Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Bab 573 Merubah Kondisi Saat Ini


__ADS_3

“Kamu!” Zaen merangkak bangun dari lantai dengan kesulitan dan gelisah.


Andi menggelengkan kepala, “Kamu benar-benar sulit dilawan. Aku bisa membunuhmu dalam lima puluh ronde, tapi malah membuang waktu begitu lama. Kekuatanmu hebat juga.”


Zaen terkejut, “Sialan, kenapa kamu masih tinju lurus?”


Andi berkata dengan tersenyum, “Kamu tidak akan tahu. Sebenarnya, aku menguasai semua jurus. Jadi, aku bisa semua jurus yang kamu katakan.”


Zaen memuntahkan darah. Seumur hidup dia hanya bisa melatih jurus dari satu atau dua sekte saja. Namun, Andi malah bilang padanya bahwa dia bisa apa saja.


Hal ini membuatnya merasa sulit percaya.


Andi hanya berkata sambil mengangkat bahunya, “Tapi semuanya sudah tidak penting, kamu mungkin tidak akan bisa merasakan perasaan ini lagi. Awalnya, kamu akan merasa sangat kesal karena kamu harus melatih setiap hari. Setelah selesai mempelajari jurus ini, kamu harus mempelajari jurus lainnya.”


Zaen bahkan tidak bisa berdiri dengan stabil. Dia tahu bahwa dia telah kalah kali ini, jadi dia tidak mengatakan apa pun lagi.


Pada saat ini, Andi berjalan ke depan Zaen dengan santai, lalu berkata dengan acuh tak acuh, “Kamu juga meminta orang lain untuk mengajarimu kalau kamu ingin mempelajarinya. Tapi aku sarankan kamu untuk menjauh dari keluarga Bazel karena keluarga Bazel bukanlah orang baik. Mereka telah melakukan semua kejahatan. Itu juga akan menghancurkan dirimu sendiri kalau kamu terus ikut dengannya.”


Ucapan Andi membuat Zaen terkejut dan bingung.


Andi lewat dari sisi Zaen dan langsung berlari ke luar terowongan. Dia ingin berkumpul dengan Ruby lagi, lalu terus melindungi Ruby ke pengadilan.


Siapa tahu keluarga Bazel masih mengutus pembunuh lain selain pembunuh yang ada di dalam terowongan ini?


Pada saat ini, Alex dan Zen duduk di atas mobil tangki. Awalnya, Zen yang diam tiba-tiba menatap Alex dengan penasaran saat ini, “Kakakku bilang kamu memiliki kekuatan paling kuat saat di Gang Beruang Hitam, bahkan lebih kuat dari Bos Gang Beruang Hitam lainnya.”


Alex hanya tersenyum dan tidak mengakui hal ini.

__ADS_1


Saat melihat ekspresi Alex, Zen berkata lagi, “Kakakku sangat mengagumimu. Dia bahkan memanggil namamu dalam mimpinya. Jika kamu adalah mantan Bos Gang Beruang Hitam, aku tidak percaya kamu tidak memiliki sedikit perasaan apapun terhadap Gang Beruang Hitam. Sekarang Gang Beruang Hitam akan runtuh, apakah kamu tidak merasakan apapun?”


Alex tidak menyangka Zen akan mengatakan hal ini padanya. Dia telah meninggalkan Gang Beruang Hitam begitu lama, Andi bahkan tidak mengungkit hal ini lagi, dia tidak menyangka bawahannya Andi masih mengungkit hal ini.


Alex melihat Zen dengan tersenyum, “Apakah Andi yang menyuruhmu untuk mengatakan hal ini?”


Zen menggelengkan kepalanya, “Ini adalah pemikiranku. Awalnya aku tidak berniat untuk mengatakan hal ini, tapi aku merasa sedikit bingung saat melihat situasi Gang Beruang Hitam sekarang. Kalau ada kamu, Gang Beruang Hitam akan tetap menjadi organisasi terpopuler di Indonesia, tapi kamu malah pensiun di masa kejayaan. Aku tidak bisa mengerti!”


Alex menggelengkan kepala, “Ini sangat wajar kalau kamu tidak mengerti. Kalau kamu mengerti kamu juga tidak akan cerewet di sini lagi. Meski kamu adalah bawahannya Andi, nada bicaramu benar-benar membuat orang ingin memukulmu. Sekarang sifatku jauh lebih baik. kalau dulu aku pasti akan membantaimu sejak awal.”


Zen menundukkan kepala dan menjadi diam. Lalu berkata, “Ya sudah kalau begitu. Kamu tampaknya sudah menyerah terhadap Gang Beruang Hitam. Meski aku merasa tidak mengerti, setiap orang memiliki hak untuk memilih, yang penting kamu senang saja.”


Pada saat ini, Alex tertawa, “Kalau ini kamu telah salah beranggapan. Bukan setiap orang memiliki hak untuk memilih, tapi setiap orang yang kuat baru memiliki hak untuk memilih. Kalau orang yang lemah tidaklah memiliki hak untuk memilih.”


Orang lemah tidak memiliki hak untuk memilih di dunia ini, jadi Zen mengatakan hal yang sangat naif.


Pada saat ini, Roselline menerima telepon dari Alex dan akhirnya merasa lega. Namun, alisnya segera berkerut, “Apa maksudmu?”


“Tidak ada apa-apa. Aku mau membantai keluarga Bazel, kalau tidak bagaimana bisa membuat keluarga Bazel musnah?” ujar Alex dengan tersenyum.


“Apakah kamu sudah gila? Ini bertentangan dengan prinsip Red Shield” Meski Roselline tahu bahwa hal yang dilakukan Alex ini memang bisa membuat keluarga Bazel jatuh ke dalam masalah dan membuat keluarga Bazel tidak bisa bersikap angkuh lagi.


Namun, bukankah pengorbanan ini terlalu besar?


Alex berkata dengan acuh tak acuh, “Iya, meskipun aku bekerja sama dengan Biro Red Shield, aku tidaklah termasuk anggota Biro Red Shield. Jadi hal yang aku lakukan sekarang bisa dikatakan biarpun tidak sesuai dengan prinsip Biro Red Shield, itu juga urusanku sendiri.”


Roselline hanya bisa merasa tidak berdaya. Dia tahu bahwa hal yang telah diputuskan oleh Alex tidak akan berubah dengan begitu mudah.

__ADS_1


Oleh karena itu, Roselline hanya bisa berkata dengan tidak berdaya, “Kalau begitu, kamu harus tanggung jawab resikonya!”


Alex tersenyum. “Aku tentu saja akan bertanggung jawab, tapi kalian harus menemukan bukti bahwa aku yang melakukannya.”


Setelah mengatakannya, Alex mengakhiri telepon. Kemudian menghubungi Andi. Setelah memastikan tidak ada orang lagi di terowongan ini, Alex baru berkata pada Zen, “Kita lakukan sesuai rencana sebelumnya.”


Zen benar-benar sangat salut dengan keberanian Alex. Meskipun Alex bukan Bos Gang Beruang Hitam lagi, kemampuan dan otaknya tetap sangat cerdik.


Zen menganggukkan kepala, “Kamu tenang saja, aku tentu saja akan melakukan hal yang kamu perintahkan dengan baik.”


Alex telah tiba di atas lorong saat ini. Kemudian, dia melihat Zen memasang bom lain di sisi lain mobil tangki dengan berhati-hati.


Setelah melakukannya, Zen pergi ke sisi Alex dan masuk ke dalam lorong.


Di Kediaman Bazel. Ekspresi Harry menjadi semakin masam saat mendengar laporan dari bawahannya. Dia tidak pernah menyangka bahwa pembunuh yang diutus telah dibunuh atau tidak mereka kabur karena ketakutan.


Hal seperti ini memang memalukan keluarga Bazel.


“Apa yang dipikirkan mereka? Apakah mereka pikir mereka bisa hidup dengan aman setelah melarikan diri dari terowongan? Suruh orang untuk membunuh semua pembunuh yang kabur itu!” Harry menoleh melihat Dondon yang ada di sampingnya.


Setelah menerima perintah, Dondon segera meninggalkan tempat ini. Sedangkan Harry menggertakkan giginya. Dia sekarang masih ragu apakah mau meledakkan Alex bersama terowongan ini.


Hal ini sangat merugikan tetapi jika bisa membuat PT. Atish dan Biro Res Shield mundur, maka kerugian ini sangat pantas.


Lagi pula, Biro Red Shield mewakili atasan. Jika Biro Red Shield bisa pergi dari wilayah ini berarti atasan tidak menyerang keluarga Bazel lagi.


Meskipun terowongan ini akan membuat sebagian petinggi dan perusahaan yang menanggung, itu juga tidak masalah. Selama keluarga Bazel masih bertahan maka bukanlah masalah untuk membangun kembali koneksi seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2