
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Ngapain sih pagi-pagi ngajak kencan ke sini?" tanya Adelia.
Semalam Rezky memang mengirim pesan minta bertemu sebelum praktek jam 09.00. Jadi jam 07.00 mereka sudah ada di kantin untuk sarapan.
"Gue mau curhat" ujar Rezky.
"Berani bayar gue berapa?" kata Adelia.
"Ini seriusan," keluh Rezky.
"Ya udah gimana, gimana gimana?" Tanya Adelia berulang.
"Kemarin ada accident tak terduga di poli gigi. Nuning datang ke Poli saat suster lagi beresin alat kerja gue."
"Wajar dong dia bersihin meja orang kita habis selesai praktek. Gue duduk di kursi jadi kita berseberangan dipisah oleh meja."
"Kebayang nggak sih Lo, kita terpisah oleh meja bukan lagi duduk bersisian!"
"Ditegur Nuning tu suster gak terima dia ngelawan."
"Siapa nama susternya."
"Percuma lu nggak bakal kenal dia suster poli gigi," tolak Rezky.
"Ya kenal lah," jawab Adelia.
"Kurniawati, biasa dipanggil Nia," jelas Rezky.
"Nia? Oh Nia mulutnya pedes juara tuh," Adelia tahu suster kecil hitam manis pendiam tapi bila tersinggung berani melawan.
"Bener tuh, dia dilabrak. Dia ngamuk," Adelia ketawa membayangkan Nuning bertemu Nia.
"Nuning nanya ngapain udah selesai praktek Nia ada di ruangan gue."
"Nia bilang lah tugas saya memang di sini Bu. Saya beresin alat dan meja kerja Pak Dokter. Kalau saya buka baju Pak Dokter tuh baru saya salah." Adelia ngakak sampai dilihatin orang yang sedang sarapan.
"Bagus tuh. Nuning memang harus ketemu kayak orang kayak Nia. Makanya gue ama Sonny males ngadepin Nuning. Dibaik-baikin masih bertingkah." Ujar Adelia yang malas berteman dengan tunangan sahabatnya itu.
"Semalam gue udah konsul sama Umi gue. Lu tahu kan dari dulu Umi memang nggak suka sama Nuning tapi nggak pernah ngelarang gue karena Umi bilang semua pilihan gue yang gue sendiri yang tanggung akibatnya."
"Semalam Umi bilang suruh salat dan diminta berpikir ulang."
"Udah gue pikir-pikir ulang sih sampai Umi bilang nggak usah mikirin pendapat keluarga besar karena yang akan menikah itu kita."
"Gimana caranya ya gue mutusin dia?" Tanya Rezky. Rupanya dia tak bisa lagi menerima semua kelakuan Nuning.
"Kalau menurut gue, elu langsung aja sama nyokap lo datang ke rumah dia, ketemu orang tuanya lalu langsung bicara soal pemutusan hubungan." Jawab Adelia.
__ADS_1
"Alasannya apa?" Tanya Rezky.
"Bilang aja nggak cocok. Beres. Enggak usah cari alasannya."
"Dan dalam waktu satu ~ dua bulan lu jangan pernah dekat cewek. Kalau ada cewek deket lu, tu ceweq yang akan di hajar oleh Nuning sebagai pelampiasan."
"Iya juga ya, suster aja dia lawan."
"Saran gue sih gitu."
"Gue juga mikir kalau bukan elu yang jadi anaknya Bos Pasti gue udah dipecat dari rumah sakit tempat gua kerja," Rezky memberi pendapat tentang pribadi Adelia.
"Maksud lo?"
"Ya kan kalau bukan elo pasti akan tu anak bos akan lapor ke bokapnya. Bereskan gue langsung end."
"Gue nggak mikir gitu kali. Kalau orang lain mungkin bisa gitu. Tapi kalau gua sama bokap gua kan nggak."
"Iya itulah makanya gua bilang karena lo sama bokap lo aja gua masih selamat."
"Gue akan bilang ke Umi kita minta waktu buat bahas masalah hubungan gue deh."
"Iya putusin aja. Dia terima atau enggak terserah dan jangan cari alasan bohong. Enggak usah kasih fakta."
"Bilang aja udah nggak cocok. Yang penting elu tuh enggak nyesel berkepanjangan."
Tanpa diduga dari kejauhan Adelia melihat Nuning.
"Yah orangnya malah datang ke sini." Adelia memberitahu karena posisi duduknya melihat arah pintu masuk kantin rumah sakit itu.
" Ya udah gue putusin sekarang aja," ujar Rezky.
"Eh jangan gitu ada gue. Nanti dia pikir elo mutusin dia gara-gara gue." Cegah Adelia.
"Terus gua harus gimana?"
"Terserah, tapi jangan ngelibatin gue. Pokoknya kalau bertindak jangan ada gue. Nanti dikiranya gue yang jadi penyebab."
"Dia kan tahu elo kan ada Sonny."
"Sonny kan di Jogja."
\*\*\*
"Kok pagi-pagi udah di sini sih?" Ujar Nuning ketus pada Rezky.
"Wajar ya kita di sini karena ini cafe di rumah sakit artinya habis selesai sarapan kita ke ruang kerja masing-masing," Adelia rupanya jadi emosi mendengar Nuning pagi-pagi sudah berkicau mirip burung PRENJAK yang memang ribut di pagi hari.
"Yang nggak wajar itu kamu! pagi-pagi ada disini. Jam kerja kamu jam berapa?" kata Adelia.
__ADS_1
Rezky diam. Nuning pun diam.
"Sorry ya Rez gua udah eneg," Adelia meminta maaf ada sahabatnya.
"Iya gua tahu kok."
"Gue sama Sony udah sabar-sabar ya dari sejak di Singapura tapi kalau kayak gini Gua nggak bisa terima."
Pada saat itu tiba-tiba Sonny tak terduga telepon.
"Assalamualaikum. Kenapa Mas?" tanya Adelia.
"Wa'alaykum salam Honey. Kamu lagi dimana?" Sonny tahu sebelum jam sembilan Adelia masih bisa terima telepon.
"Lagi di cafe rumah sakit, sarapan Mas, sama Rezky." Adelia nujur tak ada yang ditutupi.
"Kenapa Mas mau ngomong apa?"
"Mama telepon pagi-pagi dia mau bicara sama kamu. Mau ngobro. l Aku kan nggak tahu jadwalmu."
"Nanti biar aku telepon Mama deh kalau aku sudah agak selow."
"Ya udah pokoknya aku kasih tahu gitu ke mama," ujar Sonny.
"Mas udah sarapan?"
"Ini baru mau makan. Ya wis hati-hati ya," Adelia menutup telepon dari calon imamnya itu.
"Kamu tahu, Sonny tidak lihat saya dimana dan bersama siapa. Tapi sebagai pasangan yang setia kami selalu jujur dan saling percaya."
"Saya jujur bilang sedang di cafe sini, sarapan dengan Rezky pun saya lapor kok. Saya nggak pernah bohong karena hubungan kami jarak jauh saling percaya dan saya bisa dipercaya."
"Kalau kamu enggak bisa percaya sama Rezky, mungkin sebenarnya kamu yang enggak bisa dipercaya sehingga menganggap Rezky juga sama dengan kamu!"
"Kalau kamu pagi-pagi mau cari ribut di sini saya bisa minta satpam seret kamu."
"Oh ya saya lupa sudah tahu belum saya siapa?"
"Gue nggak pernah kasih tahu siapa elu sebenarnya." Jelas Rezky.
"Bagus gua aja yang ngomong. Kenalin saya Adelia Zahra Talabessy anak pemilik Rumah Sakit ini. Kalau saya mau macam-macam, sejak dulu saya pecat Rezky karena saya enggak suka dicemburui oleh anda!"
"Rez, gue sarapan di poli aja deh. Eneg gue liat oran enggak punya otak pagi-pagi udah cari ribut."
"Oke."
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul JINGGA DARI TIMUR ya.
__ADS_1
