
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Humprey Wasahua kaget begitu tahu Prilly meninggal.
"*Katong dua* ( kita berdua ) harus *pi ka ruma duka* ( pergi ke rumah duka ) Ma. Apa pun alasannya tak boleh kita melupakan kalau *katong samua basudara dan dong itu katong pung tamang dekat* ( kita semua bersaudara, dan mereka adalah sahabat )," Humprey langsung menelepon Inge Wasahua istrinya untuk bersiap ke rumah Sjahrir begitu mendengar Prilly meninggal.
\*\*\*
"*Beta seng pung hubungan apa pun Pa, stop jua. Beta seng mo lai urusan deng dia walau dia su meninggal sekali pun. Papa tau, Prilly yang bikin beta pung hidop kelam*!" Jeffry bilang pada Humprey kalau dia tak ada hubungan apa pun dengan. Jeffry bilang tak mau berurusan apa pun walau Prilly sudah meninggal, karena perempuan itu yang membuat hidupnya kelam.
Jeffry tahu, tak mungkin kejadian itu ada bila dia tak bereaksi. Semua itu terjadi karena sama-sama bergerak. Bukan hanya karena Prilly seorang.
Kesalahannya adalah dia terlalu polos. Dia bodoh sehingga begitu dapat mainan baru dia terbius dan tak bisa lepas!
"Biar bagaimana pun kamu pernah tidur bareng bersamanya pasti ada kenangan," cerus Humprey di telepon.
__ADS_1
"*Seng perna ada kenangan Pa. Karena beta seng perna ada rasa deng dia*." Jeffry kesal dikait-kaitkan dengan Prilly. Dia bilang tak pernah ada kenangan ( manis ) karena tak pernah punya perasaan apa pun pada Prilly.
"Pokoknya Papa cuma *mo kase* tahu aja dia meninggal itu pun om Ariel tidak mengabari Papa. Papa dengar dari Papa *pung temang-temang sa*."
"Sio e, apalagi Om Syahrir nggak ngabarin Papa. Lalu Papa *suru beta datang deng pandangan tusukan mata dar dong samua? Enggak Pa. Danke banya. Bukang beta pengecut tapi pasti semua orang akan menuding. Beta su tahu itu beta pung kasalahan di masa lalu. Biar aja tenggelam*."
Jeffry kaget papanya menyuruh dia datang ke rumah duka Sjahrir, padahal papanya tak diberitahu secara langsung oleh keluarga Talabessy.
"Aku enggak ingin mengingat itu lagi Pa. Itu kesalahan fatal yang merubah hidupku seperti sekarang." Ujar Jeffry lelah.
"Oke baik. Nanti Papa akan sampaikan salam mu buat om Ariel aja."
"Iya Pa. Sampaikan salamku pada Om Ariel dan tante Vonny bilang aja aku masih di Batam." Padahal saat itu Jeffy sudah kembali dari Batam. Baru tadi pagi dia tiba dan sekarang ingin istirahat.
__ADS_1
Jeffry mengaku dan menyesali mengapa dia terlalu bodoh mengikuti nafsunya yang tak bisa dibendung. Selama ini dia tak pernah melakukan hubungan badan dengan siapa pun. Dia baru melakukan kesalahan dengan Prilly dua minggu sebelum pernikahannya dengan Adelia. Dan kemudian dia selalu ingin dan ingin lagi seperti dia kecanduan akan kenikmatan berhubungan badan. Keinginan itu sama sekali tak bisa dia bendung.
Sejak Jeffry pertama kali melakukannya, maka setiap hari dia selalu menginginkannya dan tak bisa hanya satu kali pelapasan. Jeffry selalu ingin lebih dan lebih tanpa henti. Dan Prilly selalu dengan senang hati menerima ajakan untuk melakukan hal itu dibelakang Adelia.
Yang Jeffry tak habis pikir. Sejak kejadian di rumah Adelia, tak pernah satu kali pun ada rasa ingin pelepasan lagi!
Apa yang membuat dia tak bisa lepas dari Prilly? Kalau dia memang terobsesi dengan pelepasan, mengapa sesudahnya dia tak pernah berniat jajan?
Adelia adalah kekasih Jeffry sejak pertama. Jeffry teramat mencintai Adelia. Sejak pacaran mereka tak pernah melakukan hal berlebih. Dan Jeffry baru berani mencium Adelia setelah resmi bertunangan dengan gadis itu satu tahun lalu. Mengapa dia harus terpuruk disaat pernikahan dengan perempuan tercintanya?
Jeffry sangat membenci Prilly. Jadi jangan harap dia mau menemuinya lagi. Walau hanya untuk mengucapkan selamat jalan.
\*\*\*
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU
__ADS_1