
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Jadi Mukti bukan anak Mama?" Tanya Sonny kaget.
Ambar pun tak menjawab. Dia hanya memberikan sebuah amplop yang sejak tadi dia siapkan.
Sonny membuka amplop itu dan terbelalak!
"Siapa aja yang tahu hal ini?"
"Hanya Mama seorang. Mama berpikir saat kamu mulai masuk TK dan Mama disalahkan papamu karena tak mengajak Mukti ketika mengantarmu sekolah."
"Untuk mendapatkan mu aja kami menunggu tiga tahun. Dan sejak kamu lahir hingga hamil Aksa Mama tak pernah menggunakan kontrasepsi. Bagaimana bisa Mukti terbentuk hanya karena isi benih satu malaman walau tanpa henti?"
"Sebentar Ma. Mamas jeda dulu."
"Buka emailmu. Print surat itu dan kirim ke dua alamat yang saya kirim datanya barusan. Pakai ekspedisi yang bisa sampai SAME DAY! Saya mau surat itu sampai ke alamat sesegera mungkin."
"Gunakan amplop kantor cabang Bandung ya. Tulis nama pengirim Ambarwati Soetiono," Sonny menutup pembicaraan.
Bukan tanpa alasan Sonny mengirim surat itu dari Bandung. Kalau dia yang kirim walau tanpa alamat akan jelas ekspedisinya berasal dari Jogja!
"Dia tanpa sadar sudah membuat Mama tersiksa. Sekarang waktunya aku bikin dia terhina!"
"Mama tenang saja. Mamas setuju Mama bercerai. Aksa cukup dewasa menerima hal itu. Kita bisa tinggal di Jogja tanpa kekayaan Lukito!"
Bulat sudah tekad Sonny menghancurkan Mukti dan Vio. Dia tak suka dicurangi.
"Aku yakin, dua kali aborsi yang dilakukan Vio adalah anak Mukti." Ambar berpendapat diluar dugaan Sonny.
__ADS_1
"Bagaimana Mama bisa menduga hal seperti itu?"
"*Feelling*! Karakter asli mamanya kan pela-cur. Pastilah nurun ke Mukti."
"Bisa jadi Ma. Mukti marah bukan karena Vio aborsi hamil anak orang lain. Melainkan karena dibohongi dan tak diberitahu kalau Vio hamil."
"Aku akan cari info Ma," Sonny bersyukur karena kasus korupsi yang Vio lakukan dia tak jadi menikah dengan barang bekas seperti Vio!
"Sekarang Mama rehat dulu. Besok aku akan hubungi Aksa di nomor sekolah dengan menggunakan nomor kantor. Akan aku beritahu Mama aman berada di Bandung."
Setelah Ambar masuk Sonny baru membalas pesan Adelia.
Tadi Sonny mengirim foto yang Ambar berikan pada nomor Adelia.
Adelia merespon : '*Bagaimana itu bisa terjadi? Bahkan tanggalnya sudah sangat lama*?'
'*Baiklah. Sampai ketemu hari Jumat malam*.'
\*\*\*
Mukti bingung ketika tahu Sonny memergoki dia mengunjungi calon kakak iparnya dan Sonny melakukan video call dengan papa dan eyangnya.
Dia tak tahu harus berbuat apa lagi. Selama ini dia sabar menanti Vio terlepas dari Sonny.
Mukti percaya pada janji Vio di Kediri yang tak akan menikah dengan Sonny ketika tahu Sonny adalah kakak dari Mukti.
Waktu itu Vio bilang tunggu dia menyelesaikan misi nya dulu baru dia tinggalkan Sonny.
Mukti tak tahu kalau misi yang Vio katakan adalah mengeruk habis harta Abu.
__ADS_1
Tapi karena sangat cinta pada Vio maka Mukti mencarikan pengacara terbaik untuk Vio.
Sayang Tonny pengacara yang sangat bagus dan sudah membantu Made tak mau menerima kasus Vio. Tonny tak suka menerima lasus dari orang yang bersalah! ( Tonny dari novel UNCOMPLETED STORY ).
\*\*\*
"Hallo De. Kamu baik-baik dulu di rumah ya. Enggak usah bingung pikirin Mama. Mama tenang disini sama Mamas. Kamu belajar yang rajin jangan kecewain Mamas."
"Minggu depan kalau Mamas jadi ke Jogja, akan Mamas kirim coklat asli Jogja untukmu," tak bisa lama bicara dengan Aksa saat jam pelajaran. Yang penting Aksa tahu mamanya ada bersama dirinya.
\*\*\*
"Sudah terima surat dari Bandung?" Tanpa basa basi Airlangga bertanya pada Abu.
"Surat apa Pa?" Abu sedang bingung istrinya sejak kemarin menghilang. Abu sudah tanya mertuanya di Jember tapi tak ada.
Menurut pegawai di rumahnya di Surabaya, Ambar keluar rumah naik taksi dengan membawa koper besar.
"Papa tunggu teleponmu saat kamu terima surat dari Bandung. Karena Papa yakin kamu akan menerima surat itu," Airlangga langsung mematikan atau lebih tepatnya memutus pembicaraan mereka.
"Ini surat sudah dibuat lama sekali Pa. Saat Sonny masih TK. Sedemikian sabarnya Ambar menutup luka hatinya sendirian," Menur memperhatikan tanggal surat itu dibuat.
"Astagfirullaaaàh," Airlangga pun memperhatikan apa yang istrinya katakan.
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.