
Semua orang tercengang dan ekspresinya berubah.
Alex menunjuk Kenly, “Kamu tidak perlu, kamu hanya perlu mendonasikan semua kekayaanmu, menggunakan semua kekayaanmu untuk mengganti nyawa keluargamu. Menurutmu, apakah itu sepadan?”
Kenly mendengus, “Alex, kamu jangan mengira kamu benar-benar bisa bersikap semena-mena! Kalau aku tidak melakukan sesuai permintaanmu, kamu juga tidak bisa berbuat apa-apa terhadapku.”
Alex menatapnya dengan dingin, “Oke, kamu boleh mencobanya.”
Ketika rapat selesai, semua orang berjalan keluar dan segera meninggalkan PT. Atish. Ekspresi mereka ketakutan dan sesekali melirik Alex.
Mereka tidak tahu apakah ucapan Alex itu benar? Namun mereka tidak berani bertaruh, karena mereka tahu kekuatan PT. Atish.
Bahkan Richard telah dibantainya, lalu atas dasar kekuatan apa mereka berani melawannya?
Namun mereka juga tidak ingin diam begitu saja. Setelah keluar dari PT. Atish, mereka datang ke restoran dan meminta sebuah ruang privat.
Bos Summer Entertainment, Radie menepuk meja, lalu berkata dengan emosi.
“Benar-benar keterlaluan, dia mengira dirinya sangat hebat setelah membunuh Richard? Merasa dirinya sudah bisa berkuasa di sini?”
“Sudahlah, dia sekarang memang sedang berjaya, bahkan pihak resmi juga mendukung PT. Atish. Menurutmu, dengan cara apa kita baru bisa mengalahkannya?” Rayfan dari Thamrin Plaza menggeleng kepala dengan tidak berdaya.
“Memangnya kita harus membiarkannya mempermainkan kita seperti ini? Lagi pula, dia juga telah mengatakannya dengan jelas bahwa dia menginginkan nyawa kita, kalian tidak bisa tinggal diam saja!” Rayfan menggertakkan gigi dan sangat tidak puas.
“Main apa? Sekarang bukan sedang main. Dia menginginkan nyawa kita sekarang, apakah kalian akan menyerahkan nyawa kalian dengan begitu mudah? Kalau kalian bahkan tidak takut mati, apakah masih takut melawan Alex?” Kenly berdiri sambil berkata.
Kenly adalah orang yang berposisi tinggi diantara mereka. Sebab dia juga berhubungan lebih dalam bisnis ilegal, jadi dia kenal banyak orang-orang yang jahat.
Dulu mereka bisa kenal dengan Raffi juga karena diperkenalkan oleh Kenly.
Pada saat ini, mereka tentu saja mendengar perkataan Kenly.
“Lagi pula, Alex juga tidak berniat untuk melepaskan kita, jadi lebih baik kita bertarung mati-matian dengannya!” Ekspresi Kenly menjadi dingin.
__ADS_1
Radie menepuk meja, “Benar, memang harus seperti ini! lagi pula, Alex juga tidak berencana memberikan alternatif lain, jadi kenapa kita harus patuh dengan perkataannya? Bagaimanapun juga kita tetap akan mati!”
Hati semua orang menjadi tergerak.
Setelah berdiskusi, mereka mengumpulkan kekuatan mereka dan berencana untuk melawan Alex malam ini.
Pada saat ini, Kenly malah kembali ke rumahnya dan membereskan semua barang-barangnya.
Dia membawa seluruh keluarganya dan pesan tiket pergi ke Asia Tenggara untuk menghindari masalah. Setelah masalah ini lewat, dia baru kembali untuk memulai dari awal. Lagi pula, dananya masih ada di tangannya, jadi dia tidak perlu panik sama sekali.
Meskipun Alex sangat kuat dan bisa mempengaruhi situasi di Manado, Kenly juga tidak mungkin membekukan semua dana di tangannya.
Justru karena inilah, Kenly baru memilih untuk membawa keluarganya meninggalkan Kota Tomohon.
Pada malam hari, di alun-alun Budaya Kota Tomohon, Radie melihat orang-orang di sekelilingnya. Ekspresinya masam dan menatap Rayfan, “Apakah kamu melihat Kenly?”
“Tidak, aku mengira kalian sudah saling berkomunikasi dan dia memiliki tugas lain,” ujar Rayfan dengan kebingungan.
Radie meninju tiang listrik di samping dengan marah, “Si brengsek itu bahkan berani menggunakan kita sebagai tamengnya. Apakah dia berencana untuk membiarkan kita pergi melawan Alex, agar dia bisa meninggalkan Tomohon dengan lancar?”
Radie melambaikan tangannya, “Apakah kamu sedang bercanda? Menurutmu, dengan situasi kita sekarang ini, apa masih bisa mundur? Meskipun tidak ada Kenly, kita juga tetap harus membunuh Alex! Aku telah menyelidiki lokasi rumah Alex. Selama bisa membunuh Alex dan Erika, semuanya akan terselesaikan dan kita akan selamat.”
“Rumah Alex sangat mencolok, tapi di sekitar kediamannya pasti ada banyak pengawal. Kalau kita menyerang masuk sekarang, tidak ada keuntungan sama sekali!” Rayfan tidak merasa ini adalah ide yang bagus.
Namun, Radie adalah komandan dalam aksi mereka kali ini, jadi mereka harus mendengar perintah Radie.
Radie mendengus, “Meskipun pengawalnya sangat banyak, juga tidak akan sebanyak kita. Biarpun ada pengawal, dengan tempat sekecil ini bisa menampung seberapa banyak orang?”
Rayfan hanya bisa menganggukkan kepala dan berpikir optimis bahwa mungkin tidak terlalu banyak pengawal.
Sekelompok orang melaju kencang ke sekitar rumah Alex. Wajah Radie berubah muram, “Langsung tabrak masuk dengan mobil! Meskipun ada pengawal juga tidak mungkin bisa menahan metode ini!”
Seketika ada belasan mobil yang mengebut cepat ke depan.
__ADS_1
Alex dan Erika sedang menikmati masa berduaan, menonton film bersama, tetapi Marvel tiba-tiba menghubunginya.
Melihat pesan di ponselnya, Alex mengernyitkan alisnya.
“Mereka benar-benar berencana untuk mati bersama. Tetapi ini adalah hal yang wajar, karena aku akan merenggut nyawa mereka.” Alex mengirimkan pesan pada Marvel.
“Bunuh semuanya!”
Saat Marvel menerima pesan ini dan berencana untuk bertindak, tiba-tiba ada sekelompok orang yang menghalang di depan Marvel dan maju dengan cepat.
Bang!!
Di kejauhan ada suara senjata yang terus menembak ke roda ban mobil itu.
Seketika ada tiga empat mobil yang berguling dan menghalangi mobil di belakang.
Marvel mengulurkan tangan menghalangi tim mereka untuk bertindak, “Ada sekelompok lain yang masuk ke dalam pertempuran ini, tidak tahu itu adalah musuh atau kawan, kita harus bersiaga!”
Markus juga merasa ucapan Marvel masuk akal. Markus melambaikan tangannya pada saudara-saudaranya, lalu bersembunyi.
Marvel memberi tahu masalah di sini pada Alex.
Alex menyipitkan mata dan tersenyum, “Tidak menyangka Organisasi Wind bertindak dengan begitu cepat. Aku kira mereka akan muncul besok.”
Tugas yang dia berikan pada Organisasi Wind memang sudah berlaku dari hari ini, tapi Alex tidak pernah berpikir kalau mereka akan bertindak se-efisien ini.
Pusat Organisasi Wind tidak ada di Manado, jadi jika ingin melakukan tugas di sini, maka harus membutuhkan waktu untuk memindahkan orang ke Manado.
Namun, sekarang tampaknya tidak memakan waktu lama. Efisiensi seperti ini benar-benar tinggi.
“Apakah terjadi sesuatu di luar?” Erika bertanya dengan penasaran.
Alex menggelengkan kepala dan tersenyum. “Tidak, ayo kita terus menonton! Masalah kecil diserahkan pada Marvel dan Markus saja, karena tugas mereka adalah melindungimu.”
__ADS_1
Erika melihat ke luar dengan curiga. Malam hari di luar sangat kabut dan bayangan pepohonan bergoyang. Tidak bisa melihat apa yang telah terjadi di luar.