INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
MASO MINTA


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Sonny mencari Adelia malam ini tapi gadis itu sudah nggak di ruang makan hotel.



"Sudah selesai nih pacarannya?" Sjahrir menggoda Sonny saat mereka bertemu di meja area kopi dan minuman lainnya.



"Siapa yang pacaran?" Sonny bingung.



"Dari tadi Adelia bilang kamu sedang bersama pacarmu," jawab Sjahrir lagi



"Saya enggak pacaran koq Om," bantah Sonny. 



"Pacaran juga nggak apa apa, enggak dosa  kok," kata Sjahrir lalu menuang kopi untuk dirinya dan teh panas untuk istrinya. Sjahrir mengambil beberapa sachet  creamer dan gula untuk  ditambahkan pada kopi dan teh.



'*Jadi dia kira aku lagi pacaran maka dia pergi*' Sonny berkata dalam hatinya. Dia lalu menpghampiri Rezky.



"Kenapa tuh muka seperti pakaian belum masuk laundry?" goda Rezky.



"Elu udah makan?" Sonny tak menjawab pertanyaan Rezky malah dia bertanya hal lain.



"Belum. Yuk kita makan," ajak Rezky. Tadi dia ditinggal Adelia yang izin ambil makan saat dia menerima telepon Nuning sehingga dia tak memperhatikan kalau Adelia tak kembali ke mejanya.



Mereka berdua pun menuju meja tempat makanan terhidang, setelah mengambil makanan yang mereka kehendaki mereka kembali lagi ke mejanya.



"Lu lihat Adelia?" tanya Sonny.



"Gua nggak tahu deh. Tapi Hamza juga nggak ada." Sahut Rezky sambil melihat berkeliling.



"Mungkin mereka jalan berdua. Tadi kan Hamza melamar Adelia dan sudah bilang mau ke Jakarta nemuin orang tua Adelia."


__ADS_1


"Hamza nggak tahu kalau orang tua Adelia ada di sini."



"Hamza udah mengatakan cinta ke Adel?" tanya Sonny.



"Katanya sejak Adelia datang ke Singapore, Hamza udah jatuh cinta. Hamza akan datang ke Jakarta untuk bicara  secara serius ke orang tua Adelia. Wah bentar lagi rumah sakit Adelia akan ketambahan dokter baru. Menantunya pak Sjahrir," Rezky makan dengan lahap menu yang dia ambil.



Sonny makan dalam diam. Sonny benar-benar galau.



'*Kalau sampai beneran Adelia sama Hamza gimana*?'



'*Ah tapi kan aku nggak cinta ke Adel*,' bantah Sonny dalam pikirannya yang kacau.



Sonny jadi ingat rasa ini nggak pernah dia rasakan pada saat tunangan dengan Vio dulu. 



'*Terus rasa ini apa dong? Apa aku sayang ke Adelia seperti sayang terhadap adik*?' pikir Sonny lagi.



'*Kalau cuma sayang sebagai adik kenapa aku ketakutan kalau dia sama Hamza? Harusnya sebagai kakak aku bahagia dong lihat adiknya bahagia*?'




"Bro gua mau ke tempat Om Sjahrir sebentar," pamit Sonny pada Rezky.



"Mau ngapain lu?" Rezky penasaran.



"Gua mau bicara serius," Sonny meninggalkan Rezky yang tersenyum simpul.



"Kena kan Lo!" kata Rezky.  Dia pasti tahu Sonny sangat ketakutan bila Hamza datang lebih dulu ke hadapan Sjahrir dan Vonny.



"Maaf Om, Tante, saya mau bicara serius," Sonny masih berdiri sambil membawa secangkir kopi plus creamer dan gula, dia sudah langsung bicara pada Sjahrir dan Vonny.



"Duduk Son,"  kata Sjahrir pada anak muda itu.



"Ada apa?" tanya Sjahrir bijaksana.

__ADS_1



"Mungkin ini timingnya nggak tepat. Mungkin tempatnya juga nggak tepat tapi saya ingin menyampaikan suatu hal yang sangat penting," ungkap Sonny.



"Kenapa?" tanya Vonny lembut.



"Saya ingin serius pada Adelia," jelas Sonny.



"Lho kenapa kamu nggak ngomong langsung pada Adelia?" Tanya Vonny.



"Saya akan bicara pada Adelia pada waktu dan tempat yang tepat. Tapi setidaknya saya sudah lebih dulu MASO MINTA." Ungkap Sonny.



Sjahrir dan Vonny kaget tapi bahagia mendengar kata maso minta dalam bahasa Ambon yang artinya MELAMAR,  jadi Sonny resmi minta izin pada mereka untuk mendekati Adelia secara legal.



"Om enggak bisa menjawab Son. Urusan rumah tangga itu hak penuh Adelia."



"Kalau dia menerima, Om akan terima kamu. Tapi *parcuma* Om menerimamu bila Adelia menolak."



"Semua hak jawab itu mutlak Adelia. Kalau pun mantannya datang dan Adelia kembali menerimanya, walau Om pernah disakiti, Om tetap akan menerima bila hati Adelia menerimanya."



"Apa pun itu, setidaknya langkah saya kedepan sudah pasti. Saya sudah izin pada Om dan Tante akan serius dengan Adelia. Saya akan berjuang agar dia mau menerima saya seutuhnya," dengan keyakinan penuh Sonny bicara pada Sjahrir.



Sonny plong sudah mengatakan apa yang dia ingin katakan pada Sjahrir dan Vonny.



Vonny dan Sjahrir sendiri sangat senang mendengar tekad Sonny. Mereka akan menggiring agar putri mereka jatuh dalam pelukan Sonny dengan senang hati.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1679715377410.jpg)

__ADS_1


__ADS_2