
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Kita icip-icip masakan mamaku yok," ajak Sonny.
Sejak kemarin dia mengundang Made ke rumahnya Sonny meminta Made merahasiakan dulu undangannya dan juga keberadaan Sonny di Jogja pada Mukti.
"Assalamu'alaykum Tante. Makin seger aja," Made memang bukan orang baru bagi Ambar dan Abu. Anak ini sering menginap saat SMA. Dan juga mereka bertemu kala di Paris.
"Apa khabar kamu Nak. Ayok kita sambi makan. Tante cuma bikin ayam dan lele geprek aja. Semoga kamu suka," bau nasi uduk dan sambal menggoda perut.
"Mama harus tanggung jawab kalau perut Mamas buncit." Goda Sonny. Dia sangat suka menu seperti ini.
Lalapan yang tersedia timun, kacang panjang mentah, kol mentah dan kemangi.
"Made, kita sambil ngobrol ya. Biar santai," Sonny membuka pembicaraan malam ini.
"Iya Mas, monggo aja," sahut Made.
"Aku seriusan mau tanya kamu. Seberapa dekat Vio dengan Mukti?"
"Yang aku tahu mereka hanya sahabat Mas. Di depanku hubungan mereka memang hanya seperti itu."
"Apa kamu pernah lihat Vio pacaran selain bersahabat dengan Mukti?" Ambar ikut bertanya
__ADS_1
"Enggak Tante. Mukti uring-uringan bila Vio ngobrol dengan orang lain"
"Kalau hanya sahabat, kenapa harus uring-uringan?"
"Kamu yakin anak yang di aborsi bukan anak Mukti?"
"Wah kalau itu enggak tahu Tante. Hanya teman bilang dia lihat Vio di klinik bidan yang biasa membantu anak sekolah aborsi dan kata petugas disana itu sudah ke dua Vio lakukan."
"Kamu mungkin bingung kenapa kami tanya hal itu,"
"Satu tahun lalu Mamas mengajak semua keluarga ke Kediri mau melamar seorang perempuan yang dekat dengan aku di Jakarta. Saat itu Mukti berkenalan dengan calon istriku dan mereka seperti tak saling kenal." Made melihat Sonny langsung sangat kesal.
"Saat itu papa langsung minta aku hanya tunangan, tak jadi menikah. Aku tak tahu apa yang Mukti katakan pada papa sehingga papa minta seperti itu. Mamas hanya bisa manut."
"Kamu tahu apa yang terjadi?"
"Mukti membela korutor itu melawan kami. Koruptor itu cinta pertama dan cinta matinya Mukti yang juga tunanganku."
"Dia VIOLINE AYAKA"
Made tak percaya mendengar cerita ini.
"Dan asal kamu tahu. Mukti itu hanya anak yang mama ambil dari tempat sampah tapi dia dipelihara dengan kasih sayang yang sama denganku."
"Mama tak membedakan kami sama sekali. Tapi ini balasannya."
__ADS_1
"Mamas tak peduli dia mau ambil Vio. Yang Mamas sesalkan dia membela tikus yang mengambil padi dari lumbung keluarganya."
"Padahal dari lumbung itu banyak perut yang harus kami tanggung. Ratusan mulut yang harus kami beri makan. Tapi Mukti malah membela pencurinya."
"Itu sebabnya kami penasaran dengan anak Vio." .
"Serius Mas, Tante. Kalau depan aku, Vio dan Mukti tak pernah terlihat mesra. Hanya kelas Mukti akan marah bisa Vio bercanda dengan pria lain."
"Yang aku tahu satu tahun lalu Mukti mabuk. Dia bilang benci Vio. Mungkin itu saat dia tahu Mas bertunangan dengan Vio," jelas Made.
"Minggu depan aku akan ke Bali. Aku akan berupaya mengorek cerita Vio dari Mukti Mas. Aku akan buat dia cerita semuanya walau dengan cara membuat dia mabuk terlebih dulu," Made tak percaya Mukti malah membela yang salah. Tak memikirkan nasib ratusan karyawan yang hidupnya bergantung pada perusahaan papanya.
"Ingat. Jangan cerita pada siapa pun bertemu kami disini. Tidak pada Mukti mau pun pada Om," pesan Ambar.
"Pasti Tante. Saya tahu rasanya sembunyi. Pasti tak ingin persembunyian kita diketahui oleh orang lain," balas Made.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.
__ADS_1