INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
DIA SUKA SAMA ELU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Kamu harus bayar aku Rez," kata Sonny.



"Maksudmu?"



"Ya aku jadi pawangmu gitu kok. Ini udah bukan pertama kali lagi kan?" Rezky tertawa terbahak-bahak membuat banyak orang melihat ke arahnya.



"Memangnya kenapa?" tanya Sjahrir.



"Rezky itu diamuk-amuk sama tunangannya karena tunangannya cemburu pada Adelia Om. Adel bilang aku pacarnya Adel di depan Nuning."



"Barusan juga Nuning ngamuk-ngamuk dia bilang Rezky pacaran sama Adel sebagai wakil dari Jakarta. Tapi begitu lihat mukaku dia langsung diam berarti kan aku harus dibayar Om,"  Kata Sonny.



"Dijadiin beneran aja jangan cuma ngaku ke Nuning," canda Vonny.



"Nah bener tuh Tante aku udah bilang ke Adel begitu," akhirnya Rezky keceplosan menyebut  tante pada Vonny biasanya manggil bu dokter.



"Aku udah bilang kalian jadiin aja," ucap Rezky. Sonny dan Adelia diam. Sementara Sjahrir hanya memandang Vonny.



"Papa setuju. Kalau kalian jadian nggak ribet cari bebet bibit bobot, apalah itu seperti kata orang Jawa. Bener enggak nyebutnya bibit bebet bobot gimana Son? Pokoknya itulah,"  kata Sjahrir.



"Yang pasti Abu juga nggak keberatan kan dapat Adelia. Udah jadiin aja kalian," kata Sjahrir dengan entengnya.



Vonny yang tadi keceplosan bercanda jadi ketakutan karena dia dan Ambar sudah bilang nggak mau nodong kedua anak mereka.



"Apa saya mengganggu?" kata Hamza yang datang ke meja itu.


__ADS_1


"Tidak,"  kata Rezky.



"Anda semua dari Indonesia?"



"Kebetulan kami satu rumah sakit,"  jawab Rezky.



"Oh begitu tapi karena ada saya kalian jadi harus menggunakan bahasa Inggris."



"Tidak apa apa," sahut Sjahrir ramah.



"Kamu makan apa? Ayo aku ambilkan," ucap Hamza pada Adelia dengan lembut.



"Oh nggak perlu, aku nanti ngambil bersama ibu Vonny saja."  Adelia memang tidak bilang bahwa itu mamanya dan pemilik Rumah Sakit adalah Papanya.



Adelia sedang minum juice.



"Gue yakin dia suka ama lu deh," kata Rezky dengan gamblang menggunakan bahasa Betawi.




"Serius!  Gue sih nangkapnya gitu," ungkap Rezky meyakinkan.



Sonny merasa terusik ada orang menyukai Adelia.



"Kamu rencananya gimana Son?" tanya Sjahrir.



"Urusanku sudah selesai Om," Sonny memang telah selesai bertemu dengan beberapa teman kuliah S2nya dulu.



"Kalau gitu besok ikut aja di rombongan kita, besok kan hari terakhir itu kita piknik dari panitia. Nanti Om bilang aja kamu teamnya Om."



"Besok udah selesai kok kita piknik lalu penutupan. Habis itu kita jalan-jalan aja nggak langsung pulang.  Gimana kalau kita tambah satu hari disini?"

__ADS_1



"Iiih satu hari mah sebentar Pa. Dua hari lah," tawar Adelia.



"Gimana Rez?" Adelia minta dukungan rekannya.



"Siap gue dua hari enggak nolak.  Kan gua udah bilang ngawal juragan dapat fee banyak," tanpa ragu Rezky setuju dengan usulan tambahan libur pada tugas kerja kali ini.



"Enak aja lu," sungut Adelia. Rezky tertawa terbahak-bahak.



"Dua hari ya Pa?"



"Ya oke dua hari Son. Kamu bisa dua hari?" Tanya Sjahrir pada Sonny.



Hamza ngobrol dengan Vonny.



"Bisa Om," jawab Sonny tanpa ragu.



"Oke kita tambah dua hari. Nanti Papa biar pesen tiket aja sekalian,  jadi kita pesan buat lima orang. Sonny kirim datamu ke Om." Sjahrir belum punya data Sonny untuk pesan tiket.



"Enggak usah Om. Aku aja yang pesen. Aku punya teman di Travel."



"Oh ya udah nanti Om kirim data Om sama Rezky."



"Ya Om."



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.

__ADS_1



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1679603547951.jpg)


__ADS_2