INFIDELITY BEFORE MARRIAGE

INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
KEJUTAN BUAT SONNY


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Adelia, Sjahrir dan Vonny tiba di homestay Solo. Awalnya Vonny mengatakan mereka akan tinggal di sebuah hotel dan mengambil dua kamar tidur. Karena kedatangan mereka berbarengan dengan kedatangan Laksmi berlibur, Ambar menawarkan pada Vonny mau tidak Vonny bergabung dengan adik iparnya itu.



Vonny tak menolak. Jadi Ambar langsung menyewa sebuah homestay dengan lima kamar tidur.



Rupanya Laksmi sudah datang lebih dulu. Lasmi datang hari Kamis pagi. Tadi dia dijemput oleh Mukti dan mereka sudah ke rumah Ambar mengantar Abu. Sehabis makan siang mereka baru istirahat di homestay.



Saat rombongan Sjahrir datang, Mukti masih menemani Laksmi dan kedua adik sepupunya.



"Hallo apa kabar Tante?" Sapa Adelia pada Laksmi.



Laksmi menyambut Adelia dan Vonny serta Sjahrir. Mereka ngobrol sejenak. Tak berapa lama Mukti pamit setelah Adelia selesai menaruh semua bajunya di lemari kamarnya.



"Aku tinggal ya," pamit Mukti.



"Loh mau ke mana?" tanya Adelia.



"Mau jemput mas Sonny," balas Mukti.



"Dia Jogja ~ Solo pakai pesawat?" Adelia tak habis pikir bila memang Sonny pakai pesawat. Bukan soal harga tiketnya. Tapi dari kantor atau rumah Sonny ke bandara itu jauh. Dari sini ke bandara juga jauh. Dua jarak itu kalau di gabung sebanding dengan jarak Jogja ~ Solo kurang sedikit lah, kan mending naik mobil saja.



"Enggak dia naik kereta. Dia naik kereta PRAMEKS kok," jawab Mukti.



"Oh gitu," Adelia mengerti sekarang.



"Naik kereta murah banget kan Jogja Solo," jelas Mukti.



"Aku mau ke stasiun dulu," pamit Mukti.



"Aku ikut dong pengen tahu," pinta Farhan sang kakak, anak pertama Laksmi yang berusia 10 tahun.



"Mas, aku juga ikut," kata Fahri yang kecil. Usianya 7 tahun.

__ADS_1



"Ya udah ayo kita pergi bertiga," kata Mukti.



"Berempat! Aku juga ikut," kata Adelia yang telah memegang dompetnya.



"Asyik," kata dua jagoan itu.



Mereka naik mobil Mukti. Bukan mobil Mukti sih tapi mobil Abu yang dari Jakarta kan dibawa oleh pak Parman ke Solo. Abu belum membeli mobil, sedang Mukti nggak bawa mobil pastinya.


\*\*\*



Sonny kaget ketika dijemput oleh pasukan. Dia pikir Mukti datang sendirian. Dua jagoan kecilnya Laksmi memeluk kakak sepupunya.



Mereka tak lupa salim pada mas Sonny idola mereka.



"Apa khabar?" kata Sonny pada Adelia saat mereka bersalaman dan cium pipi kanan pipi kiri seperti biasa. Kini mereka sudah biasa seperti itu. 



"Baik,  alhamdulillah baik,"  jawab Adelia ramah.




"Gimana kalau kita makan di alun-alun. Katanya sih banyak kuliner enak, suasananya juga enak. Aku sudah search sejak di Jakarta kemarin," Adelia mengusulkan mereka hunting kuliner enak di alun-alun.



"Ayo ayo,"  kata dua jagoan kecil bersemangat.



"Ayo Mas," ajak Mukti. Dia ingin membahagiakan adik-adik kecilnya.



"Oke siap,"  akhirnya mereka ke alun-alun Solo mencari kuliner.



Mukti sudah mengirim pesan pada Laksmi agar tak khawatir karena dia membawa dua permata milik tantenya itu.



Adelia mengirim pesan pada Vonny bahwa mereka makan malam di alun-alun.



Fahri dan Farhan anaknya Laksmi senang mereka jalan-jalan dengan para kakaknya.



"Wah kasihan Mas Aksa nggak ikutan," kata Farhan.


__ADS_1


"Siapa bilang aku nggak ikut?" kata Aksa.



Rupanya Mukti mengirim pesan pada Aksa kalau mereka akan makan malam di alun-alun, sehingga Aksa menyusul.



"Yeaay ada Mas Aksa," kata Farhan dan Fahri. Mereka pun heboh makan bersama.



Ambar tentu kaget saat diberitahu anak-anak semuanya ada di alun-alun. "Anak-anak ninggalin kita berdua loh Mas,"  Ambar memberitahu suaminya.



"Mereka ke mana?" kata Airlangga.



"Mukti jemput Sonny di stasiun lalu sengaja makan malam di alun-alun bersama Farhan dan Fahri Pa," kata Ambar.



"Wah gitu," Airlangga senang semua cucunya akrab walau sebenarnya mukti dan kedua anak Laksmi bukan cucunya.



"Iya Pa."



"Wah senangnya anak-anak berkumpul bersama. Jadi Laksmi dan Vonny di homestay?" Abu pun berkomentar.



"Iya mereka makan malam bertiga. Karena Adelia juga ikut."



"Adelia juga ke alun-alun?" tanya Abu.



"Iyalah, komandannya ada di sana gimana mereka nggak ikut semua?" Ambar tahu Aksa menyusul karena ada kakak cantik tercintanya.



"Eealah aku pikir Adelia nggak ikut," kata Abu.



"Ikut, jadi awalnya dia dan Fahri sama Farhan ikut jemput Sonny. Begitu niat mau berangkat ke alun-alun kok ngabarin Aksa. Tadi Aksa udah pegang piring mau makan. Pas ada khabar itu dia langsung melumcur buat nemuin Adelia," kata Ambar pada Airlangga.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul ENGAGED TO HIS SON MARRIAGE TO HIS DADDY ya.



![](contribute/fiction/6262777/markdown/10636434/1679117196111.jpg)

__ADS_1


__ADS_2