“*Ada biking apa Ma*?” tanya Sjahrir pada istrinya. Dia bertanya Vonny masak apa?



“*Abu ada bilang kangen katupat, jadi beta ada biking katupat sa*,” jawab Vonny. Dia masak ketupat santan sesuai pesanan Abu. 



Adelia melihat bagaimana manisnya mama dan papanya.



“*Ale su lupa deng papeda Bu*?” tanya Sjahrir.


__ADS_1


“Mana bisa lupa. Tapi minggu lalu baru *makang papeda deng Osmany* di Bali,” sahut Abu. 



“*Ale ada urus apa deng polisi Del*?” tanya Abu saat mereka beriringan ke meja makan.



“Ada tikus di kantor Om. Untung baru mulai sudah ketahuan. Satu bulan, eh  baru tiga minggu, mereka sudah sikat enam ratus juta. Adel langsung ambil semua data dari CCTV dari lobby sampai ke gudang. Kelihatannya Adel kerja satu hari. Padahal Adel pantau satu minggu,” jawab Adelia.



 “Woow, mantab nih Tante sambalnya,” Sonny penyuka pedas, dia tak malu makan kepedasan siang itu.



”Ketupatnya enak kan Sonn?” tanya Abu.



“Iya Pa, kayaknya bisa nih minta mama bikin di Bali pas Mamas pulang nanti,” Sonny menyebut dirinya MAMAS, karena emang itu panggilannya di rumah.



“Eh ngomong-ngomong Bali, aku mau bilang Ambar undang kalian liburan bareng di Uluwatu,” Abu menyampaikan pesan Ambarwati Soetiono sang istri untuk Vonny dan Sjahrir. Kali ini dia tak bisa ikut ke Jakarta karena si bungsu sedang ulangan umum semesteran. 



“Ambar tak bisa ikut karena Aksa sedang ulangan semester dan semester depat dia akan UAN. Ambar paling senewen kalau Aksa ulangan umum,” Abu memberitahu soal Lukito Laksmana atau yang biasa dipanggil Aksa anak bungsunya yang masih kelas tiga SMP. 



“Mama tu bukan pas Aksa ulangan umum aja. Sejak aku sekolah memang sudah gitu. Bahkan saat aku ujian S1 mama sampai stress berat, padahal akunya santai aja. Maka pas ujian S2 aku bilang setelah selesai ujian,” Sonny memberi komentar kelakuan mamanya membuat semua tertawa termasuk Adelia. 



'*Ah. Mengapa aku dan Aksa harus jadi korban perpisahan kedua orang tua kami? Kalau Sonny pasti tak merasakan kesedihan seperti yang aku rasakan ini*.'



'*Apa kami.berdua bisa jadi jembatan keutuhan rumah tangga papa dan mama kami*?'



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1677142900647.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.

__ADS_1


__ADS_2