Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Terlalu Antusias


__ADS_3

“Tentu saja aku mau. Tapi, kamu juga tahu bahwa akan sangat sulit untuk bisa berkembang di tempat baru, apalagi kalau tempat ini sudah punya perusahaan jasa keamanan juga. Kita tidak akan bisa bersaing dengan mereka,” kata Friska dengan tidak berdaya.


Alex bertanya, “Apakah yang kamu maksud itu PT. Zrank?”


Friska sedikit terkejut, “Kamu juga tahu perusahaan itu? Aku kira kamu tidak tahu. Lagi pula, kamu tidak mempunyai bisnis yang memerlukanmu untuk berhubungan dengan PT. Zrank, kan?”


“Tadi aku baru saja menghajar dua orang dari PT. Zrank.” Alex tersenyum tipis.


Friska tercengang. Dia berpikir dalam hati, ‘Baru berapa lama kamu tiba di kota Kendari? Tapi kamu sudah menyinggung Keluarga Bazel, PT. Mega dan PT. Zrank.’


‘Apakah kamu mau menentang langit?’


Dia menyadari bahwa selama ada Alex, maka tidak akan ada ketenangan. Sepertinya guncangan baru akan mulai terjadi di kota Kendari.


“Jadi, beritahu aku apakah kamu berminat atau tidak. Kalau kamu berminat untuk masuk ke kota Kendari, aku akan membantumu.” Alex tersenyum.


“Bagaimana kamu akan membantuku?”


“PT. Zrank berjanji padaku untuk meninggalkan kota Kendari dalam tiga hari. Tiga hari kemudian, kita tinggal menagih janji itu,” kata Alex sambil tersenyum.


Setelah berpikir sebentar, Friska merasa bahwa tindakan Alex ternyata adalah untuk menggali lubang bagi Trevor dan Morgan.


Setelah mendengar cerita Alex, Friska pun mengerti bahwa Morgan dan Trevor menyetujui hal itu hanya untuk melarikan diri terlebih dahulu dari situasi pada saat itu.


Namun, Alex sama sekali tidak hanya bermaksud untuk menggertak. Jika dia sudah menginginkan PT. Zrank pergi dalam tiga hari, mereka pasti harus pergi.


Mereka sama sekali tidak tahu mengenai poin ini dan beranggapan bahwa Alex tidak akan menagih janjinya.


Mungkin saja mereka juga merasa sangat yakin pada kemampuan pengawal dan para ahli di perusahaan mereka. Jadi, mereka tidak takut meskipun Alex datang menagih janjinya.


Pihak lawan pasti berpikir bahwa Alex hanya seorang jagoan di alam master.


Friska pun langsung mengerti. Jika Alex hanyalah seorang jagoan di alam master, PT. Zrank juga mempunyai dua jagoan di alam master. Jadi, mereka merasa kedua jagoan di alam master yang ada di perusahaan mereka itu sudah cukup hebat untuk mengalahkan Alex.


“Mereka benar-benar sangat optimis!” Friska tersenyum.


“Tapi, aku rasa aku perlu ikut pergi ke PT. Zrank bersamamu nanti. Kalau kamu benar-benar bisa mengusir PT. Zrank, Perusahaan Jaya Shield bisa masuk ke kota Kendari secara logis.” Friska tidak menduga bahwa hadiah ini datang begitu cepat.

__ADS_1


Awalnya, dia hanya datang ke kota Kendari untuk menghadiri pernikahan temannya. Namun sekarang, dia bukan hanya datang untuk menghadiri pernikahan, Perusahaan Jaya Shield sepertinya juga bisa berhasil menetap di kota Kendari.


Setelah membicarakan hal ini dengan Friska, Alex pun kembali ke kamarnya sendiri. Tidak lama kemudian, dia mendengar ada orang yang mengetuk pintu kamarnya.


Padahal dia sudah bermaksud untuk tidur dengan tenang.


Ada seorang wanita familier yang mengenakan pakaian kasual berdiri di depan pintunya. Dia memiliki rambut pendek dan fitur wajah yang indah. Dia juga memancarkan aura pahlawan yang memberi orang kesan bahwa dia adalah pribadi yang berani.


Alex membuka pintu dengan ragu, lalu bertanya, “Kamu mencariku?”


“Iya. Aku belum berterima kasih padamu karena sudah menyelamatkan nyawaku,” kata Amel dengan sedikit malu.


“Kamu tidak perlu berterima kasih untuk hal seperti itu. Lagi pula, itu bukanlah masalah besar,” jawab Alex sambil tersenyum.


Amel menggelengkan kepalanya, “Tidak. Kalau kamu tidak membawaku ke kantor polisi, aku pasti sudah akan dibunuh mereka.”


Alex berkata dengan rendah hati, “Mereka tidak terlihat begitu kejam. Lihatlah, saat aku mau membawamu pergi, mereka juga tidak terlalu menyulitkanku dan hanya berunding sebentar denganku.”


Amel tentu tidak percaya kalau Morgan akan melepaskannya dengan begitu gampang. Waktu itu, dia jelas sudah mengetahui bahwa Amel adalah seorang mata-mata. Kalau tidak, mereka tidak akan meracuninya.


Oleh karena itu, dia merasa ada alasan lain di balik itu.


“Bagaimanapun juga, sudah seharusnya aku mentraktirmu makan.” Amel sangat antusias.


Alex menjadi penasaran setelah melihat sikap Amel. Lagi pula, dia hanya sekedar mengantarkan Amel ke kantor polisi, jadi hal ini seharusnya sudah dapat dianggap selesai.


Apa yang Amel inginkan?


Alex tidak mengerti, tetapi dia juga tidak berpikir terlalu banyak dan mengiyakannya.


Malam itu, Amel membawa Alex ke rumahnya. Alex tidak menduga bahwa Amel telah memasak hidangan yang sangat lezat.


Amel tinggal sendiri, jadi rumahnya itu termasuk apartemen kecil yang hanya memiliki dua kamar.


Setelah selesai memasak, kedua orang itu duduk di meja makan.


Alex bertanya, “Apakah biasanya kamu juga tinggal sendiri?”

__ADS_1


“Iya. Tapi, aku mempunyai seorang teman yang biasanya selalu datang selama liburan. Jadi, aku menyewa apartemen yang memiliki dua kamar.” Amel menjelaskan sambil tersenyum.


Alex menganggukkan kepalanya, “Kehidupanmu terlihat lumayan baik. Tapi, apakah kamu juga tinggal di sini selama menjadi mata-mata?”


“Iya. Saat menjadi mata-mata, aku juga tinggal di sini agar orang-orang itu tidak mencurigaiku. Identitasku adalah orang biasa. Lebih tepatnya, seorang anak muda yang kecewa akan hidup setelah putus sekolah.”


Lalu, Amel pun bicara dengan nada tidak berdaya, “Tapi, aku benar-benar tidak mengerti kenapa mereka bisa mengetahui bahwa aku adalah seorang mata-mata. Padahal aku sudah menyembunyikan seluruh informasi mengenai pekerjaanku sebagai polisi dengan baik. Atasanku juga sudah mengenkripsi seluruh informasiku.”


Alex hanya mendengarkan kata-kata Amel tanpa berpikir terlalu banyak.


Namun Amel malah tersenyum dan berkata, “Ya sudahlah. Identitasku sudah terbongkar, sepertinya aku hanya bisa melepaskan identitasku sebagai mata-mata.”


“Bukankah itu lebih baik? Itu akan lebih aman,” kata Alex dengan acuh tak acuh.


Amel menggelengkan kepalanya, “Sebenarnya, aku masih berharap bisa menjadi mata-mata sampai kasus ini selesai.”


“Sepertinya ada sesuatu yang tersembunyi di balik hal ini.” Alex tersenyum.


“PT. Zrank sudah banyak berbuat jahat, jadi, aku harus menemukan bukti-bukti itu. Kalau bukan karena Keluarga Bazel yang melindungi mereka, mereka pasti tidak berani begitu arogan.” Amel menggertakkan giginya.


Alex tidak begitu penasaran karena dia juga sudah tahu mengenai hal itu. Keluarga Bazel merupakan salah satu keluarga terbesar di kota Kendari. Jadi, sudah wajar mereka bisa melindungi begitu banyak orang.


Sedangkan hubungan yang berbelit-belit ini membuat situasi di kota Kendari menjadi lebih rumit dan menyebabkan orang luar sama sekali tidak dapat masuk ke kota Kendari.


Pemerintah juga tidak bisa dengan gampang mengurus kota Kendari.


Hal itu dikarenakan oleh kota Kendari yang terlibat secara keseluruhan.


Setidaknya, Richard masih mempunyai beberapa musuh. Namun di kota Kendari, Keluarga Bazel sama sekali tidak mempunyai musuh. Bahkan semua orang yang ingin bekerja di kota Kendari harus bergantung pada Keluarga Bazel.


Hal itu yang membuat Keluarga Bazel terlihat begitu berkuasa.


Dari awal, Alex sudah mengetahuinya, tetapi dia tidak percaya kalau situasi di kota Kendari benar-benar tidak ada celah bagaikan sebuah tembok besi.


Contohnya adalah PT. Infood. PT. Infood adalah perusahaan komersial tradisional yang tidak terlibat dalam bisnis ilegal sama sekali.


Namun, Keluarga Bazel ingin mendapatkan pegangan atas seluruh perusahaan di kota Kendari, makanya mereka menginginkan Geya masuk ke Keluarga Bazel.

__ADS_1


__ADS_2