INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
BISA MENUNDA SIDANG!


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Jadi waktu mama mau minta cerai dari papa, eyang Menur menggunakan kesempatan itu sebagai titik balik. Dia pura-pura menyesal dan sangat depresi dengan kepergian mama lalu dia gila."



"Awalnya eyang kakung dan papa tidak mengerti sandiwaranya. Papa sampai akan memindahkan usahanya di Bali demi menemani eyang Angga mengurus eyang Menur di Surabaya."



"Saat mama cerita semua tentang eyang Menur, awalnya eyang Angga tak percaya. Tapi Allah membantu kami. Eyang Angga  sendiri yang melihat bukti kalau ponsel eyang Menur baru dipakai dua menit sebelum eyang Angga masuk kamar. Ada jejak menghapus pesan."



"Lalu dari ponsel itu papa mengirim pesan dan terungkaplah siapa Wahid '*suami*' eyang Menur sebenarnya."



"Akhirnya semua mengerti bahwa dia pura-pura gila karena ketahuan sedang berkirim pesan. Dari situ eyang kakung langsung masukin dia ke rumah sakit jiwa."



"Mendengar mamanya gila  Imelda langsung bunuh diri. Vio nggak punya ibu dan pembela siapa-siapa lagi, lalu Wahid eyang kakung  kandungnya juga ikut gila. Adelia melihat Vio tenang tanpa beban seperti itu kemarin langsung tanya sama aku dan Mukti."



"Kami marah waktu Adelia tanya soal eyang Menur. Kami tanya ada urusan apa dengan eyang Menur kenapa kamu tanya Adel bilang sikapnya Vio itu mencurigakan."



"Langsung saya telepon Papa. Papa kirim orang untuk mencari kebenaran tentang yang benar ternyata kemarin terungkap.  Eyang Menur sama Wahid pacarnya itu sudah tinggal satu rumah mereka mendapat rekomendasi dari kedua orang tuanya Wahid."


__ADS_1


"Anehnya ini suatu hal yang sangat fatal menurutku adalah : Menur narapidana yang dititipkan ke rumah sakit jiwa, seharusnya dia tidak boleh keluar kalau tidak ada rekomendasi dokter. Kalau dia keluar dia harus masuk Rutan!"



"Kenapa dia bisa pindah itu keanehan pertama yang wajib diselidiki secara hukum mas Tonny."



"Keanehan kedua adalah Wahid yang pura-pura gila sekarang juga satu rumah Menur. Sama-sama orang normal satu rumah pasti mereka punya rencana itu yang Papa selidiki."



"Jadi kamu mau apa dari aku?" kata Tonny cepat.



"Saya ingin menggebrak dua tikus itu bersamaan.  Waktunya tinggal besok, tak  sampai 12 jam."




"Aku akan selidiki semuanya tenang aja. Kalian besok harus hadir di pengadilan karena besok tetap ada pengadilan hanya pemberitahuan bahwa sidang akan ditunda!"



"Aku akan undur persidangannya menjadi lusa kalau bisa aku akan undur tiga hari, minimal kita punya waktu 36 jam. Aku akan buka semuanya di media." Ucap Tonny dengan yakin.



'*Gilaaaaa, Tonny bakal bikin sidang ditunda*?' pikir Sonny dan Mukti begitu mendengar kalimat Tonny terakhir.



"Oke baik,"  akhirnya mereka bertiga pun pulang.


\*\*\*

__ADS_1



"Gila ya powernya Tonny." kata Mukti.



"Iya dia bisa mengatur jadwal seperti itu."



"Itu karena linknya. Pasti dia nyuruh orang atas manggil ketua Hakim untuk dialihkan agar tidak hadir saat sidang besok!  Jadi mau nggak mau kan kalau ketuanya nggak ada, sidang  harus ditunda."



"Oh iya juga ya," kata Sonny.



"Ya udah pokoknya nanti kita bilang aja sama papa tentang hasil pertemuan kita ini."



"Kirim pesan aja lah, udah tengah malam gini," kata Mukti.



"Aku akan kirim pesan di grup meeting kita."



"Oke."


\*\*\*


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND


__ADS_1


__ADS_2