Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Bab 502 Kejutan di Acara Pernikahan


__ADS_3

Sambil menunggu acara pernikahan dimulai, seorang pemuda datang dan duduk di sampingnya. Pemuda itu menatap Alex dengan senyum. “Alex, halo, aku adalah Alif Vixon, tuan muda ketiga keluarga Vixon.”


Alif memiliki kulit yang putih dan wajah yang tampan. Kalau bukan karena rambutnya yang pendek, mungkin orang lain akan mengira Alif adalah seorang wanita.


Tubuhnya seperti pria, tapi wajahnya seperti wanita!


Selain itu, dia terlalu cantik, kan?


Kalau dia memakai rambut palsu, bukankah akan membuat para wanita merasa putus asa?


Setelah melihat wajah Alif, Alex pun merasa dirinya kurang tampan.


“Untuk apa kamu mencariku?” tanya Alex dengan bingung.


“Sebenarnya, aku dengar kamu datang dari Sulawesi Utara ke Sulawesi Tenggara untuk melakukan bisnis, jadi aku mencarimu untuk bertanya apakah kamu butuh mitra atau tidak. Bagaimanapun juga, kalau ada mitra di sini, kamu akan dengan lebih lancar melakukan bisnis di sini,” kata Alif dengan senang.


“Kamu seharusnya nggak bisa mewakili keluarga Vixon, kan?” Alex melirik Alif.


Alif berkata dengan senang, “Iya, aku memang nggak bisa mewakili keluargaku. Tapi tak lama kemudian, tunggu PT. Atish memusnahkan beberapa keluarga besar di sini, aku pun bisa mewakili keluargaku untuk melakukan bisnis.”


Alex melihat Alif dengan penasaran. Jangan hanya melihat tampang pria ini yang seperti wanita, tapi ambisinya sungguh besar.


Alex bertanya dengan penasaran, “Jadi kamu tahu aku bisa memusnahkan beberapa keluarga besar di Sulawesi Tenggara, apa kamu nggak terlalu membabi buta?”


Alif menggelengkan kepala. “Aku nggak membabi buta, kok. Mereka nggak tahu statusmu, aku tahu. Kamu adalah orang yang mengalahkan Richard dan keluarganya di Sulawesi Utara. Kalau bertanya siapa yang bisa mengguncangkan kondisi di sini, orang itu pasti kamu, Dirut Alex PT. Atish.”


Alex tersenyum. “Informasimu tentangku memang sangat baik, apa kamu sangat memperhatikanku?”

__ADS_1


“Tentu saja, donk. Bagaimanapun juga, hal yang kamu lakukan di Sulawesi Utara sudah diketahui banyak orang, hanya saja nggak ada yang tahu kamu sudah tiba di sini.” Alif menunjuk dirinya. “Aku-lah orang pertama yang tahu kamu datang kemari. Ketika kamu datang dari provinsi lain, aku sudah mendapat kabarmu.”


Alex hanya mengangkat bahunya dengan tak berdaya. “Baiklah. Kalau begitu, aku bisa menerima kerja samamu, tapi keuntungan apa yang bisa kamu berikan padaku? Bagaimanapun, kamu bukan orang yang bisa mengambil keputusan di keluargamu, jadi masalah yang bisa dilakukan pasti sangat sedikit, kan?”


Alif berkata dengan senyum, “Tenang saja, aku bisa memberitahumu hal yang ingin kamu ketahui. Meskipun aku nggak bisa membuat seluruh anggota keluargaku menurutiku, tapi aku memiliki bawahan yang cukup banyak untuk mengumpulkan informasi penting.”


Alex sangat penasaran dengan Alif. Bagaimanapun juga dia hanya tuan muda ketiga, jadi dia termasuk anak yang tidak memegang kekuasaan besar di keluarganya. Tapi, nggak disangka dia telah merencanakan hal ini sangat lama dan hanya menunggu satu kesempatan.


Orang sepertinya sangat memenuhi syarat untuk menjadi penasihat militer, karena dia memiliki kesabaran yang tak dimiliki kebanyakan orang. Ini sikap yang sangat langka.


Dalam hatinya, dia mulai merencanakan untuk merekrut Alif ke PT. Atish.


Ketika mereka berdua sedang berdiskusi, meja mereka pelan-pelan dipenuhi orang, lalu terdengar suara tepuk tangan dari sekeliling. Kemudian, semuanya menengadahkan kepala dan melihat Geya yang mengenakan gaun pengantin putih berjalan ke depan, sedangkan Friska yang di sampingnya mengenakan gaun merah muda. Friska yang memang cantik, saat ini terlihat semakin mempesona.


Alex yang melihat ini pun tertegun sejenak.


Sementara Farraz yang mengenakan jas tersenyum tenang, seolah-olah dia sudah berhasil mendapatkan Geya, tapi tatapannya penuh dengan rasa menghina.


Ketika Geya mengulurkan tangan, dia hanya menyentuh sedikit saja, kemudian membiarkan Geya menarik balik tangannya.


Geya juga tak peduli, hanya tersenyum ceria. Saat ini, tamu di sekitar memberi selamat, hanya saja beberapa orang yang tahu kondisi sepasang pengantin ini, pasti akan mengabaikannya.


Mereka tahu kondisi pasangan pengantin ini. Farraz menikahi Geya karena perintah dari keluarganya, bukan karena Farraz benar-benar ingin menjadikan Geya sebagai istrinya.


Perbedaan ini sungguh besar.


Meja yang tidak jauh dari Alex, ada seseorang sedang berbincang dengan orang di sampingnya. Alhasil anak buahnya datang kemari, lalu menunjuk Alex sambil berkata, “Tuan Muda Zarif, orang itulah yang memukul kakakmu. Namanya Alex!”

__ADS_1


Zarif menjadi tak senang setelah mendengar hal ini. Dia melihat Alex yang di sana sambil berkata dengan marah, “Sekarang kakakku masih terbaring di rumah sakit, apa si brengsek itu yang pukul? Ayo, bawa beberapa orang ke sana dan bunuh dia!”


“Tuan Muda Zarif, kemampuan orang itu sangat hebat. Saat itu, kakakmu membawa puluhan pengawal untuk melawannya, alhasil semua dikalahkan oleh si brengsek itu. Jadi, kita nggak mungkin bisa mengalahkannya,” kata anak buahnya dengan tak berdaya.


Zarif menggertakkan gigi. “Apakah Paman Vega belum datang?”


Anak buahnya menunjuk ke satu arah, lalu melihat seorang pria paruh baya yang duduk dan mengenakan baju pelatihan abu-abu. Pria paruh baya itu memiliki kumis dan rambut sebahu.


Zarif tersenyum. “Biarkan dia kemari, asalkan Paman Vega di sini, kita nggak usah takut.”


Anak buahnya segera mengundang Paman Vega kemari dengan hormat.


Paman Vega nggak menyangka Zarif ingin membuat kerusuhan di acara pernikahan keluarga Bazel, jadi dia membujuknya, “Tuan Muda Zarif, menurutku jangan turun tangan di sini, bagaimanapun juga ini adalah acara pernikahan keluarga Bazel. Kamu membuat kerusuhan di sini sama saja membuat malu keluarga Bazel.”


Zarif melambaikan tangan. “Nggak usah khawatir, apa keluarga Bazel nggak terlibat dalam hal ini? Nanti aku akan bilang ini adalah kejutan untuk pernikahan ini, seingatku si brengsek itu nggak hanya memukul kakakku, tapi juga memukul Farraz!”


Paman Vega baru setuju setelah mendengar ini, lalu dia mengikuti Zarif untuk pergi ke meja Alex.


Di atas panggung, pendeta sedang berpidato, sedangkan tamu mendengarkan dengan tenang. Tepat ketika akan mengumumkan Geya dan Farraz menjadi suami istri, empat hingga lima orang tiba-tiba muncul di depan Alex dan mengepungnya.


Alif tersenyum, orang lain langsung menghindar, tapi hanya Alif yang tetap duduk di kursi.


Ini tampaknya sangat tenang.


“Ada apa? Bocah keluarga Vixon, apa kamu berencana melindungi orang ini?” Zarif melihat Alif dengan tak senang.


Sedangkan Alif hanya merentangkan tangannya. “Tuan Muda Zarif, kamu bercanda. Menurutmu, apa aku ada kemampuan untuk melindungi seseorang? Tapi, aku sangat penasaran, ini adalah tempat acara pernikahan keluarga Bazel. Kalau kamu berbuat begini, apa nggak takut membuat keluarga Bazel malu?”

__ADS_1


Zarif tertawa keras. “Kamu nggak tahu hal ini, ini adalah kejutan yang aku siapkan untuk Farraz. Bocah ini adalah orang yang memukul Farraz waktu itu. Sekarang aku memberikannya pada Farraz dan membiarkannya menanganinya. Tapi sebelum itu, aku harus mematahkan kaki dan tangannya dulu.”


__ADS_2