Jodoh Aisyah

Jodoh Aisyah
Jawaban Aisyah.


__ADS_3

Masih dengan mereka yang baru pulang dari pasar kambing. 3 mobil pun berhenti di parkiran depan pesantren. Satu mobil ustad Soleh, satu mobil ustad Rasyid dan satu lagi mobil penjual kambing yang mengantarkan kambing kambingnya.


" Pak tolong bawa kambing kambing ini ke lapangan di samping kelas paling ujung" pinta ustad Soleh. Kambing pun di giring ke lapangan.


" Pak satu lagi ketinggalan" ucap ustad Usman. Seketika Dewi langsung memicingkan matanya.


" Kau jangan macam macam ustad Usman" ucap Dewi. Seketika ustad Usman langsung tertawa.


" Maaf Wi aku hanya bercanda"


" Le kita pulang ya, kau pun harus mandi, badanmu bau kambing" ucap Aisyah. Riziq pun menciumi bajunya yang memang bau kambing.


" Nanti kau mandinya pakai SUNLIGHT Le, biar bau kambingnya hilang, biar lemak di bajumu juga hilang" ucap Aisyah. Riziq pun langsung mengeryitkan keningnya.


" Kenapa kau tidak sekalian menyuruhku mandi pakai soklin pemutih, biar kulitku putih dan tidak hitam lagi" gerutu Riziq. Aisyah malah tersenyum senyum.


" Ayo pulang, eh ngomong ngomong Ira kemana?" tanya Aisyah. Riziq dan Aisyah pun mengedarkan pandangan mencari Zahira.


" Wi kau lihat Ira tidak?" tanya Aisyah.


" Mungkin Ira ikut digiring ke lapangan" jawab Dewi sambil tertawa tawa.


" Aku serius Wi"


" Kau seperti tidak tau adik iparmu saja, dia pasti mengikuti Yusuf sampai ke rumahnya. Sedari tadi ustad Azam dan Yusuf sudah pulang"


" Bocah semprul" gerutu Riziq.


" Wi kita pulang duluan ya, aku mau sekalian cari Ira, asalamualaikum"


" Waalaikum salam"


Aisyah dan Riziq pun pulang duluan. Dan benar saja kini Zahira sedang ada di rumahnya ustad Azam. Ia sedang duduk bersama ustadzah Ulfi.


" Asalamualaikum"


" Waalaikum salam" Riziq dan Aisyah pun mendekati mereka.


" Maaf ustadzah, Ira hilang dari jangkauan kami, maaf kalau dia merepotkan" ucap Riziq yang kini sedang menahan malu.


" Tidak apa apa, Ira tidak merepotkan" jawab ustadzah Ulfi sambil tersenyum.


" Ira ayo kita pulang" pinta Aisyah. Mau tidak mau Zahira pun ikut pulang.


" Kau jangan macam macam ya, berani kau datang lagi ke rumah Yusuf tanpa seizinku, ku ikat kau di lapangan bersama kambing kambing itu" ancam Riziq.


Sesampainya di rumah, Riziq pun langsung berlalu ke kamar mandi untuk menghilangkan bau kambing yang menempel di badannya. Aisyah pun langsung mencuci bajunya Riziq.


" Ira, sebelum kau mandi, ka Aisyah minta tolong ya, tolong kau ambil Adam sama Hawa di rumahnya umi, ke sananya bawa kereta bayi" pinta Aisyah.


" Iya kak"


Zahira pun pergi ke rumahnya umi Salamah. Setelah selesai mandi Riziq pun duduk di hadapan Aisyah. Aisyah masih bisa mencium bau kambing yang belum hilang.


" Le, kau masih bau kambing" ucap Aisyah. Riziq pun mencium badannya, memang masih tercium bau kambing.


" Mandi lagi Le yang bersih, kalau perlu kau mandi pake jeruk nipis" pinta Aisyah.


" Uni kau jangan memberi ide yang aneh aneh, kau fikir kulitku berlemak dan bau amis" protes Riziq. Mau tidak mau Riziq pun kembali ke kamar mandi dan membersihkan kembali badannya. Setelah selesai ia pun duduk kembali di hadapan Aisyah.


" Coba kau cium badanku, masih bau kambing tidak?" tanya Riziq. Aisyah pun mendekatkan hidungnya ke badan suaminya.


" Tidak, sudah tidak bau"


" Coba kau cium bibirku bau kambing tidak" ucap Riziq kembali. Seketika Aisyah memicingkan matanya.


" Kau jangan macam macam Le"


Riziq malah tertawa tawa. Tidak lama kemudian Zahira datang membawa Adam dan Hawa.


" Eh anak anak umi udah pulang" ucap Aisyah yang kini mengambil Hawa dari kereta bayinya dan memberikannya pada Riziq. Ia kembali mengambil Adam lalu di pangkunya.


" Ira kau mandi sana" pinta Aisyah.


" Kalau bau kambingnya tidak hilang, kau mandinya pake minyak tanah" pinta Riziq. Zahira langsung mengerucutkan bibirnya.


" Pakai sabun yang banyak Ira" ucap Aisyah.


Zahira mengangguk dan langsung pergi ke kamar mandi. Aisyah pun menyiapkan kue dan kopi untuk Riziq dan Zahira. Setelah Zahira selesai mandi, ia pun duduk bersama kakak kakaknya, ia sudah meminjam bajunya Aisyah.


" Kau mau menginap di sini apa pulang ke asrama, sebentar lagi hari mulai gelap" ucap Aisyah.


" Aku menginap disini saja ka"


" Hmmm"


* * * * * *


Malam pun tiba. Aisyah dan Zahira setelah melaksanakan shalat isya, mereka pun menyiapkan makan malam bersama. Tidak lama kemudian Riziq datang setelah mengerjakan shalat isya di masjid.


" Asalamualaikum"


" Waalaikum salam"


Aisyah sudah menyambut suaminya seperti biasa.


" Makan malam dulu Le"


Mereka pun berjalan ke dapur, Zahira sudah duduk rapi siap menyantap hidangan.


" Anak anak sudah tidur Ni?" tanya Riziq.


" Sudah"


Mereka pun makan bersama. Setelah selesai makan, mereka pun duduk di karpet bludru di ruang tamu. Aisyah dan Zahira sudah duduk di hadapannya Riziq.


" Uni apa kau sudah dapat jawaban dari pertanyaanku" ucap Riziq. Aisyah pun mengangguk.


" Kau sendiri Ira?" tanya Riziq.


Zahira pun mengangguk.


" Coba kau sebutkan" ucap Riziq pada Zahira.


" 1 yang tidak akan ada 2nya adalah cintaku pada ka Yusuf. 2 yang tidak akan ada 3nya adalah aku dan ka Yusuf. 3 yang tidak akan ada 4 nya adalah cintaku, sayangku dan kasihku hanya untuk ka Yusuf. 4 yang tidak akan ada 5nya adalah,"


Belum saja Zahira menyelesaikan jawabannya, Riziq sudah memotong jawabannya Zahira.


" Eh bocah semprul kenapa jawabanmu ngelantur kemana mana" gerutu Riziq. Zahira sudah mengerucutkan bibirnya, sementara Aisyah sudah cekikikan sedari tadi. Riziq pun melirik Aisyah yang terus saja menertawakan Zahira.


" Kau jangan tertawa terus uni, belum tentu jawabanmu itu benar" ucap Riziq. Kini Zahira lah yang menertawakan Aisyah.


" Coba uni apa jawabanmu"


" Bismilahirahmanirahim"

__ADS_1


Aisyah berdo'a terlebih dulu.


" 1 yang tidak akan ada 2nya ialah Allah swt.


2 yang tidak akan ada 3nya ialah siang dan malam.


3 yang tidak akan ada 4nya ialah kekhilafan nabi Musa as ketika khidir.


1 merusak kapal yang ditumpanginya.


2 membunuh seorang anak kecil.


3 menegakan kembali dinding yang hampir roboh.


4 yang tidak akan ada 5 nya ialah kitab samawi.


Kitab Zabur.


Kitab Injil.


Kitab Taurat.


Kitab Al Quran.


5 yang tidak akan ada 6nya ialah waktu shalat.


Subuh.


Zuhur.


Ashar.


Magrib.


Isya.


6 yang tidak akan ada 7nya ialah rukun iman. 1. iman kepada Allah.



iman kepada para malaikat.


iman kepada kitab Allah.


iman kepada para Rasul.


iman kepada hari akhir.


iman kepada Qadha dan Qadar.



7 yang tidak akan ada 8nya ialah langit yang 7 lapis. Allah swt berfirman, yang telah menciptakan 7 langit berlapis lapis, kamu sekali kali tidak melihat pada ciptaan rabb yang maha pemurah sesuatu yang tidak seimbang ( Al Mulk: 3).


8 yang tidak akan ada 9nya ialah malaikat pemikul Arsy Ar rahmaan. Allah swt berfirman: Dan malaikat malaikat berada di penjuru penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arsy rabb mu di atas ( kepala) mereka. ( Al haqah: 17)


9 yang tidak akan ada 10nya ialah mujizat yang di berikan kepada nabi Musa as.


1, Tongkat.


2, Tangan yang bercahaya.


3, Angin topan.


4, Musim paceklik.


6, Darah.


7, Kutu.


8, Belalang.


9, Terbelahnya lautan.


10 yang tidak akan ada 11nya ialah Malaikat.


Jibril.


Mikail.


Israfil.


Izrail.


Munkar.


Nakir.


Raqib.


Atid.


Malik.


Ridwan.


11 yang tidak akan ada 12nya ialah saudara saudaranya nabi Yusuf as.


Rubin.


Simeon.


Lawy.


Yahudah.


Dan.


Naftali.


Gad.


Asyer.


Yisakhar.


Zebulon.


Bunyamin.


12 yang tidak akan ada 13nya ialah jumlah bulan dalam kurun satu tahun."


Zahira pun bengong mendengar jawabannya Aisyah.


" Apa jawabanku benar Le?" tanya Aisyah.

__ADS_1


Riziq pun tersenyum lalu mengangguk.


" Yeeeee" Aisyah bersorak bersama Zahira. Perlahan Riziq menarik ujung kerudung Aisyah, hingga istrinya itu mendekat padanya.


" Apa kau menanyakan jawabannya pada Aang Rasyid?" tanya Riziq sedikit berbisik.


" Kau fikir yang cerdas itu hanya kakakmu saja, kakakku juga tidak kalah cerdas dari ustad Rasyid" jawab Aisyah.


" Siapa?, apa dia ustad Usman yang menyebalkan itu"


" Bukan dia, aku tau ka Usman pasti tau jawabannya, tapi aku tidak mau bertanya padanya karna dia pasti akan memberikan syarat terlebih dulu. Jadi aku bertanya pada ka Soleh"


" Jadi ustad Soleh yang memberimu jawaban itu?" tanya Riziq.


" Hmmm"


Riziq pun melepaskan cengkraman di kerudungnya Aisyah.


" Lalu hadiah apa yang kau minta?" ucap Riziq. Aisyah sudah tersenyum senyum.


" Ira kira kira hadiah apa ya yang akan kuminta dari kakakmu" ucap Aisyah.


" Tidak usah berbelt belit ka. Katakan pada ka Riziq hadiahnya itu cukup lamarkan aku untuk ka Yusuf" jawab Zahira sambil tersenyum senyum. Seketika Riziq dan Aisyah langsung menggeram sambil menatap Zahira dengan tatapan menusuk. Zahira langsung ketakutan.


" Aku hanya bercanda"


" Katakan uni apa hadiah yang kau minta?" tanya Riziq kembali. Aisyah pun tersenyum.


" Aku beri kau 2 pertanyaan Le, Dan jawabannya itu adalah hadiah yang kuminta" ucap Aisyah.


" Baiklah apa pertanyaannya" ucap Riziq tak sabar.


" Pertanyaannya hanya ada 2 kata. 1, MECCANISM. 2, SORABEL" ucap Aisyah memberikan pertanyaan. Riziq pun terdiam karna ia baru mendengar 2 kata itu.


" Kau tau jawabannya Le?"


Riziq mulai berfikir keras.


"Meccanism, Sorabel" batin Riziq.


Riziq berfikir sudah hampir 30 menit namun ia tak menemukan jawabannya. Aisyah sudah tersenyum senyum.


" Tau tidak Le jawabannya" ucap Aisyah.


" Uni aku baru mendengar 2 kata itu"


" Jadi kau tidak tau jawabannya Le?" tanya Aisyah kembali. Dengan berat hati Riziq pun menggelengkan kepalanya.


" Jadi benar kau tidak tau, bukankah kau ini lulusan dari Kairo dan kecerdasanmu juga di atas rata rata, masa pertanyaan seperti itu saja kau tidak tau" ledek Aisyah. Zahira sudah tertawa tawa.


" Ternyata kecerdasanmu sebelas dua belas denganku ka" ucap Zahira. Riziq sudah menggeram.


" Aku sungguh tidak tau uni"


" Bagaimana kau bisa memberikanku hadiah, kalau hadiah yang kuminta saja kau tidak tau" ucap Aisyah.


" Maksudmu?"


" Akukan tadi bilang kalau jawaban dari pertanyaanku itu adalah hadiah yang kuminta"


" Tapi sungguh aku tidak tau jawabannya uni" ucap Riziq pasrah.


" Ira apa kau tau jawabannya?" tanya Aisyah.


" Tau dong" ucap Zahira.


" Beritau kakakmu biar dia bisa memberiku hadiah yang kuminta"


" Dengarkan aku ka Riziq. MECCANISM itu adalah merk pakaian muslimah indonesia. Meccanism juga adalah bisnis fashionnya ZASKIA ADYA MECCA" tutur Zahira.


" Siapa Zaskia Adya Mecca?" tanya Riziq.


Zahira dan Aisyah terdiam menganga karna Riziq tak mengenalnya.


" Kau tidak tau siapa dia Le?. Ira kau beritau kakakmu biar dia kenal" ucap Aisyah.


" Dengarkan aku ka Riziq, ZASKIA ADYA MECCA itu adalah seorang selebriti, dia pemain sinetron KIAMAT SUDAH DEKAT. tapi sekarang dia menjadi seorang Designer terkenal. Kalau ka Riziq tidak tau juga, dia adalah istrinya HANUNG BRAMANTIYO seorang sutradara terkenal" tutur Zahira.


" Aku masih tidak mengenalnya" ucap Riziq. Zahira dan Aisyah langsung mengeryitkan keningnya.


"Ira, sepertinya kakakmu ini hanya kenal dengan Mamah Dedeh saja" bisik Aisyah. Zahira mengangguk ngangguk sambil tersenyum.


" Lalu SORABEL itu artinya apa?" tanya Riziq.


" Jelaskan Ira" pinta Aisyah.


" Sorabel adalah aplikasi belanja online" jawab Zahira. Riziq hanya mengeryitkan keningnya.


" Jadi apa maksud dari pertanyaanmu itu uni?"


" Jadi kau masih tidak mengerti Le. Ira jelaskan lagi" pinta Aisyah. Zahira sudah tertawa tawa.


" Kakaku yang manis ini ternyata kalau urusan beginian otaknya bodoh ya ha ha ha" ejek Zahira.


" Heei kau jangan berbelit belit Ira, jelaskan saja" pinta Riziq tak sabar.


" Kalau seorang istri bertanya soal MECCANISM dan SORABEL, itu artinya dia minta di ajak shoping" tegas Zahira.


" I love you Ira" ucap Aisyah sedikit tertawa mendengar jawabannya zahira.


" Jadi hadiahmu itu minta di ajak shoping uni?"


" Hmmm"


" Iya besok kita ke pasar, kau boleh belanja sepuasnya" ucap Riziq.


" Kau masih kurang mengerti dengan pertanyaanku itu Le, aku tidak mau belanja di pasar, kita sudah biasa belanja di sana"


" Lalu?"


Aisyah malah senyam senyum.


" Jangan bilang uni minta di ajak shoping di mall, maaf aku tidak suka tempat begituan" tutur Riziq.


" Aku tidak minta belanja di mall. Meccanism Le, aku ingin pakaian muslimah yang dibuat Zaskia Adya mecca" ucap Aisyah.


" Bagaimana kita bisa beli merk baju itu, bukannya kebanyakan selebriti itu tinggal di Jakarta. Uni tidak akan mengajaku pergi ke Jakarta kan?" ucap Riziq.


" Tidak Le, kan ada Sorabel, jadi kita bisa belanja lewat aplikasi online" ( maaf promosi dikit, he he)


Riziq pun pasrah.


" Iya iya nanti kau boleh beli baju rancangan istrinya pak Hanung" ucap Riziq. Aisyah sudah tersenyum senyum.


" Tos dulu Ira" pinta Aisyah. Zahira dan Aisyah pun menempelkan telapak tangannya.

__ADS_1


" Dua orang perempuan yang ada di hadapanku ini lama lama membuatku migren"


__ADS_2