INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
SP1


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Bu Susan, bu Sarah, tadi di masjid saya bertemu dengan pak Ruddy. Beliau bilang jam tiga ibu berdua diminta menghadap beliau di ruangannya,” Rico yang sedang makan siang selepas dari masjid bertemu dengan dua orang rekan satu bagian dengannya. Mereka belum kembali ke kantor. Masih banyak tas toko barang branded ditangan mereka.


“Ada apa Ric?” tanya Sarah yang merasa lebih tua dari Rico maka tak menggunakan sebutan Pak didepan nama Rico.


“Saya mana tahu Bu. Hanya itu pesan pak Ruddy barusan,” jawab Rico. Kalau dia bilang tadi bu Adelia ke ruangannya tentu dia akan kena SP juga dari pak Ruddy.


“Jam tiga ya? Kenapa enggak habis makan siang aja sih?” tanya Susan yang ingin pulang cepat.


‘Tadi pak Ruddy dapat perintah kan sebelum Jumatan. Sehabis makan siang baru dia bisa isi blangko SP dengan nama karyawan. Maka mereka diminta datang jam tigaan kali,’ batin Rico sambil menekuni makan siangnya.


***


Susan dan Sarah tak percaya dengan apa yang terpampang didepan mereka. Surat itu belum dilipat. Masih rapih dan di klip dengan amplop panjang yang didepannya tertulis nama mereka masing-masing.


“Lipat sendiri surat kalian. Dan jangan kaget kalau sebentar lagi ada surat panggilan polisi karena barusan saya dipanggil pak Sjahrir,” dengan tegas Ruddy berkata-kata tanpa senyum.


Adelia bergerak sangat cepat. Sjahrir tak percaya dalam hitungan jam putrinya bisa melacak perjalanan tikus dalam satu bulan terakhir. Semua data sudah di jadikan bundel oleh Adelia. Dan sehabis salat Jumat tadi Sjahrir langsung memanggil Ruddy. Dia perlihatkan hasil temuan Adelia. Juga berkas laporan Adelia selaku manager keuangan ke polisi.


***

__ADS_1


“Wa’alaykum salam,” Vonny membalas salam dari tamunya. Dialihat Abu teman sang suami bersama seseorang yang dia kenal.


“Lho …?”


“Ini putra sulungku,” Abu mengulurkan tangan pada Vonny.


“Aku sudah kenal. Dia kan CEO PT WASKITA PRABUNEGARA,” jelas Vonny.


“Itu kan perusahaanku yang dia pegang. Dia sendiri punya banyak usaha seperti yang pernah aku bilang,” jawab Abu santai.


Sejak mau berangkat Sonny memang kaget ketika sang papa minta diantar ke jalan Palem Raja 3 nomor 21, Pondok Indah. Dia ingat alamat itu pernah disebut oleh Adelia sebagai rumah tinggalnya.


“Siapa nama teman papa?” demikian tadi Sonny bertanya.


“Sjahrir Talabessy.”


“Saya juga baru tahu kalau papa minta antar kesini Tante,” Sonny menyalami Vonny dengan sopan.


“Ayok kita ke ruang belakang saja. Sjahrir ada dibelakang,” Vonny mengajak kedua tamunya.


Abu dan Sjharir berpelukan erat. “Pa, ternyata yang pegang proyek renovasi rumah sakit itu anaknya Abu,” Vonny memberitahu Sjahrir kenyataan itu.


“Ha ha ha, dunia sempit ya,” Sjahrir dan Abu tertawa. Mereka lalu bercerita panjang.


Vonny mengeluarkan teh dan wajik khas Ambon. Bedanya dengan wajik yang dijual pada umumnya adalah rasa kayu manis yang sangat terasa. Sesuai dengan kekayaan alam Maluku yang banyak rempah terutama cengkeh, pala dan kayu manis.

__ADS_1


“Adel belum pulang Ma?” tanya Sjahrir.


“Balong.”


“Pergi kemana putrimu?” tanya Abu.


“Ke kantor polisi. Dia kejam. Ada tikus di kantor. Baru satu bulan beraksi, langsung Adel kirim ke kantor polisi tanpa ampun. Padahal tikusnya perempuan,” jawab Sjahrir.


“Ha ha ha, kamu harus belajar dari Adelia, Sonn, kamu harus tega walau tikusnya itu tunanganmu dan tantemu sendiri,” Abu mengingatkan Sonny.


“Adelia kalau soal ketegasan itu nomor satu. Dia tak peduli siapa pun kalau sudah membohonginya akan dia tikam balik. Lebih kejam dari perbuatan mereka. Hanya pada Jeffry dan Prilly saja Adelia belum terlihat membalas. Tapi aku yakin dia pasti akan membalas berkali lipat.” Rupanya saat cerita tentang kado pernikahan untuk Adelia, Sjahrir menceritakan pada Abu masalah Jeffry dan Prilly.


Adelia yang baru tiba dari kantor polisi melihat ada mobil sport mewah yang sama dengan miliknya. Hanya beda warna saja. Miliknya warna merah, dan milik tamu berwarna hitam.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL T**ELL LAURA I LOVE HER  **YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL TELL LAURA I LOVE HER  ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.

__ADS_1


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


__ADS_2