
Raja tikus menganggukkan kepala, “Baik! Tuan Alex jangan khawatir, aku berjanji akan mendengarkan perintah ketua Jasmin dan bekerja sama dengannya dalam melakukan sesuatu.”
Kemudian, dia berdiri dengan hormat, lalu menaruh sebuah kartu bank di atas meja, “Tuan Alex, aku datang untuk mengantar uang 10 miliar sebagai kompensasi, tolong diterima. Kata sandinya adalah 888888.”
Alex merenung sejenak, “Oke, raja tikus, kuharap kamu bisa memegang janjimu, jangan sampai aku mendengar hal-hal yang ngak baik.”
“Tuan Alex tenang saja, aku tidak akan berani,” ucap Raja tikus sambil membungkuk, lalu pergi.
Setelah raja tikus pergi, dia langsung pergi ke kediaman Kennedy, “Tuan, uang 10 miliar yang kusiapkan telah diberikan dan Tuan Alex sudah menerimanya.”
“Oh.” Kennedy pun merasa senang, “Apa Tuan Alex benar-benar menerimanya? Bagus sekali, raja tikus, kamu sudah melakukannya dengan baik. Cepat katakan padaku apa yang kalian bicarakan secara detail.”
Raja tikus pun menjelaskan situasi saat itu dengan rinci.
Kennedy menganggukkan kepala, “Oke, bagus sekali. Raja tikus, kamu benar-benar adalah orang kepercayaanku, kelak keselamatan keluarga Mahari akan aku serahkan padamu.”
Raja tikus berkata dengan penuh semangat, “Jangan khawatir, Tuan. Aku akan melakukan yang terbaik.”
Kennedy berkata, “Bagus, bagus, raja tikus, kamu lah yang paling setia padaku.”
Raja tikus mengedipkan mata, kemudian bertanya dengan ragu, “Tuan, bolehkah aku bertanya pada Anda, si…siapa Tuan Alex ini? Mengapa sikap Anda tiba-tiba berubah? Dia adalah orang yang membunuh kedua putra Anda dan kita punya dendam besar dengannya.”
Kennedy menghela napas, lalu berkata, “Raja tikus, aku hanya bisa mengatakan kalau statusnya tidak seharusnya kamu tanyakan. Apa yang kamu katakan juga benar, kedua putraku mati di tangannya, tapi jika kita terus-menerus melawannya, maka akibatnya adalah keluarga Mahari akan musnah! Bahkan kamu, raja tikus juga akan terkena masalah.”
Raja tikus terkejut mendengarnya, “Tuan… dia muncul di kota Medan, bagaimana mungkin ada kekuatan yang begitu besar? Apakah dia anak pejabat atau anak orang kaya?”
Plak! Kennedy tiba-tiba menepuk meja, “Orang-orang itu saja tidak berhak membawakan sepatu untuknya! Kamu ingat ya, jangan pernah mencari tahu masalahnya! Kelak kota Medan adalah milik Jasmin, ngak ada hubungannya dengan keluarga Mahari lagi! Kamu jangan diprovokasi orang lain lagi!”
“Iya, Tuan, aku mengerti.” Bayangan raja tikus perlahan menghilang di dalam kegelapan.
Di lokasi rekonstruksi pelabuhan, para pekerja sedang sibuk di posisinya masing-masing dan bekerja dengan tertib.
Erika memimpin tim komando untuk terus berpatroli di masing-masing tempat untuk memperbaiki masalah besar dan kecil yang terjadi selama proses pembangunan.
__ADS_1
Si Tonggos Budi yang pernah dihukum oleh Alex akan pergi ke lokasi konstruksi untuk menjaga keamanan secara gratis setiap hari. Jika ada warga yang membuat kerusuhan, maka Si Tonggos Budi akan memukul dan memarahi mereka.
Martin yang bertanggung jawab untuk melindungi Erika pun mencari Si Tonggos Budi secara pribadi dan ingin membayarnya dengan gaji 10 juta per bulan setelah mengetahui hal tersebut.
Tapi Si Tonggos Budi malah tidak mau menerimanya, dia menyatakan bahwa dirinya bersedia bekerja untuk Dirut Alex secara gratis, dan hal ini membuat Martin terharu.
Hari ini, Walikota Daniel selaku walikota kota Medan datang mencari Alex diikuti seorang anggota staf yang terlihat seperti sekretarisnya.
“Pak Daniel, ada urusan apa Anda kemari? Mari, silakan duduk,” ucap Alex denan sopan.
Pak Daniel meliriknya dari atas sampai bawah sebelum duduk, “Baik. Pak Alex, kudengar kamu ingin membentuk perusahaan PT. Atish, bagus juga.”
Alex berkata, “Ini juga tergantung pada dukungan negara, terima kasih banyak Pak Daniel.”
Pak Daniel melambaikan tangan, lalu orang yang tampak seperti sekretaris itu pun keluar dari ruangan dan menutup pintu dengan hati-hati.
Pak Daniel menatap Alex sambil berkata, “Alex, aku mendengar masalahmu dari Jenderal Roselline. Meskipun aku tidak tahu hubunganmu dengan Jenderal Roselline, juga tidak tahu misi apa yang kamu miliki, tapi aku perlu memperingatimu bahwa kota Medan adalah wilayahku. Jadi, aku berharap kamu menaati peraturan ketika di kota Medan. Kalau tidak, aku tidak akan mengampunimu! Meskipun Jenderal Roselline membantumu, juga tidak akan mengampunimu.”
Alex tertawa, “Pak Daniel, aku akan segera meninggalkan kota Medan dan pergi ke tempat lain karena aku masih memiliki pekerjaan penting.”
“Tidak perlu hahaha, Pak Daniel, apa kedatanganmu kemari hanya untuk memperingatiku?” Alex menatapnya dengan senyum.
Walikota Daniel menghela napas, “Alex, jujur saja, rasa yang kamu berikan padaku berbeda dengan orang lain. Aku pernah menyelidikimu, kamu memasuki kota Medan, juga menjadi pemimpin misterius PT. Atish. Kemudian melawan keluarga Mahari, bahkan menghancurkan kekuatan keluarga Mahari yang sudah ada di kota Medan selama puluhan dekade, selain itu juga menekan keluarga Mahari sampai tidak bisa bangkit lagi. Dari sisi ini, aku memang harus berterima kasih padamu.”
“Karena bahkan pihak kepolisian kota Medan pun butuh persiapan bertahun-tahun untuk mengalahkan keluarga Mahari, selain itu hubungan sosial keluarga Mahari di kota Medan sangat kuat. Meskipun sejak awal aku berniat menghancurkannya, tapi aku tidak menemukan kesempatan yang tepat untuk turun tangan, dan kamu telah membereskan kesulitanku ini! Tapi, aku tidak berharap Jasmin si penguasa baru itu akan berubah menjadi orang seperti Kennedy!”
Alex menganggukkan kepala, “Pak Daniel, aku akan mendidik Jasmin dan Erika agar menaati aturan dan melakukan pengabdian demi perkembangan kota Medan.”
“Baik! Inilah yang kuinginkan! Terima kasih.” Pak Daniel bersalaman dengan Alex, “Bisakah kamu memberiku sebuah surat undangan untuk acara pendirian perusahaan PT. Atish?”
“Tentu saja! Kedatangan Pak Daniel akan membuat masa depan PT. Atish semakin cemerlang! Terima kasih banyak.” Alex sangat antusias, dia lekas menyuruh orang untuk membawakan sebuah surat undangan VIP kepada Walikota Daniel.
Setelah Pak Daniel menyimpan kartu undangannya, dia berkata dengan serius, “Alex, jangan lupakan kesepakatan kita.”
__ADS_1
“Pak Daniel tenang saja, aku akan menepati janjiku.”
Walikota Daniel pun merasa tenang setelah mendapat jaminan dari Alex. Hal yang paling dikhawatirkannya adalah Alex menjadi angkuh, lalu melakukan kasus yang lebih keterlaluan di kota Medan.
Setelah mengantar kepergian Pak Daniel, Alex pun menjawab sebuah telepon, “Tuan Alex, aku adalah raja tikus, Tuan Mahari ingin mengundang Anda makan malam hari ini. Apa Anda punya waktu?”
“Mengundangku makan? Di mana?” tanya Alex.
“Di Hotel Bintara milik keluarga Mahari, kami akan menunggu kedatangan Anda,” kata raja tikus dengan hormat.
“Baik.” Alex langsung menyetujuinya.
Raja tikus menatap telepon yang diakhiri, dia sendiri merasa kaget: Apakah Alex tidak berjaga-jaga?
Hotel Bintara termasuk hotel kelas atas di seluruh kota Medan. Banyak orang kaya asli yang selalu bangga jika bisa merayakan acara besar di Hotel Bintara. Tentu saja, ini adalah masa lalu, sekarang Hotel Royal yang telah diakuisisi oleh PT. Atish, sudah menggantikan kejayaan Hotel Bintara yang dulu.
Namun, posisi Hotel Bintara yang memiliki kualitas puluhan tahun masih menempati peringkat tiga teratas di antara hotel- hotel yang ada di kota Medan dan sungguh tidak mudah untuk dilampaui oleh hotel lain.
Kali ini Kennedy sangat perhatian, meskipun Alex baru saja membunuh kedua putranya, tapi Kennedy tidak mengeluh, dan dia malah bersikap hormat dan patuh pada Alex.
Pada pukul 4 sore, Kennedy datang ke bagian dapur untuk menanyakan kepada manajer departemen katering tentang hidangannya, lalu memerintahkan agar makan malam ini harus berkelas, tapi jangan terlalu mewah dan harus menggunakan bahan terbaik.
Ketika dia tiba di ruang VIP yang dikhususkan Kennedy untuk menyambut tamu penting, raja tikus pun mengikutinya dari belakang, “Tuan, silakan duduk.”
Kennedy duduk di posisi utama, lalu menatap raja tikus yang bertugas menuangkan teh, “Raja tikus, menurutmu berapa banyak orang yang akan dibawa Alex untuk datang ke perjamuan ini?”
Raja tikus berkata, “Tuan, ini sangat sulit ditebak. Sesuai dengan kondisi Alex saat ini, aku pikir ada dua cara yang ekstrim. Pertama, dia akan membawa banyak orang untuk menunjukkan identitas terhormatnya. Kedua, dia akan datang sendirian.”
“Uhm, aku ingin lihat dia termasuk yang mana.”
Tok tok, seorang pelayan masuk dan melapor dengan hati-hati, “Tuan Kennedy, Alex sudah tiba.”
“Hm?” Kennedy berdiri, “Ada berapa banyak orang?”
__ADS_1
“Dia hanya membawa seorang pengikut.” Pelayan menjawab dengan sopan.
Kennedy memandangi raja tikus dengan tidak yakin, “Hanya 1 orang? Haha, nyalinya besar juga!”