INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
KE JOGJA


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Aku ingin kamu bantu aku. Aku ingin kabur ke Jogja atau Bandung. Apa kau bisa carikan tempat sementara yang siap huni sambil aku cari rumah. Aku tak mau ke hotel karena bahaya,” Made membuka persoalan dirinya.


“Ada apa?” tanya Mukti pada sahabatnya itu.


Made menceritakan kisruh rumah tangganya dengan Pricilla ( baca cerita tentang Pricilla di novel Yanktie yang berjudul UNCOMPLETED STORY ya ).


“Aku tanya kakakku. Dia punya rumah di Jogja, kalau di Bandung dia kost kecil dan ada staffnya yang nunggu disana. Aku tak tahu dia kontrak rumah atau beli di Jogja itu,” Mukti langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Sonny.


“Assalamu’alaykum Mas,” sapa Mukti pelan.


“Wa’alaykum salam. Tumben telepon De,” sahut Sonny.

__ADS_1


Mukti lalu menceritakan kondisi temannya yang cari rumah untuk sementara dia tinggali sambil dia cari rumah tinggal.


“Pakai saja rumahku yang di desa Pajangan. Disana sepi dan udaranya enak. Tak usah cari rumah kontrakan lain. Nanti aku kirim alamatnya dan hari ini akan aku minta penjaganya bersih-bersih. Pak Warto yang jaga tidak tinggal disana. Biarkan dia bersih-bersih kebun satu minggu sekali. Itu tetap Mas yang bayar,” sahut Sonny.


Sonny malah senang bila rumahnya di Jogja ada yang nempati. Rumah kuno besar dengan enam kamar memang dia beli karena suka dengan bentuknya juga kebunya luas.


Kalau di Jogja Sonny tinggal di rumah minimalis dua kamar ditengah kota, daerah Wirobrajan.


“Alhamdulillah,” Made yang sudah mualaf sejak kuliah bersyukur menerima bantuan kemudahan dari kakak sahabatnya sejak SMA itu. Mereka berteman akrab karena sama-sama suka seni pahat.


“Kapan kamu akan berangkat?” tanya Mukti.


“Hati-hati. Dan selalu khabari aku apa pun yang terjadi. Kita bukan ahanya sekedar sahabat,” Mukti ingat bagaimana mereka terlunta-lunta di Paris karena Mukti kecopetan dan uang Made tak cukup untuk biaya hidup mereka berdua satu bulan kedepan sampai kiriman uang bapaknya Made datang.


Kalau Mukti mau, tentu Abu atau Ambar akan langsung mengirimkan uang bagi hidup putra mereka. Tapi Mukti sudah menolak semua biaya hidup dari orang tuanya sejak satu tahun terakhir. Dia sudah bertekad hidup dari tangannya sendiri.


Sejak itu persahabatan mereka sudah berubah menjadi persaudaraan.

__ADS_1


“Ok, sekarang aku balik ya. Aku tak ingin Pricilla tahu losmen tempatku menginap. Sudah lima hari aku sembunyi di losmen itu.” Made bersiap pergi dari kios kecil itu.


‘Itu sebabnya tadi Made datang dengan ojek online, tidak dengan mobilnya. Rupanya agar tak terlihat oleh istrinya,’ pikir Mukti.


Mukti melangkahkan kakinya menuju pantai. Dia berjalan santai sambil mencari inspirasi. Dia membeli satu buah kelapa muda dan mendengarkan musik yang terdengar sayup dai radio milik penjual kelapa.


“Pesan sate kerangnya Bu, satu porsi dengan lontong,” akhirnya Mukti memesan makan sore. Dia masih tinggal dengan papanya. Tak mau dia pisah rumah selama masih satu kota dengan sang papa.


‘Kalau kedua orang tuamu sudah tak ada, kamu akan menyesal bila tak lagi bisa menemui mereka,’ itu petuah Airlangga Lukito sang kakek yang selalu Mukti ingat. Maka walau dia mampu beli villa di Bali ini. Dia lebih memilih tinggal dengan sang mama.


Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.


__ADS_2