Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Menginterogasi Rusell


__ADS_3

“Jika kamu pintar, maka bekerja sama denganku dengan patuh dan jawab pertanyaan. Kalau ngak, kalian berdua akan melakukan pertunjukan orang terbang dari lantai 10 malam ini. Oh iya, ini juga akan jadi pertunjukan terakhir dalam hidup kalian,” ucap Alex.


“Oke.” Rusell tidak berani melawan lagi dan menunjukkan ekspresi yang sangat tenang sambil merapikan pakaiannya dan duduk tegak, “Tuan, apa kita ada dendam? Apa kalian mau merampok? Aku akan jujur, sebenarnya ngak ada banyak uang tunai di sini, selain itu ini adalah tempat Tuan Richard. Jika ingin merampok, kusarankan untuk pertimbang lagi.”


“Plak plak!” Alex menampar Rusell tanpa ragu, sehingga sudut mulutnya berdarah, “Hei, kamu cukup dengar dan jawab pertanyaanku.”


Rusell merasa pusing tujuh keliling, dia tidak berani banyak bicara lagi, dan berkata, “Ah? Iya iya.”


“Kenapa kamu ingin menyewa pengacara untuk Susanto?” tanya Alex.


“Em, ini…” Rusell tidak menyangka dia akan menanyakan hal ini, dan bahkan bertanya di depan sekretarisnya, Gina. Mana mungkin dia berani mengkhianati Tuan Richard?


Alex menamparnya lagi ketika dia sedang ragu, “Katakan!”


Dua gigi geraham belakang yang goyang akibat pukulan sebelumnya langsung copot.


Pufft! Rusell memuntahkan seteguk darah disertai dua gigi yang patah, rasanya sakit sekali.


“Jangan pukul dia!” Gina tiba-tiba berteriak sambil menangis, “Aku mohon, pukul saja aku, jangan pukul Pak Rusell, aku mohon.”


Rasa cemas Nova saat ini sudah tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, gerakannya selalu lebih cepat dari kata-katanya, lalu menekan wajah Gina ke sofa.


Mulut Gina tersumbat oleh bantal sofa, sehingga hanya mengeluarkan suara yang redup dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi.

__ADS_1


Buk! Telapak tangan Nova memukul bagian belakang kepala Gina bagaikan pisau sehingga tubuh Gina jatuh lemas dan tidak bergerak lagi.


“Bisa-bisanya kalian membunuhnya?” Rusell syok berat.


“Katakan!” Alex menamparnya lagi. Dia memang marah karena ini berkaitan dengan reputasi ayah Nova. Ayah Nova adalah orang yang jujur, tapi ia malah dituduh korupsi dan menerima suap, bayangkan betapa sedihnya ia saat ini?!


“Oke, oke, aku katakan! Tuan Richard yang menyuruhku menyewa pengacara Philips untuk membela Susanto.” Rusell tidak berani sembarangan bicara lagi, dia mengatakannya dengan jujur.


Alex tidak lagi basa-basi, dia langsung to the point, “Oh, kalau begitu gimana kamu jelasin soal uang 10 miliar di rumah Jody?”


“10 miliar apaan? Mana kutahu!” bantah Rusell.


Plak, plak! Alex menampar pipi kiri dan kanannya dua kali, “Katakan!”


Syut! Alex mengeluarkan sebilah pisau, “Sebelum kamu menjadi orang terbang, kurasa sebaiknya memotong bagian terpentingmu dulu. Jadi pas sampai di neraka jenis kelaminmu akan jadi ngak jelas deh.”


“Apa? Jangan! Jangan!” teriak Rusell. Dia langsung mengerti bagian mana yang dimaksud oleh.


Gigi patah bisa diganti dengan gigi palsu, tapi jika bagian terpentingnya dipotong, maka hidup bahagianya akan berakhir!


“Aku, aku akan katakan!” Rusell benar-benar ketakutan karena pisau di tangan Alex seperti sedang mengukir dengan akurat sehingga celananya terbuka setelah beberapa sayatan dan bagian terpenting seorang pria terpampang dengan jelas!


Dilihat dari teknik pisau yang baru saja dipakai oleh Alex, jika Alex ingin turun tangan padanya, maka dia hanya perlu satu sayatan saja untuk membuat Rusell menjadi kasim.

__ADS_1


“Katakan!” bentak Alex sambil melambaikan pisau di tangannya.


“Baik, baik.” Rusell sudah lelah karena siksaan Alex, dia tidak berani melawan lagi, “Sebenarnya, begini ceritanya. Jody sangat keras kepala, dia bersikeras ingin mengungkapkan perbuatan Pak Susanto dan membuat Tuan Richard sangat marah, makanya akibatnya jadi fatal begitu. Lalu, Tuan Richard mengutus orang untuk memberi pelajaran pada Jody. Seingatku orang yang diutusnya waktu itu adalah Rico Regan.”


“Rico Regan? Apa nama aslinya? Kerja apa? Tinggal di mana?” Alex menjadi waspada.


Rusell berkata, “Sebenarnya aku juga nggak yakin yang diutus Tuan Richard itu Rico atau bukan, tapi aku sepertinya mendengar ada berkata begitu. Nama asli Rico adalah Ricky Regan, orangnya sangat pintar, licik, dan ngak boleh disinggung. Kehidupannya di kota Tomohon amat baik, setidaknya dia punya aset miliaran dan dua orang istri, kedua istrinya punya anak, jadi ada dua tempat yang sering ditinggalinya…”


“Oke makasih.” Alex pun tidak lagi tertarik untuk menghabiskan waktu dengan Rusell setelah dia mendapatkan nomor telepon serta alamat jelas Rico. Alex memukul kepala Rusell tanpa memedulikan perlawanannya sehingga dia langsung pingsan, lalu mengikatnya dengan kuat.


Kehidupan Rico sangat makmur. Kali ini dia mendapatkan banyak uang dari tugas yang diutus oleh Tuan Richard. Jadi dia memberi 600 juta kepada masing-masing istrinya setelah pulang, sehingga kedua istrinya begitu senang dan melayani Rico dengan baik.


Uang memang bukan segalanya, tapi jika uang diberi pada orang yang tepat, maka akan “sangat berguna’.


Kedua istrinya tentu saja tidak tahu kalau selain mendapatkan uang 2 miliar yang diberikan oleh Tuan Richard, Rico juga mengorupsi uang 2 miliar dari uang Tuan Richard yang digunakan untuk menjebak Jody, jadi Rico mendapatkan 4 miliar dari tugas ini!


Setelah memberi istrinya 1 miliar 200 juta, dia masih punya sisa uang 2 miliar 800 juta! Oleh karena itu, Rico mulai memikirkan sesuatu: Gimana kalau nafkahi kekasih lagi?


Rico melihat istri pertama yang bermanjaan di pelukannya dengan suasana hati senang setelah putra dan putrinya tidur, lalu berkata “Sayang, malam ini aku akan memuaskanmu.”


Istri pertamanya memberengnya, “Oke kalau gitu! Orang kayak kamu bisa-bisanya ingin memuaskanku, baru 3 menit aja udah game over.”


“Ngomong apa kamu? Kapan aku ngak nyampai 5 menit? Jangan sok-sok’an deh! Awas aja, kedepannya aku ngak akan peduli lagi padamu?” Lelucon antara suami dan istri seperti ini sangat wajar, tapi Rico tampaknya sedikit ilfeel hari ini.

__ADS_1


__ADS_2