INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
PENGARUH DILUAR NALAR


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Kamu sudah kasih tahu teman kuliah atau komunitas Prilly Yank?"



" Aku nggak pernah tahu siapa teman-temannya."



"Coba search aja dan kasih tahu dimedia sosialnya Prilly aja. Biar pada tahu," kata  Sonny.



Adelia pun memberi pengumuman tentang kematian kakaknya itu di semua media sosial Prilly. D sana dia juga memberitahukan kapan pemakaman dan alamat rumah duka.



Mukti datang bersamaan dengan kedatangan jenazah. 



"Kamu ikut di belakang saya ya. Karena kamu belum kenal dengan keluarga ini nanti saya bingung cari kamu."



"iya Pak, baik."  kata Komang.



'*Ya Allah rumahnya sebesar ini. Ini rumah atau istana*?' batin Komang.



"Turut berduka cita ya Mas."  kata Mukti pada Sonny yang bertugas menyambut tamu sebagai wakil tuan rumah.



Ucapan yang sama  Mukti berikan pada Adelia yang berdiri di sebelah Sonny.



Mukti sudah membiasakan memanggil Kak pada Adelia.



"Terima kasih ya, tapi aku lebih senang dipanggil mbak daripada kak."



"Kenapa Kak?" Tanya Mukti.


__ADS_1


"Karena panggilan untuk perempuan muslim itu CACA bukan kak. Enggak enak ditelingaku panggilan kak. Lebih familiar panggilan Mbak saja."



"Aku lebih senang memanggil Caca, beda sendiri," kata Mukti. 



"Kenalin ini asisten pribadiku."



"Ini Iparku,"  kata Mukti memperkenalkan Komang pada kedua kakak dan kakak iparnya.



"Ca suruh masuk aja, dia enggak perlu duduk di depan toh?"



Adelia memanggil orang yang bisa membawa Komang ke belakang.



"Om Yapie, tolong dulu."



"Iya Non."




"Iyo Nona." Jawab om Yopie cepat.



'*Oh calon kakak iparnya pak Mukti dari Ambon. Beda dengan pak Mukti*,' Komang tahu pak Mukti orang Surabaya. Kemarin dia banyak bertanya tentang pak Mukti pada sopir yang mengantarkan dia ke rumahnya di Badung.



Komang Tak asing dengan bahasa Ambon, karena ada dua temannya di  cafe yang dari suku Ambon.  Mereka sering mengajarkan bahasa Ambon dan Komang mengajarkan bahasa Bali. Semua itu untuk menambah wawasan.


\*\*\*



"Mas itu yang baru datang calon mertuaku yang gagal." Adelia memberitahu sosok Humprey dan Inge.



"Oke,"  kata Sonny sambil memeluk bahu Adelia untuk memberikan rasa aman terlindungi. Sonny  tahu maksud Adelia  memberi tahu supaya ada pegangan. Sonny tahu betapa terlukanya Adelia melihat orang itu datang.



"Mantan calonmu nggak datang?" 

__ADS_1



"Aku yakin dia tidak mau datang karena yang aku tahu dari adik-adiknya  dia sangat membenci Prilly."



"Mengapa dia membenci Prilly sedang mereka teman tidur?"



"Aku enggak tahu Mas, tapi versinya Jeffry, dia nggak pernah cinta sama sekali. Enggak pernah kenal dekat sebelumnya."



  "Pokoknya begitu ketemu dua minggu sebelum pernikahan, tiba-tiba dia terjebak oleh Prilly dan nggak bisa lepas.



"Jeffry dan adik-adiknya diskusi, mereka enggak habis pikir kenapa habis ketahuan Jeffry nggak pernah ingin jajan dengan siapa pun dan nggak pengen berbuat begitu. Dia kembali seperti Jeffry yang sebelum sama Prilly, kan aneh Mas," kata Adelia.



"Itu biasa dilakukan oleh perempuan-perempuan seperti, maaf,  kakakmu itu."



"Mereka memang mempunyai apa ya, susuk mungkin disebutnya. Suatu hal kasat mata yang mereka gunakan untuk memikat orang agar tak bisa lepas."



"Siapa pun bukan cuma Jeffry aku yakin nggak pernah bisa lepas dari Prilly bila belum sadar dari jeratnya. Aku yakin itu."



"Oh gitu ya Mas?"



"Buktinya Jeffry bilangkan, Jeffry nggak pernah pengen melakukan dengan siapa pun lagi. Memang dia bukan tukang jajan,  bukan habitatnya dia jajan, jadi misalnya saat itu kamu terus memaafkan, dia nggak akan pernah lagi melakukan hal itu ke orang lain kalau sudah terlepas dari jeratnya Prilly. Enggak akan pernah, karena memang dia nggak suka gitu."



"Coba kamu tanya sama dia kenapa dia nggak pernah bisa lepas. Sehari bisa berapa puluh kali pun dia mau. Sekarang secara logika aja semaniak- maniac-nya orang. Segila-gilanya orang, nggak mungkin dia nggak berpikir jernih di rumah calon istri dan pada hari pernikahan melakukan hal itu. Enggak mungkin Yank."



"Coba deh kita pikir, kalau orang waras tak akan seperti itu.  Tak para mungkin orang berani berbuat se gila itu. Dia begitu karena dia dibawah kendali sesuatu yang tak nalar."



"Iya juga ya Mas." Adelia baru terbuka matanya mendengar pendapat Sonny.



"Itulah, jadi jangan men-judge Jeffry buruk.  Itu karena pengaruhnya Prilly.  Pengaruh buruk yang memang dipasang pada tubuhnya."


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ

__ADS_1



__ADS_2