
“Kenapa kamu datang kemari dan menyerahkan posisi Bos Gang Beruang Hitam?” ujar Ilody sambil menyipitkan matanya.
“Kalau begitu, kenapa kamu datang kemari dan melepaskan status internasionalmu?” Alex tidak menjawab Ilody, tetapi langsung melemparkan pertanyaan ini pada Ilody.
Ilody menjadi bingung.
Sebenarnya dia bertanya seperti ini pada Alex hanya karena tidak rela saja.
Dia selalu mencari jawaban. Jawaban yang dapat menyakinkan dirinya, sedangkan dia sepertinya telah menemukan jawaban ini pada Alex.
Keputusannya pada saat itu belum tentu salah.
Mie daging sapi masih tetap harum, tetapi orang yang makan mie daging sapi pertama kalinya sudah tidak ada lagi.
Hal yang dilakukan Ilody sebelum Ilody kembali telah menghebohkan seluruh dunia, kebanyakan orang masih tidak tahu alasannya.
Ia membantai seluruh kota demi satu orang.
Saat berjalan di jalan, Erika juga mengerti bahwa Alex bukan hanya membawanya makan mie daging sapi saja, tetapi untuk mencari orang yang akan melindunginya.
“Orang-orang itu …”
“Mereka adalah pembunuh. Hanya orang tidak penting yang datang mengantarkan hidupnya.” Alex memeluk Erika sambil tersenyum. “Tapi, kamu tenang saja, lalat yang mengganggu ini tidak akan muncul lagi dalam beberapa hari ini. Aku akan memblokir semua jalan masuk di perbatasan laut, mereka pasti tidak bisa masuk ke Indonesia.”
Erika menundukkan kepala, “Apakah aku sangat tidak berguna, selalu dilindungi olehmu?”
Alex pura-pura menatapnya dengan marah, “Apa yang kamu katakan? Bagaimana mungkin kamu tidak berguna? Kamu jenius dalam berbisnis. Tapi, setiap orang tidaklah sempurna. Kamu tidak mungkin tak terkalahkan dan juga memiliki otak yang begitu cerdas, kalau tidak …”
“Apanya kalau tidak?”
“Kalau tidak aku akan sangat tidak percaya diri, karena istriku sudah begitu hebat. Kalau lebih hebat lagi, aku tidak sepadan denganmu lagi.” Alex tertawa terbahak-bahak.
Erika menggigit lengan Alex, lalu bersandar dalam pelukan Alex dan jalan dengan bahagia, “Sembarangan omong, apakah kamu masih bisa tidak percaya diri?”
__ADS_1
Sepasang suami istri ini pun kembali ke rumah dengan gembira. Setelah Erika tidur, Alex datang ke lobi mengambil dokumen yang diberikan pada Ahmad.
Alex tetap tidak membukanya.
Namun, dia bisa menebak isinya dengan sekilas bahwa orang yang bisa berhubungan dengan Raffi adalah orang yang melakukan bisnis tidak legal.
Ditambah beberapa pengusaha di Kota Manado yang frustasi, orang-orang ini berpikir ingin melakukan hal besar. Pemikiran mereka sangat sederhana yaitu membunuh Erika, maka akan mempengaruhi PT. Atish.
Gejolak PT. Atish akan membawa sedikit keuntungan bagi mereka.
Mereka bisa menempati beberapa industri dulu.
“Benar-benar naif, bahkan mengira PT. Atish akan bergoyang dengan begitu mudah. Jangankan Erika mati, bahkan aku mati, PT Atish juga tidak akan terpengaruh.”
Alex tahu bahwa PT. Atish telah membentuk sistem yang sangat matang. Tidak peduli siapa yang menghilang pada suatu posisi, maka akan ada orang yang langsung menggantikannya.
Pasti tidak akan terjadi masalah karena hilangnya seseorang.
“Tapi kalian berani memiliki niat jahat pada istriku, maka kalian sudah bosan untuk hidup lagi.” Alex membuka kantong dokumen dan melihat nama di dalamnya.
Alex mengeluarkan selembar foto. Orang di dalam foto adalah bos perusahaan legal di Manado, meskipun dia hanya berpartisipasi sedikit saja dan tidak terlalu berdampak.
Sedangkan Raffi mengira Alex tidak menyelidiki jelas orang-orang ini, jadi berencana membohonginya dengan orang ini.
Ingin membuatnya keliru?
Sayang sekali rencana Raffi telah gagal.
Keesokan harinya, Alex memanggil semua orang di dalam foto itu ke kantor pusat PT. Atish. Orang-orang ini tidak berani datang karena merasa bersalah dan tahu bahwa Alex telah menyelidiki insiden jembatan Deli.
Dua tiga puluh orang duduk di dalam ruang konferensi. Mereka saling bertatapan namun tidak berani berbicara.
Alex berjalan masuk dari luar dan berdiri di atas platform aula konferensi. Sedangkan orang-orang yang sedang bertukar pandangan saat ini tertuju pada Alex dan tidak berani mengedipkan mata mereka.
__ADS_1
Suasana menjadi hening dalam seketika, bahkan bisa mendengar suara jarum jatuh.
“Aku pikir semuanya sudah tahu kenapa aku memanggil kalian kemari, kan? Apakah ada orang yang tidak tahu?” Alex melirik orang-orang yang hadir dengan acuh tak acuh.
Semua orang tidak menjawab.
Mereka hanya menatap Alex dengan serius.
Alex mencibir, “Sepertinya kalian semua sudah sangat jelas, kenapa aku memanggil kalian kemari. Aku tidak pernah mengatakan akan membiarkan insiden jembatan Deli lewat begitu saja. Kalian tidak pergi, itu berarti kalian tidak takut. Kenapa? Apakah kalian pikir aku tidak akan menemukan kalian?”
Kenly yang mendirikan banyak industri hiburan berdiri, “Aku tidak tahu kenapa kamu memanggilku kemari, aku pikir kamu datang untuk mendiskusikan masalah kerja sama.”
Kenly adalah orang yang diincar oleh Raffi. Alex memanggilnya datang kali ini tentu saja memiliki tujuan.
“Kamu memang tidak berpartisipasi dalam insiden jembatan Deli, tapi kamu pernah memberi mereka nasihat, ‘kan? Apakah kamu tahu bahwa pihak resmi sedang dalam proses pencucian jadi kamu jangan terlalu sombong dengan identitasmu.”
Alex menatap Kenly dengan tersenyum.
Wajah Kenly menjadi masam, “PT. Atish memang telah berdiri dengan stabil, tapi kamu jangan lupa bahwa masih ada banyak perusahaan yang masih belum runtuh. Kamu ingin menguasai semuanya sendirian dan menjadi Richard yang berikutnya, ingat, tidak akan semudah itu!”
Alex tertawa terbahak-bahak. Seluruh ruangan bergema suaranya. Saat semua orang kebingungan, Alex tiba-tiba berhenti tertawa.
“Richard telah mati!” Suaranya sangat nyaring dan mengejutkan banyak orang.
Alex melirik semua orang yang hadir dengan perlahan, “Dia telah dibunuh olehku. Sekarang dan kelak tidak akan ada Richard lagi! Kalian yang pernah dilindungi oleh Richard sebelumnya harus berpikir baik-baik, bagaimana menjalani kehidupan di masa depan dan bukannya memboros waktu padaku dan keluargaku. PT. Atish adalah perusahaan yang legal, tapi kalau kalian menggunakan trik licik, maka aku juga tidak keberatan untuk bermain-main dengan kalian.”
“Orang di dunia persilatan setidaknya masih mengikuti aturan, hanya kalian saja yang tampangnya seperti pebisnis, tapi hatinya kejam. Bahkan tidak mengerti teori sederhana bahwa tidak boleh mencelakai seorang wanita dan anak-anak!”
Semua orang terdiam.
Mengakui kekalahan. Alex telah mengalahkan Richard, jadi tidak peduli apa yang dikatakan Alex semuanya adalah benar.
Orang-orang ini bahkan tidak memikirkan makna lain dari ucapan Alex.
__ADS_1
Alex menatap mereka dengan dingin, “Aku beri kalian kesempatan untuk memilih cara mati yang layak. Namun, aku tidak seperti kalian, aku akan melepaskan istri dan anak kalian, tapi kalian harus bertanggung jawab atas tindakan kalian!”