
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Kamu balik aja ke nomor lama. Nomor baru simpan aja. Enggak perlu diaktifkan. Nanti malah salah kirim pesan pakai nomor itu. Apalagi yang tahu nomor baru itu hanya Mama, Adelia dan Aksa saja kan?"
"Iya Ma. Dan dua orang staff kepercayaanku saja," jawab Sonny.
"Ya sudah kalau nomor lama aktif, nomor baru simpan saja. Enggak usah diaktifkan."
"Mama nomor akan tetap dengan nomor baru Mama. Mama nggak ingin buka nomor lama lagi," kata Ambar sambil mulai memakan spaghetti pesanannya.
"Kamu enggak ada masalah kan nggak Dek?" Sonny bertanya pada Aksa.
"Alhamdulillah enggak ada masalah Mas," jawab Aksa.
"Oke kalau gitu Mas akan berangkat besok siang, takutnya pagi masih ngantuk dan cape. Takut nggak keburu karena kesiangan." Sonny memesan tiket untuk keberangkatan besok siang ke Jogja.
"Mas pesan ke kamu Dek. Jangan pernah terjerat pergaulan bebas. Ingat ada Mas dan Mama yang sayang kamu dan ingin kamu sukses."
"Jangan pikir kesenangan sesaat. Penyesalan dibelakang itu tak bisa menghapus semua kesalahan. Mas mohon kamu berpikir ulang setiap bertindak. Lebih baik salurkan amarahmu pada prestasi," Sonny memberi nasihat pada Aksa yang sedang remaja. Jiwanya sedang labil.
"Akan aku inget semua Mas," sahut Aksa sambil memanggil pegawai gerai untuk dia pesan ice cream karena makanannya hampir habis.
\*\*\*
__ADS_1
Tiba di villa Aksa mulai membereskan bukunya dan baju seragamnya saja. Yang lainnya tidak dia bongkar. Besok sepulang sekolah dia akan bongkar dan langsung dia packing barang-barang yang dikirim ke Jogja.
"Aku baru kembali dari rumah," Ambar bercerita pada Vonny setelah dia membersihkan diri.
"Ada Abu? Apa tanggapannya?" Vonny menjawab antusias.
"Dia tidak ada. Masih di Jakarta menyelesaikan urusan kantor yang sudah Sonny kembalikan padanya. Sonny sudah tak mau membantu Abu lagi. Dia sudah buat surat tertulis yang dikirim via email ke Abu dan surat aslinya Sonny letakkan di kamar Abu di rumahnya di Bali," Ambar tak menyebut kamar kami atau rumah kami. Dia menyebut kamar Abu dan rumah Abu.
"Yang ada malah eyang Airlangga dan eyang Menur yang mungkin menemani Aksa selama Abu pergi kemarin," Ambar menjelaskan siapa yang dia temui di rumah itu tadi.
"Sudah aku bawa semua barang pribadiku. Tak ada sisa. Aku tak pernah ingin kembali ke rumah itu lagi," hanya pada Vonny Ambar bicara jujur tak pernah ingin kembali ke rumah Abu. Mungkin itu juga menyiratkan dia tak ingin kembali hidup bersama Abu. Entahlah.
"Baguslah. Jadi kamu sekarang diinggal di villa?" tanya Vonny.
"Iya aku akan hidup di villa selama menunggu Aksa selesai ujian dan menanti pengumuman."
"Aku sudah berpesan pada eyang Airlangga dan eyang Menur, selama aku di villa aku tidak ingin Abu datang ke villa."
"Aku katakan pada eyang Airlangga dan eyang Menur kalau Abu datang ke villa, itu artinya dia mengusirku. Dan saat itu juga aku pergi dari villa dan pergi dari kehidupannya," jelas Ambar tegas.
"Woow, gila banget," Vonny tak menyangka Ambar bisa bicara seperti itu pada Airlangga dan Menur.
__ADS_1
"Aku sudah sangat terluka ," kata Ambar lirih.
"Iya aku mengerti," balas Vonny.
"Besok Sonny akan kembali ke Jogja. Pekerjaannya sudah terlalu lama dia tinggal," Ambar memberitahu Vonny besok dia hanya berdua Aksa.
"Oke kalau kamu cuma berdua dengan Aksa kalau butuh bantuan khabari aku," pesan Vonny.
"Iya, akan selalu aku khabari. Ya sudah ya aku mau istirahat," kata Ambar.
"Oke selamat istirahat," jawab Vonny.
"Salam buat Aksa ya."
"Akan aku sampaikan besok pagi," kata Ambar.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.