INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
BERTEMU CALON MERTUA GAGAL


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Turut berduka ya Del," Inge mengucapkan bela sungkawa.



" Terima kasih Tante,"  jawab Adelia dengan tenang. Dia sudah tenang karena ulasan dari Sonny barusan.



"Turut berduka Del," kata Humprey.



"Terima kasih Om. Silakan masuk Mama dan Papa baru tiba dengan jenazah." 



"Oh ya Om, Tante ini kenalkan calon suami aku. Kami akan menikah tiga bulan lagi," kata Adelia.



"Oh ya, selamat Del," Humprey  kaget Adelia ternyata akan menikah.



Inge  juga memberi selamat pada Adelia.



"Jeffry titip salam. Dia sedang dinas di Batam jadi tidak bisa datang ke sini masih empat hari dia ada di sana," jelas Humprey.



"Oh iya Om nggak apa-apa. Padahal seharusnya dia datang mengantarkan kekasihnya ke liang lahat,"  kata Adelia sarkas.



"Sepertinya mereka bukan sepasang kekasih. Itu yang Om tahu. Tapi ya sudahlah itu urusan mereka berdua."



"Ya Om itu,  memang kejahatan ( kelakuan buruk, dalam bahasa sehari-hari kata kejahatan di suku Indonesia Timur tak berkonotasi terlalu buruk ) yang Jeffry lakukan," Adelia menjawab santai. 


\*\*\*


__ADS_1


"Ini masih tunggu sapa?"  tanya Humprey.



"Enggak ada yang ditunggu,  cuma kan nggak mungkin kita memakamkannya malam-malam. Tadi dia jam 02.00 dia meninggal. Jam 03.00 baru selesai pemeriksaan, jam 03.30 selesai surat nggak mungkin kami memakamkan malam-malam seperti ini," kata Sjahrir.



Adelia tahu papanya kehilangan Prilly tapi Adelia melihat tak ada duka mendalam di wajah Vonny.  Adelia sangat tahu bukan Vonny tak kehilangan, jangan bilang Vonny orang yang kejam tak kehilangan. Vonny hanya merasa tak perlu ditangisi. Memang itu jalan yang Prilly mau.



Sebagai Ibu dia sudah membimbing sebaik mungkin, tetapi Prilly memang mengambil jalan yang salah.


\*\*\*



Postingan Adelia di semua media sosialnya Prilly dibaca  juga oleh teman-teman Adelia.  Akhirnya teman-teman Adelia pun datang.



Rezky dan Farah tak bisa hadir karena mereka baru berbulan madu, baru berangkat dua hari lalu.



Mereka terlambat  berbulan madu karena sejak pernikahan mereka jadwalnya Rezky padat jadi belum bisa izin baru dua hari lalu izin keluar.



\*\*\*



"Yank, maem dulu," kata Sonny.



"Males Mas." Adelia sama sekali tak minat makan.



"Ya udah Aaa,"  akhirnya Sonny menguapi Adelia dengan penuh kasih. Komang melihat bagaimana cintanya kakaknya pak Mukti kepada calon istrinya.



" Ya Tuhan Adel kamu belum makan sayang?"



"Ini Ma, susah banget mantu Mama suruh makan," lapor Sonny.

__ADS_1



"Jangan gitulah Del, jangan karena sedih kamu jadi sakit." tegur Ambar.



"Aku nggak sedih Ma, inget Itu. Aku males makan dari tadi,  karena mikirin semuanya."



"Mama tahu, tapi jangan kayak gitu nanti kamu sakit,"  memang sejak tadi Ambar melihat Adelia yang mengurusi semuanya.



"Aku nggak ngerti Ma kalau nggak ada Mas Sonny di sebelahku saat seperti ini.  Semua aku handle sendiri."



"Itulah beratnya jadi anak tunggal atau anak sulung,"  kata Sonny.



"Ya sekarang aku punya kamu Mas. Aku beruntung punya kamu," Ambar melihat bagaimana manisnya cinta kedua anak dan menantunya itu.



"Jadi nggak beruntung punya aku nih?" kata Mukti,  yang baru datang.



"Apa untungnya punya adik kamu," kata Sonny. Mereka pun tertawa.



"Sudah kamu makan juga," Ambar menyuruh Mukti makan.



"Sudah kok Ma. Tadi aku sudah makan."



"Aku cari eyang, ada  di mana ya?"



"Eyang masih di depan dengan papa dan tante Vonny." Balas Ambar.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND


__ADS_1


__ADS_2