
Tepat ketika Kennedy hendak mengambil gas beracun, dia tiba-tiba merasa ada sosok orang yang muncul di belakangnya!
“Siapa? Siapa kamu? Bagaimana kamu bisa ke sini?” Kennedy terkejut. Meskipun dia adalah seorang master, tapi dia merasa takut karena lawan bisa muncul di belakangnya secara diam-diam!
“Tuan Mahari, aku membutuhkan satu lukisanmu, jadi tolong bawa aku mengambilnya, terima kasih.” Kata Roselline menatapnya sambil tersenyum!
Alex tahu dirinya tertolong ketika melihat Roselline.
Pantas saja bisa terjadi kebakaran di villa sebelum dirinya masuk ke gudang harta karun, rupanya Roselline yang membantunya! Alex tahu dirinya tidak akan mati, jadi dia tidak menghancurkan barang berharga di sini lagi.
“Mimpi!” Kennedy langsung menolak permintaan Roselline yang tidak masuk akal.
Roselline juga tidak marah, dia berjalan ke pintu kaca dengan pelan, “Kennedy, buka pintunya.”
Kennedy ingin kabur, tapi tiba-tiba dia merasa tubuhnya menjadi kaku! Ternyata dia telah ditangkap oleh Roselline!
“Buka pintunya!” Meskipun suara Roselline sangat rendah, tapi sangat tegas sehingga tidak bisa ditolak.
Kennedy sangat gelisah. Setelah beradu tangan dengannya tadi, dia pun tahu jelas bahwa jarak antara dia dengan Roselline sangat jauh.
“Kecuali kamu membunuhku, kalau ngak buka saja sendiri!” Kennedy menatap Roselline dengan marah.
Tiba-tiba, dia menatap ke dua tombol di sebelah pintu kaca, lalu tertawa bangga, “Oh iya, aku beri tahu kalian tentang dua tombol ini, satu tombol memang untuk mengeluarkan gas beracun, dan satu lagi untuk meledakkan bom.”
“Hm?” Meskipun Roselline punya banyak pengalaman dalam pertarungan, tapi dia jarang menemui kondisi seperti ini. Sehingga dia menatap Alex dengan bingung, sedangkan Alex justru mengangkat bahunya sambil menggelengkan kepala untuk menyatakan dirinya tidak melihat cara Kennedy mengoperasinya.
“Bagaimana cara membuka pintu ini?” Tatapan Roselline menjadi tajam dan sedingin es, “Ini ketiga kalinya aku bertanya padamu! Jika kamu masih ngak mau mengatakan, maka aku ngak akan sungkan padamu lagi.”
__ADS_1
Kennedy menyeringai, “Ngak sungkan padaku? Memangnya kapan Alex pernah sungkan padaku? Dia sudah membunuh kedua putraku dan cucuku, Suprianto! Aku mau dia mati! Aku tidak keberatan jika kamu ingin mati bersamanya! Haha!”
Roselline juga serba salah karena di depannya hanya ada dua tombol, satu untuk mengeluarkan racun, dan satu lagi adalah bom. Mungkinkah masih ada tombol ketiga? Atau pintu akan terbuka jika menekan kedua tombol itu serentak? Tapi, ini bukanlah hal yang bisa dipertaruhkan karena taruhannya adalah nyawa mereka bertiga.
Alex sendiri juga mulai panik, “Kapten Rose, dia itu hanya menakut-nakuti saja, kan? Tombolnya cuma ada 2! Tadi, aku melihatnya menepuk sekali saja, lalu pintu tertutup, namun aku memang ngak lihat dia menepuk yang mana. Coba interogasi dia! Potong dia menjadi ratusan potongan, aku ngak percaya dia masih begitu gigih dan tak mengatakannya.”
Sring! Roselline mengeluarkan pedangnya, ketika mata cantiknya melihat Kennedy, dia bagai tukang daging yang sedang memilih bagian daging untuk dipotong, “Tuan Kennedy, nyawamu ada di tanganku, jadi kamu seharusnya tahu diri, kan? Aku dapat memberitahumu, meskipun kamu ingin Alex mati, tapi kamu pasti akan mati duluan. Tapi, aku ngak akan membiarkanmu mati cepat, malahan kamu akan mati pelan-pelan, pelan sampai mentalmu hancur, sampai kamu memohon padaku untuk membunuhmu!”
Swush swush, pedang Roselline cepat bagai kilat, dan berputar di sekitar tubuh Kennedy sehingga saku baju Kennedy tersayat dan isi di dalam kantong jatuh ke lantai.
Gerakan Roselline sangat aneh, karena dia bisa dengan akurat menangkap isi sakunya dan memeriksanya dengan seksama.
Gerakannya membuat Kennedy yang kaku menjadi bingung, dia pun memiliki pemahaman lebih tentang kemampuan wanita tingkat nasional di hadapannya dan dia merasa kemampuan wanita ini seimbang dengan Alex.
Gantungan kunci, gelang mutiara, kotak rokok, korek api, tidak ada yang lain selain itu semua.
Roselline tidak menemukan barang yang menurutnya berharga, tiba-tiba tatapan matanya menjadi tajam dan memegang tangan kiri Kennedy, kemudian langsung menekannya ke dinding di sebelahnya. Pedang di tangannya dilempar, lalu menggunakan jari tangan untuk memegang ujung pedang itu, kemudian menghantam jari tangan Kennedy dengan ujung pegangan pisaunya.
Kennedy terus-menerus menarik napas, tapi dia menahannya dan tidak mengatakan apa-apa.
Roselline tidak buru-buru, dia tetap mengetuk dengan pelan, terus-menerus memukul, sehingga jari kelingkingnya segera membengkak dan menjadi besar.
Ini menyatakan bahwa jari kelingking telah terluka, dan jika mengetuknya dengan kekuatan yang sama lagi, maka rasa sakitnya akan lebih terasa!
Ketukan Roselline tidak berhenti, seolah-olah dia bisa mengetuk sampai selamanya.
Hu! Hu! Kennedy mulai terengah-engah dan sudah gemetar kedinginan.
__ADS_1
“Sepuluh jari terhubung pada jantung! Kapten Rose, trik ini sungguh bagus.” Alex melihat semua ini dengan santai dan menggelengkan kepalanya.
Roselline tersenyum pada Alex, “Komandan Alex, kamu hanya perlu menikmati pertunjukkan ini saja.”
Selesai berbicara, target ketukannya berubah menjadi jari tangan kiri Kennedy dan mengetuknya dengan pelan sekali demi sekali.
“Ja…jangan…” Meskipun jari manis yang diketuk, tapi jari kelingkingnya sudah terluka parah dan akan sakit sekali jika gemetar sedikit saja!
Kennedy masih berkeringat dan gemetar karena kesakitan.
“Komandan Alex? Komandan apa dia?” Kennedy berusaha mengalihkan perhatian agar bisa menghilangkan rasa sakit di jarinya.
“Apa kamu ngak tahu kalau dia adalah Komandan Gang Beruang Hitam?” Roselline tidak berhenti mengetuk.
“Apa? Komandan Gang Beruang Hitam? Maksudmu, dia adalah Komandan Gang Beruang Hitam?” Kennedy sangat kaget, karena tidak pernah terpikirkan olehnya kalau orang yang datang ke kota Medan dan menjadi lawannya adalah Komandan Gang Beruang Hitam yang terkenal di dunia! Tidakkah dia terlalu muda?
Roselline berkata dengan santai, “Meskipun aku tidak menyelamatkannya, tapi aku bisa menyebarkan berita ini. Jika mereka tahu Komandan Gang Beruang Hitam terkurung di dalam gudang harta karunmu…haha, Kennedy, kamu harusnya tahu keluarga Maharimu akan mengalami kehancuran besar sampai tidak tersisa apa-apa dan musnah dari dunia!”
“Hah? Iya, ya ya.” Kennedy tentu saja paham, karena menghancurkan keluarga Mahari yang berada di kota Medan dengan kekuatan Gang Beruang Hitam sama seperti mematikan seekor semut!
Dan hanya orang yang berada selevel dengannya yang pernah mendengar Gang Beruang Hitam yang misterius dan hebat, tetapi dia hanya pernah mendengarnya saja, tidak pernah berhubungan dengan dewan eksekutif Gang Beruang Hitam. Meskipun Tuan Bob sekalipun juga tidak memenuhi syarat untuk mengenal dewan eksekutif Gang Beruang Hitam.
Tapi, Alex bisa-bisanya adalah Komandan Gang Beruang Hitam?!
Kennedy tercengang sangat lama karena status Alex. Dibandingkan dengan itu, rasa sakit pada jarinya bukanlah apa-apa!
Kennedy meminta ampun, “Kapten Roselline, aku akan mengatakannya, aku akan mengatakan semuanya, tolong jangan memukulku lagi.”
__ADS_1