
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
“Jadi cuma Mamas yang baru tahu kalau Adel ini anak om Sjahrir dan tante Vonny?” tanya Sonny.
“Sejak dulu kalian mana mau kalau suruh bertemu dengan teman Papa? Aksa karena masih kecil selalu dibawa mama. Jadi wajar dia kenal Adel sejak lulus TK,” balas Ambar.
“Iya, pertama kali kenal, kak Adel yang ajakin cari keong di laut Ambon yang jernih itu,” sahut Aksa mengenang cerita indahnya dengan Adel.
“Dan sejak itu kamu akan selalu nempel Adel tiap ketemu,” sindir sang kakek.
“Dia kakak cantikku,” sahut Aksa.
“Kakak akan selalu ada untukmu.” sahut Adel dengan senyum manisnya.
Mereka makan dengan suasana sangat hangat. Memang itu selalu yang terjadi dalam keluarga Lukito dan keluarga Talabessy . sama-sama keluarga yang hangat dan penuh cinta.
***
“Ayok Kak,” ajak Aksa.
“Sabar sayang. Perut masih penuh masak kita langsung keluar jalan. Lagian Kakak harus ngantongin uang dulu,” Adelia belum bawa uang. Tak mungkin dia keluar rumah tanpa bawa uang sama sekali.
__ADS_1
Adelia segera mendekati mamanya serta tante Ambar dan eyang Menur yang sedang mulai mengisi ketupat.
“Tante, Mama, aku pacaran dulu ya,” pamit Adelia.
“Hati-hati. Jangan kemalaman ya. Aksa tahu kalau butuh mobil ngejemput dan tak ada taksi lagi dia harus telepon kemana,” Ambar memberitahu Adelia.
“Iya Tante, santai aja. Asaalamu’alaykum,” Adelia keluar villa dan akan ambil sling bag untuk memasukkan ponsel dan dompet bekal jalan-jalannya malam ini.
“Ayok. Mampir kamar Kakak dulu untuk ambil dompet ya,” Adelia mengajak Aksa untuk keluar dari villa itu.
Sonny yng masih duduk ngopi bersama Abu dan Sjahrir melihat keduanya yang akan pamit pada kedua orang tua yang sedang bersamanya itu.
“Pa, Adel keluar dulu ya. Om, Adel pamit dulu,” dengan sopan gadis itu pamit.
“Sebaiknya gitu Dek, dan kamu pakai jacketmu sana,” buat Aksa kalau papanya berkata itu adalah titah. Maka dia tak bisa mengelak tawaran Sonny.
“Kak Adel, aku ambil jacket dulu. Kakak ambil dompet. Kita ketemu didekat mobil mas Sonny,” Aksa mengambil keputusan.
Mukti sehabis makan malam tadi sudah pergi setelah menerima telepon.
***
“Kalian mau kemana?” tanya Sonny saat Adel sudah duduk disebelahnya. Tadinya Adel mau duduk dibelakang bersama Aksa, tapi pemuda kecil itu bisa menyuruh kakak cantiknya duduk depan.
__ADS_1
“Kami mau jalan berdua dipantai yang ada toko ice cream besar,” sahut Aksa
“Rumah ice cream yang tepat di pinggir pantai enggak ada Dek. Gimana kalau kalian ke pantai dulu, lalu pulangnya kita ke Gelato Factory atau ke Gaya Gelato?” tanya Sonny.
“Ya sudah ke pantai dulu aja. Dan mas jangan ikuti kami,” balas Aksa. Dia jadi kurang suka karena harus pergi dengan Sonny.
Sementara Adelia hanya mendengarkan apa yang dibicarakan kakak adik itu.
Adelia dan Aksa turun di pantai. Sonny menunggu mereka dengan duduk minum kopi di kedai kopi dekat pantai yang suasananya romantis.
“Sonny,” sapa dua orang perempuan. Adelia masih mendengar itu dan dia menoleh melihat Sonny yang juga sedang memandangnya.
Dengan sebal Adelia langsung menarik Aksa menjauh dari kedai.
“Bagaimana persiapan ujianmu?” tanya Adelia mencoba menghilangkan marah melihat Sonny dihampiri dua orang perempuan.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
__ADS_1