
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Vonny dan Ambar membeli ikan, sedikit sayuran, tempat bumbu dari pahatan kayu dan beberapa benda kecil unik. Tentu mereka beli jajanan pasar.
Menur beli banyak buah segar. Dan Adelia hanya bikin foto mereka bertiga.
Kedua kelompok bertemu saat makan siang. Menu yang disiapkan para asisten rumah tangga adalah bebek panggang tulang lunak.
Tak mau membuang kesempatan Adelia makan dengan lahap. Dia ambil banyak lalapan dan sambal yang terhidang.
"Enak ini Pa," Adelia menyodokan lalapan mentah yang dia ambil.
"Kamu kayak kambing kalau sudah ketemu lalapan" Vonny mengejek putrinya yang emang suka sayuran mentah. Baik lalapan mentah, karedok atau salad sayuran.
"Ha ha kita sama Del, " Airlangga rupanya juga suka sayuran mentah.
"Sore ini kita beli oleh-oleh Del. Besok acaranya apa ya seharian?"
"Selasa kan kita pulang,"
"Kamu enggak ke pantai?
"Kalau ke destinasi wisata seperti Besakih atau Tanah Lot kamu sudah bosan. Apa dong enaknya?" Tanya Ambar.
"Gimana kalau besok kita jalan berdua? Mengenang tempat-tempat manis kita dulu? Baik sebelum nikah atau saat bulan madu?" Sjahrir menawarkan usulan yang manis untuk Vonny.
"Wooow. *So sweet*. Ayolah Ma. Itu bagus untuk cinta kalian," Adelia tentu saja mendukung rencana sang papa itu.
"Pakai mobil sport aja biar romantis. Besok pagi mobil ready buat tante dan Om," Sonny langsung memfasilitasi perjalanan mengenang cinta lama itu.
\*\*\*
__ADS_1
"Mereka satu SMA? Bahkan satu angkatan? Mengapa selama ini selalu terlihat tak saling kenal?"
"Bukankah bila satu almamater dan satu angkatan yang sama bila bertemu terlebih akan jadi saudara ipar harusnya terlihat akrab?"
"Setidaknya saling sapa karena pernah kenal."
"Mengapa mereka seperti malah bermusuhan? Ada apa antara mereka?"
Sonny kaget melihat fakta yang terpampang di laptopnya saat mencari data diri Vio di data pegawai yang dia minta ke HRD sejak subuh tadi.
"Aku akan menyelidikinya."
"Siapa yang akan kau selidiki?" Airlangga bertanya pada sang cucu.
"Orang-orang yang mencurigakan Eyang." Sonny menutup laptopnya. Tak ingin kakeknya tahu lebih awal.
\*\*\*
"Ke kedai ice cream terdekat aja yok? Aku keluar sepuluh menit lagi," jawab Adelia yang juga amalas mengetik kata. Dia kirim pesan suara saja.
\*\*\*
"Milih rasa apa?"
"Terserah!"
"Satu durian small size, satunya rasa terserah," Adelia menyebutkan pesanannya membuat server tersenyum geli.
Sonny yang sedang galau jadi tersenyum.
"Samain aja."
"Tuh mas, dia minta rasa samain aja," goda Adelia.
__ADS_1
Sang server tersenyum dan kembali ke tempatnya untuk menyiapkan pesanan Adelia.
"Ada apa sih? Ngajak ngobrol tapi sejak di mobil diam aja," Adelia bingung.
"Serius Mas bingung ketika baca data Vio seperti yang kamu sarankan. Mas harus cari info kemana ketika orang terdekat kita menyimpan rahasia?" Sonny memandang wajah Adelia seakan berharap diberi solusi yang bisa membuat dia terbebas dari kebingungan ini.
"Aku sering berpikir itu walau pengkhianatan itu telah terjadi emat bulan lalu," Adelia menghela naaps berat.
"Bisa bayangkan, katanya mereka mulai terlibat affair dua minggu jelang pernikahan kami. Tiap hari mereka melakukannya."
"Padahal jelang pernikahan aku, dia dan kakakku sering bertemu bersamaan di rumah atau di butik dan di tukang rias. Bisanya mereka menutupi di depanku seakan mereka tak ada apa-apa."
"Bisa Mas bayangkan bagaimana pikiranku sampai saat ini? Aku merasa saat itu mereka tertawa terbahak melihat wajahku yang bisa mereka kelabui dengan mudah," Adelia mengambil tissue dan menghapus setetes air di sudut matanya.
"Sejak kejadian aku melihat mereka making love, atau tepatnya having sexx dihari ijab kabulku. Baru kali ini ada satu tetes air keluar di mataku."
"Aku merasa kegagalan pernikahanku itu berkah Allah sehingga tak perlu aku tangisi."
"Hari ini aku hanya tak habis pikir dengan penipuan yang mereka lakukan. Aku sakit hati karena ditipu. Bukan karena kegagalan pernikahan."
"Justru keuntungan besar aku tahu sebelum ijab. Bila aku tak tahu bukankan lebih sakit lagi bila suamiku selingkuh sepanjang pernikahan kami?" Adelia mulai menyendok ice cream yang baru saja datang ke mejanya.
"Maaf. Jadi bikin kamu teringat kejadian kelam itu," Sonny tak menyangka Adelia tak pernah menangisi luka yang dia rasakan.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR itu ya.
__ADS_1