
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
Adelia baru selesai melakukan operasi Caesar pertama yang dia pimpin. Selama ini dia masih bertugas menjadi pendamping. Tentu dia sangat bahagia bisa melakukannya dengan sukses.
Seperti biasa Sjahrir dan Vonny memberi atensi sangat baik. Mereka memberi reward atas prestasi putrinya itu. Tak ada pesta hura-hura, hanya makan siomay di ruangan Vonny menjelang mereka pulang. Hari ini jam empat sore. Vonny memesan siomay ikan asli di resto langganannya.
Tentu Vonny memesan cukup banyak untuk sekalian dia bawa pulang dan satu porsi untuk Joice.
“Kamu enggak butuh sekretaris Del?” tanya Sjahrir.
“Adel masih sanggup atur waktu Adel. Untuk apa bayar orang buat bantu? Semua masih pada batas wajar koq Pa,” sahut Adelia sambil memeras jeruk limo dan dia kucurkan di bumbu siomay miliknya.
__ADS_1
“Kalau kamu sudah kewalahan, kamu bilang papa atau mama ya,” Sjahrir berpesan pada putrinya itu. Dia yakin dalam keluarga, yang terpenting adalah atensi, kasih sayang dan saling care. Bukan semata uang. Entah mengapa Prilly malah tak suka atas semua perhatian yang dia dan Vonny berikan.
“Iya Pa. Tenang aja. Papa orang pertama yang akan tahu saat Adel butuh tenaga pembantu semua kegiatan,” sahut Adel sambil menikmati siomay kegemarannya.
“Eh Ma, sudah siapkan kenang-kenangan buat tante Ambar dan eyang Menur?” tanya Adelia.
“Nah itu yang Mama mau tanya ke kamu. Enaknya bawakan mereka apa ya?” tanya Vonny.
“Stock minyak kayu puti dan minyak cengke masih ada kan Ma. Rasanya ole ole sederhana itu lebih berharga dari pada barang mahal yang kemungkinan besar mereka su punya,” saran Adelia. Dia lebih yakin atensi kita lebih berharga dari nilai nominal barang yang kita berikan.
“Ya benar. Mama juga ada vanili asli dari Ambon sana. Barang-barang itu lebe berharga dari barang mewah,” jawab Vonny. Dalam keseharian kosa kata yang mereka gunakan memang selalu bercampur dengan bahasa asal mereka yaitu bahasa Ambon.
“Iya Pa,” sahut Vonny. Dia tentu tahu akan hal ini tapi sering saja lupa.
Tiga orang, dalam satu rumah dan satu kantor, tapi pakai mobil masing-masing. Ini disebabkan mereka sering berangkat dan pulang tak bersamaan. Baru sore ini saja mereka keluar bersamaan dari rumah sakit dan langsung menuju rumah. Sjahrir dan Vonny menggunakan jasa sopir. Sebaliknya Adelia menggunakan mobil sportnya dan menyetir sendiri. Mobil sport yang sama dengan milik Sonny hanya beda warna.
__ADS_1
***
Tiga bulan sudah dari tanggal pernikahan Jeffry dan Inge Wasahua makin terpuruk. Dia tahu sekarang sudah satu bulan Jeffry bekerja di sebuah kantor. Tak peduli jabatan sang anak. Inge cukup senang. Yang jadi masalah adalah nama baik Jeffry yang masih sering jadi buah bibir di kalangan kerabatnya.
‘Aku harus bagaimana lagi? Kalau pun nanti Jeffry menikah, harus dapat perempuan yang tahu satu kesalahan fatal yang pernah Abang buat. Sehingga dia tak akan kaget dengan berita yang dia dengar dari orang lain. Dan Abang sebaiknya cari gadis yang punya keluarga nrimo,’ Inge selalu berangan Jeffry kelak bisa bahagia.
Ya, Jeffry sudah satu bulan bekerja. Sampai saat ini penilaian yang dia peroleh cukup bagus. Semoga saja Jeffry bisa melewati satu bulan kedepan dengan mulus sehingga dia bisa menjadi karyawan tetap.
Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.
__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.