INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
CALON ISTRI


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



'*Ketemu*?'



'*Yups … matur nuwun*.' Sonny menjawab pesan yang masuk ke ponselnya sejak tadi. 



Ha ha ha, ternyata ada bala bantuan yang membuat Sonny mudah menemukan keberadaan Aksa. 



Bukan detektif atau melacak GPS ponsel, tapi lebih pada kepintaran berpikir!



**FLASH BACK ON**


"Eyang, tolong tanya ke Aksa dia beli permen coklat dimana? Bilang titip satu buat eyang putri gitu," Sonny meminta bantuan sang suhu di keluarga Lukito.



Tak lama sang eyang kakung menghubunginya dan memberitahu posisi yang akan dituju Aksa. Rupanya Aksa sengaja jalan santai dengan angkutan umum bukan dengan taksi.



Jadilah Sonny bisa lebih dulu tiba disana dan tidak terkesan membuntuti kedua buronannya itu.


**FLASH BACK OFF**



"Malam punya planning jalan kemana?" Sonny tahu apra orang tua malam ini ingin istirahat saja.



"Tergantung. Kalau cape berteman guling aja. Kalau enggak ya keluar sekitaran villa lihat kehidupan malam disini" sahut  Adelia yang memang belum ada bayangan hendak kemana. 



"Ade sekarang mau kemana?" Sonny bertanya pada adik kecilnya. 



"Pulang aja. Besok aku tanding futsal antar sekolah," jawab Aksa.



"Baiklah." Mereka meninggalkan gerai ice cream setelah Adelia membayar semua yang mereka makan.


\*\*\*



"Sonny," suara cukup nyaring berteriak di belakang Sonny dan Adelia.



Tanpa sadar Adelia juga berbalik menengok siapa yang memanggil teman jalannya kali ini. 


__ADS_1


Aksa langsung berbalik badan dan berdiri di depan tubuh kakak sulungnya. Artinya Aksa berbalik cukup jauh karena tadi lelaki kecil itu sudah berada dekat mobil.



Dengan spontan Sonny memeluk pinggang Adelia. "Bantu aku *please*," bisik Sonny.



"Apa khabar Sonn?" Wanita itu ingin bersalaman dan memeluk Sonny. 



"Kami baik. Ya kan sayang?" Sonny bicara menjawab perempuan itu dengan menengok Adelia seakan mengajak Adelia ikut terlibat dalam pembicaraan itu.



"Kakak mau apa? Ini kakak Adel, calon istrinya Mas-ku," Aksa menyela pembicaraan.



"He he he anak kecil. Kami tahu sekarang Sonny baru aja jadi jomblo karena tunangannya terlibat korupsi. Bagaimana dia punya calon istri lain?" Balas si perempuan dengan pakaian kurang bahan itu.



'*Owh berita tentang korupsi Vio ternyata bikin aku kembali jadi target para perempuan pemburu harta*,' Sonny baru tahu mengapa dia mulai dicari banyak gadis.



"Anda rupanya hanya tahu tentang dia lewat media. Tidak seperti kami yang sehari-hari berada dekat dengannya. Jadi anda tidak tahu kalau calon suami saya sudah lama berpisah dengan Vio sebelum jadian dengan saya."



"Ayok sayank kita balik pulang, besok Ade mau tanding futsal," Adelia merengkuh Aksa dan memeluk pinggang Sonny.




"Makasih ya," Sonny langsung mengucapkan terima kasih atas bantuan Adelia. Dia sungguh baru tahu berita tertangkapnya Vio berdampak pada statusnya.



Sepanjang jalan pulang mereka membahas fenomena baru mengenai  status Sonny. Penuh gelak tawa mereka membahas hal itu. 


\*\*\*



"Ibu, ini laundry express nya," seorang pegawai villa mengantarkan baju-baju Adelia termasuk jaket milik Sonny. Adelia memang memasukkan baju kotor milik keluarganya pada layanan laundry ekspress tiga jam yang tersedia di villa ini. 



"Terima kasih. Ini biayanya. Kembaliannya ambil saja," Adelia menerima baju-baju yang sudah bersih dan harum serta rapi pastinya.


\*\*\*



Adelia menuju villa keluarga Lukito. "Eyang enggak tidur siang?"



"Baru saja bangun," sahut Menur.



"Mas Sonny dimana ya Eyang?"

__ADS_1



"Baru aja ke dapur." Menur memang melihat Sonny menuju dapur dengan membawa bungkusan.



"Mas," Adelia memanggil Sonny yang baru menutup pintu kulkas.



"Eh, kenapa?" Sonny kaget Adelia mencarinya.



"Ini, aku mau mengembalikan jaketmu," Adelia menyerahkan jaket yang masih dikemas plastik dari laundry.



"Kenapa harus dicuci segala?" Sonny melihat jelas jaketnya sudah bersih.



"Ya kan ada bau keringat ku. Nanti Mas bisa pingsan kalau mau pakai lagi," seloroh Adelia.



"Ha ha ha, mana bisa keringat calon istriku bikin aku pingsan?" Goda Sonny.



Mereka tertawa mengingat ide Aksa tadi.



"Aku pamit ya, mau rebahan dulu," Adelia apamit pada Sonny.



"Eyang Adel kembali ke kamar lagi ya," pamit Adelia pada Menur. 



"Terima kasih coklatnya tadi ya Del," Menur memang suka coklat. Hanya sekarang membatasi mengkonsumsinya. Dia tak seperti suaminya yang gak ada pantangan.



"Terima kasihnya ke mas Sonny aja Eyang. Tadi semua belanjaan kami dia yang bayarin," sahut Adelia.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1674110679587.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.

__ADS_1


__ADS_2