
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Baik," kata Ambar.
"Cukup sampai sini. Maaf aku tak bisa kembali langsung kepada kalian. Aku minta waktu satu tahun untuk kita berpisah dan berpikir. Terserah kamu mau ceraikan aku lalu kawin dengan yang lain aku tak peduli. Tetapi kalau kamu mau menungguku ya monggo silakan. Itu pun belum tentu aku kembali padamu! " kata Ambar pada Abu.
"Soal Aksa apa nanti dia mau ikut denganku atau mau tetap di Bali silakan terserah dia. Aku akan tinggal dengan Sonny di Jogja."
"Aku bebaskan Aksa memilih mau di Bali atau di Jogja," kata Ambar lagi."
"Finish. Aku tak mau lagi bicara," Ambar tak mau ada diskusi lagi.
"Dengan berat hati aku menerima semua konsekuensi tindakanku," kata Abu.
"Tapi untukmu Mas," lanjut Abu pada Sonny. "Tetaplah bantu diperusahaan kita. Papa butuh tenagamu," kata Abu.
"Maaf minta saja bantuan anakmu itu! Jangan aku," kata Sonny.
"Aku mau fokus pada perusahaanku sendiri," lanjut Sonny dengan datar.
"Kamu anakku," ucap Abu.
"Sekarang baru Papa bilang seperti itu. Kemarin-kemarin kemana Pa?" kata Sonny.
Adelia berdiri dan menepuk punggung Sonny. Lelaki itu butuh support.
"Masuk aja Mas enggak usah emosi seperti itu," kata Adelia.
__ADS_1
Adelia pun membawa Sonny untuk masuk ke teras belakang.
Abu diam dipermalukan seperti itu di muka Voony dan Sjahrir.
"Itu memang salahku kalian tak perlu kaget melihat itu jangankan Sonny. Aksa aja kemarin berbuat seperti itu padaku," kata Abu pada Ambar dan Vonny.
"Aksa protes selama ini dia bilang aku bukan Papanya."
"Memang itu kan kenyataannya," jawab Ambar.
"Anakmu hanya Mukti karena dia anak kekasih tercinta yang sudah mati! Makanya aku tak akan pernah menang karena bersaing dengan cinta yang tak pernah padam!
Abu ingin membantah. Tapi tak enak.
"Dan kesalahan itu sudah melekat di batin Sonny dan Aksa puluhan tahun. Itu yang membuatmu tak bisa termaafkan!".
Lama semua diam. Akhirnya Sjahrir bicara. "Ya sudah. Jelas kan sudah. Ambar sudah memberi keputusan. Dia tidak bisa menerimamu maafmu segera dan minta waktu satu tahun. Selama satu tahun itu dia akan tinggal di Jogja."
"Dan setelah satu tahun belum tentu dia menerimamu kembali," Sjahrir mencoba merangkum keputusan Ambar.
"Masalah Aksa tadi juga sudah dijelaskan dia bisa ikut Ambar di Jogja atau dia tetap ikut denganmu di Bali tergantung maunya Aksa. Ambar tak mau memaksakan," kata Sjahrir lagi.
"Aku yakin setelah semua yang dikatakan Aksa kemarin dia akan lebih memilih hidup dengan Sonny dan Ambar," jawab Abu.
"Itulah konsekuensi perbuatanmu selama ini," kata Vonny yang sejak tadi diam saja akhirnya ikut bicara.
"Ayo Mbar kita bicara yang lain saja," ajak Vonny sambil berjalan ke belakang .
__ADS_1
Adelia memberikan jus mangga untuk Sonny. "Minum dulu Mas, tenangkan pikiranmu," kata Adelia.
"Apa besok jadi kembali ke Jogja?" Tanya Adelia.
"Aku enggak tahu. Mama mau ke Jogja atau mau ke Bali ambil barang-barang dan bicara dengan Aksa." Sahut Sonny.
"Aku mau minta mama di sini dulu sampai tenang sama mamamu nanti Minggu sore lah aku bawa sekalian mau ke Bali atau Jogja."
\*\*\*
"Aku rasa sebaiknya aku pamit dulu. Aku berterima kasih atas bantuanmu dalam hal ini." Abu mohon pamit pada Sjahrir.
"Pergilah. Nanti aku sampaikan pada Sonny dan Ambar. Aku yakin mereka tak mau kalian pamit pada mereka. Mereka sangat terluka puluhan tahun karena perbuatanmu." Sjahrir memberi pengertian apda sahabatnya itu.
"Dan untuk Aksa. Biar Ambar yang bicara. Jangan sampai dia kembali tergores oleh kata-katamu," nasihat Sjahrir lagi.
"Baik. Akan aku ingat semua itu," balas Abu pasrah.
'*Aku akan dijauhi dua anak kandung dan istriku hanya karena kesalahan semalam dengan pe-lacur itu. Dan si-alnya Ambar mengira dasar perbuatanku untuk Mukti karena aku teramat mencintai Witri sehingga tak bisa merelakan kematiannya*!'
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR itu ya.
__ADS_1