Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Bab 534 Tiba-Tiba Kehilangan Akal Sehat


__ADS_3

Roselline mengerutkan alisnya, “Jangan khawatir. Meskipun aku sudah mendapatkan ‘Mata Air’, aku juga nggak akan pergi begitu saja. Kami akan membantu PT. Atish untuk masuk ke Provinsi Sulawesi Tenggara.”


Alex tersenyum dan berkata, “Maksudku bukan begitu. Kamu juga tahu bahwa pertahanan Keluarga Bazel sangat kuat. Nggak peduli seberapa tinggi kemampuanku, aku juga nggak bisa sepenuhnya menjamin bahwa aku bisa menyelinap ke Kediaman Bazel. Lagi pula, aku juga benar-benar nggak tahu di mana Keluarga Bazel menyimpan ‘Mata Air’.”


Roselline mengeluarkan sebuah peta, “Ini adalah struktur Kediaman Bazel yang ditangkap oleh satelit kami. Di lokasi sini, ada sebuah kamar yang dijaga paling ketat. Kamar itu seharusnya berisi barang-barang penting yang disembunyikan Keluarga Bazel. Kamu boleh coba cari di sana.”


Setelah melihat tanda di atas peta, Alex menghela napas. Kemudian, dia mengeluarkan sebuah pena dan melingkari beberapa tempat di atas peta, “Apakah kamu tahu semua ini lokasi apa?”


Roselline tentu saja tahu, “Lokasi terbaik untuk para penembak runduk.”


Alex menghubungkan semua lingkaran itu dan pada akhirnya bertemu di lokasi yang ditandai Roselline. Kamar itu berlokasi di tempat yang bisa terpantau oleh semua penembak runduk. Jadi, begitu mereka muncul di sekitar kamar itu, semua penembak runduk akan langsung mengetahuinya.


Dengan kondisi seperti ini, meskipun Alex memiliki kemampuan yang hebat, dia juga tidak akan bisa masuk ke dalam kamar itu. Lagi pula, akan lebih tidak mungkin lagi bagi Alex untuk bisa masuk ke dalam dan mencari sesuatu karena hal itu akan menghabiskan banyak waktu. Jika bahkan bagian luarnya sudah dijaga begitu ketat, sistem pertahanan di dalam kamar itu pasti akan jauh lebih hebat.


Alex juga tidak tahu harus bagaimana menghadapi situasi seperti ini. Jika dia bisa langsung menerobos masuk, dia yakin bahwa dia bisa menghabisi semua penembak runduk itu. Namun, dia juga akan mengekspos identitasnya dengan berbuat begitu.


Roselline hanya menghela napas panjang, “Bagaimanapun juga, kita harus mencobanya malam ini. Kalau memang nggak berhasil, kita akan memikirkan cara lain. Tapi sebelum itu, kita harus mencoba dulu apakah cara seperti ini bisa berhasil atau nggak.”


Saat melihat Roselline sedang mempersiapkan alat-alatnya, Alex menarik lengan Roselline, “Apakah kamu mau turun tangan sendiri?”


Roselline menjawab dengan cuek, “Sebagai seorang kapten, sudah seharusnya aku memimpin di depan. Lagi pula, aku juga yang paling kuat di sini. Jadi, sudah seharusnya aku bertanggung jawab atas tugas paling berbahaya.”


Alex menatapnya dengan marah, “Kamu memang benar-benar keledai yang keras kepala!”


Roselline hanya memelototi Alex tanpa mengatakan apa pun. Setelah menyiapkan seluruh peralatannya, dia berkata pada Angel yang ada di sebelahnya, “Blokir seluruh jaringan di Kediaman Bazel. Semua peralatan elektronik harus dimatikan.”

__ADS_1


Angel dengan cepat mengoperasikan komputernya. Setelah sepuluh detik, dia mengacungkan jempolnya.


Kemudian, Roselline menoleh ke arah Rowen dan Rowan, “Kalian bertugas untuk memberikan perlindungan. Leo, kamu bertugas sebagai pengamat. Terus laporkan padaku tentang semua pergerakan pengawal Keluarga Bazel. Gary boleh bertindak secara manuver.”


Setelah membagi tugas semua orang, Roselline langsung menyerbu keluar. Alhasil, Alex sama sekali tidak sempat menghentikannya.


Dia berkata dengan muram, “Kalian akan membiarkannya pergi sendiri?”


Gary berkata dengan acuh tak acuh, “Hal ini sudah diputuskan oleh kapten. Kami nggak punya hak untuk ikut campur dan hanya bisa menjalankan perintah.”


Alex menghela napas karena merasa sangat tidak berdaya.


“Dia bahkan nggak tahu ada berapa banyak musuh di Kediaman Bazel ataupun seberapa kuat mereka semua. Bukankah dia hanya akan cari mati kalau pergi begitu saja?”


Alex tidak menyangka bahwa Roselline akan bertindak secara impulsif. Ini sama sekali tidak mirip dengan sifatnya. Namun, pada akhirnya, Alex menggertakkan gigi dan mengambil sebuah pistol dari samping. Kemudian, dia juga menyerbu ke Kediaman Bazel.


Alex benar-benar tidak menyangka Roselline akan melakukan hal ini. Namun, bagaimanapun juga, Roselline adalah kaptennya. Dia tidak bisa membiarkan Roselline mati di hadapannya.


Setelah Alex pergi, Angel baru menoleh ke arah Gary, “Tebakan kapten benar!”


“Dia menjadi kapten karena bisa memanfaatkan semua orang dan semua hal yang bisa dipergunakannya. Tapi aku rasa, kapten akan kalah kali ini. Hatinya pasti akan kacau.” Gary mengangkat bahunya.


Angel mengangguk. Dia juga setuju tentang hal itu.


Roselline memang bisa menebak tindakan Alex, tetapi dia juga mengakui kemampuan Alex. Dia tahu bahwa Alex pasti akan mengikutinya menyelinap ke Kediaman Bazel. Keyakinannya itu berasal dari kepercayaannya terhadap Alex dan lantaran dia juga lebih memahami Alex.

__ADS_1


Setelah memanjat tembok, Roselline langsung menemukan sebuah CCTV. Namun, CCTV itu sudah tidak bekerja dan tidak bisa menangkap bayangannya. Saat ini, musuh yang paling berbahaya adalah pengawal yang sedang bersembunyi di kegelapan. Roselline dapat memperkirakan lokasi para penembak runduk, jadi ancaman dari mereka tidak begitu besar.


Setelah melewati tembok, Roselline tiba di sebuah kebun bunga yang sangat besar. Lebar jalan di taman ini mencapai 10 meter. Bunga mahal yang ditanam di sekeliling taman ini juga jelas dirawat oleh ahlinya sehingga bisa mekar dengan begitu sempurna.


Namun, kebun bunga ini sangat luas dan terbuka. Jika dia langsung masuk begitu saja, para penembak runduk akan langsung menemukannya. Hal ini sangat jelas. Oleh karena itu, Roselline akhirnya mengitari beberapa pohon pendek di samping. Meskipun perjalannya bertambah jauh, pilihan ini akan lebih aman daripada langsung berjalan melewati taman bunga.


Setelah melewati kebun bunga itu, Roselline tiba di sebuah taman yang luasnya sangat mengejutkan dirinya. Taman ini bahkan mempunyai lapangan sepak bola dan lapangan basket.


“Berapa banyak uang yang dihabiskan Keluarga Bazel untuk membangun rumah mereka ini? Area yang besar ini jelas-jelas adalah sebuah komunitas!” Roselline menggertakkan giginya.


Ini hanyalah rumah sebuah keluarga, tetapi permukaannya sangat luas! Keluarga Bazel sudah terlalu kaya!


Entah berapa banyak uang yang mereka peras dari kerja keras masyarakat sehingga mereka bisa membangun rumah dengan skala sebesar ini.


Lagi pula, Keluarga Bazel juga sangat arogan. Pengusaha lain biasanya sangat rendah hati. Meskipun mereka menghasilkan banyak uang, mereka juga tidak memamerkan kekayaan mereka. Mereka akan menyimpan uang itu atau menggunakannya untuk menginvestasi industri lain.


Mungkin Keluarga Bazel adalah satu-satunya keluarga yang berani mengumbar kekayaan mereka di Provinsi Sulawesi Tenggara.


“Kapten, ada empat pengawal yang sedang berpatroli ke arahmu dari barat laut,” kata Leo dengan tenang.


Roselline langsung kembali bersembunyi di belakang pohon pendek sebelumnya.


Keempat pengawal itu hanya melihat ke sekeliling dan langsung pergi. Mereka sepertinya tidak menyadari keberadaan Roselline.


Setelah bersembunyi dari pengawal itu, Roselline lanjut berjalan ke depan. Dia juga pasti tidak akan melewati lapangan sepak bola atau lapangan basket yang luas dan terbuka itu. Jadi, dia memilih area bangunan yang lebih jauh. Bangunan-bangunan ini ditempati oleh semua pelayan Keluarga Bazel. Orang yang tidak perlu kerja lembur pun sudah tidur. Jadi, tidak ada yang menyadari kehadiran Roselline.

__ADS_1


Namun, setelah melewati area bangunan, dia merasa sedikit tidak berdaya. Di hadapannya, ada sebuah sungai artifisial kecil.


__ADS_2